Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
marah marah


__ADS_3

setelah mey melangkah pergi dari rumah itu, tidak selang waktu lama Alan marah² tidak jelas, ia melampiaskan kemarahannya pada semua pelayannya, hingga paman Li pun juga ikut kena omelan.


"bawakan aku anggur! " titah seorang Alan.


salah satu pembantu tersebut langsung berlari membawakan anggur itu dan menuangkannya di dalam gelas dan memberikannya kepada Alan dengan sopan.


Alan pun meminumnya "apa ini? rasanya tidak enak" Alan memecahkan gelas itu ke lantai " kau di pecat! " ujarnya kepada si penuang anggur tersebut.


para pelayan yang lainnya pun langsung mengambil alat bersih² seperti sapu dan tempat sampah untuk membersihkan puing² gelas yang berserakan di lantai itu.


"mataku sakit melihat korden itu, ganti semua korden di rumah ini dengan warna krim! ".


" apa kalian selama ini makan gaji buta? lantai di sini sangat kotor,bersihkan!! " Alan menunjuk ke arah lantai, padahal sebenarnya lantai itu sudah bersih.


"siapa yang menaruh pintu itu di sana?! ".


" maaf tuan, pintunya sedari dulu memeng sudah ada di sana" jawab paman Li.


"siapa yang menyuruhmu bicara?, bagaimana kau sebagai kepala pelayan bisa mempekerjakan orang² selelet ini? jangan menilai orang dari fisik, belum tentu jika dia cantik pekerjaannya juga rapi".


" iya, saya mengerti tuan" paman Li menundukkan kepalanya.


"lalu kenapa kau masih di sini? apa aku menggajimu hanya untuk menjadi patung? ".


" tidak tuan" paman Li pun langsung berjalan pergi agar tidak kena semprot lagi.


semua pelayan menjadi sibuk, setelah itu alan pergi ke luar.

__ADS_1


ia pergi ke hotel mewah yang ada di tengah ibu kota.


Alan tidur di atas ranjang sembari minum beberapa gelas wine,di sana gelap, hanya lampu tidur saja yang di hidupkan.dan tidak lama kemudian, datanglah seorang wanita cantik,bertubuh putih, berbadan langsing dengan pakaian mini berwarna merah. dia masuk ke kamar itu dengan tersenyum, kemudian meletakkan tasnya di atas meja lalu naik ke atas ranjang.


wanita itu menuangkan wine ke dalam gelas, dan memberikannya kepada alan "apa kabar sayang, apa kau merindukanku? ".


Alan meminumnya, wanita itu duduk di pangkuan Alan sembari mengalungkan tangannya ke leher Alan.


" aku sangat merindukanmu" bisiknya ke telinga Alan.


Alan pun tersenyum sinis, wanita itu mulai membuka kancing kemeja putih milik Alan dan meraba dada bidang laki² tersebut.


Alan membaringkan wanita tersebut di ranjang, dan saat ia akan mencium leher jenjang wanita itu tiba² niatnya terhenti.


"kau memakai parfum apa? baunya sungguh tidak enak" ujar Alan.


sekarang Alan sudah terbiasa mencintai wangi tubuh mey, hingga saat ia mencium parfum wanita lain, dia merasa baunya jadi tidak enak.


Alan membaringkan tubuhnya di samping wanita itu sembari memejamkan mata.


"kenapa? apa bau ku benar² tidak enak" dia mencium baunya sendiri.


"pergi" ucap Alan dengan suara beratnya.


"aku masih merindukanmu, apa kau seperti ini karna sudah terbiasa mencium parfum wanita lain? ".


" ku bilang pergi! " lagi² Alan menyuruhnya pergi, wanita itu pun mengambil tasnya dan pergi dengan perasaan kesal. jelas saja, ini adalah pertama kalinya dia di tolak oleh laki²,padahal dia adalah seorang model terkenal dengan tubuh yang cukup munggugah nafsu.

__ADS_1


wanita lain? apa itu benar? apa aku benar² terbiasa dengan wanita sialan itu? .


Alan memikirkan perkataan yang di lontarkan wanita tadi.


"aaarrghhhh...! sialan, kenapa harus dengan wanita tidak tau di untung itu. dasar wanita tidak tau terimakasih, padahal aku sudah membantunya balas dendam, dan dia malah pergi dari rumah, sekarang dia pasti sedang menggoda laki² lain".


" aarrhhhgg... kenapa aku harus memikirkannya! " dia mengacak² rambutnya sendiri karena merasa kesal.


di sisi lain, mey mencari kontrakan dengan sedikit uang yang ia bawa dari hasil kerja kerasnya sendiri.


dia tinggal di kontrakan kecil dekat tempat kerjanya.


mey berbaring di ranjang, dia melihat ponselnya dan mendapati foto dirinya dan zero berpelukan di taman tadi yang sudah tersebar di medsos.


mey tertegun melihat itu apa? kenapa bisa begini? wajahku terlihat jelas, bagaimana ini?.


"setelah kau menemukan laki² lain, kau langsung ingin cerai dariku" mey menjadi ingat ucapan Alan tadi.


"ah dia pasti sudah melihat foto ini dan mengira aku sudah berselingkuh" mey merasa frustasi.


"tapi tunggu, kenapa aku jadi memikirkan itu.


kenapa aku jadi peduli, ah otakku ini benar² sudah tidak waras" gumamnya.


eh... kaca mataku, di mana aku meletakkan kaca mataku yah.


mey mencari kaca matanya di dalam koper tapi tidak ketemu, ia pun baru mengingat bahwa kacamatanya masih ada di tangan zero.

__ADS_1


__ADS_2