
keesokan harinya,mey terbangun dari tidurnya.sorotan matanya melihat ke arah ranjang.
dia semalaman nggak pulang yah,dia marah kah?
itu yang mey pikirkan.
setelah mandi dan sarapan,mey pergi ke makam ayah dan ibunya karna sudah lama tidak datang menjenguk.
ia berdiri memandangi dua makam yang berjajar itu.
ayah...aku tau,ayah berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarga,tapi kenapa kau membahagiakan kami dengan harta melimpah yang di dapat dengan cara berhutang.maaf...aku tidak bermaksud untuk menyalahkan ayah,tapi kalo aku boleh jujur,aku sedikit kecewa.
ibu,ibu selalu mendongengkanku tentang cinderella,berkisah tentang seorang putri yang di siksa oleh ibu tirinya dan ke dua saudarinya kemudian takdir mempertemukannya dengan seorang pangeran dan hidup bahagia selamanya.ku kira hidupku akan berjalan seperti alur cerita itu,tapi kenapa aku malah berjalan ke dalam alur yang sebaliknya,tidak ada sebuah kebahagiaan.
apa aku terlalu banyak bicara,hehehe...maaf membuat kalian mendengarkan curhatanku yang mengeluh.tapi jika ayah dan ibu bisa mendengar suaraku di sana,aku ingin kalian tau,bahwa aku sangat merindukan kalian.
dia membawakan dua rangkai bunga,yang satu di letakkan di atas makam ayahnya.dan satunya lagi,ia letakkan di atas makam ibunya.
mey tersenyum sejenak melihat ke dua makam tersebut.dan saat ia berbalik badan,ternyata ada luisa di belakangnya.
__ADS_1
"ada apa kau kemari" tanya mey heran.
"aku hanya ingin menjenguk makam paman dan bibi" jawabnya.
"paman? bibi?" ucap mey mengulang kata² luisa dengan mengernyitkan alisnya.
"iya,aku ingin meminta maaf kepada paman atas segala hal,bisakah kita bicara sebentar?".
mereka berdua pergi ke taman tempat bermain mereka semasa kecil.
mey memandangi taman yang di penuhi dengan rumput² ilalang,padahal semasa kecilnya,taman itu bagaikan surga bunga,karna banyak bunga warna warni indah yang tumbuh dengan subur di tempat tersebut.tapi ntah kenapa bunga² di sana menjadi kering dan layu sekarang.
mereka duduk di kursi taman tersebut sembari mengobrol.
"aku akan membuat pabrik di sini,aku ingin meminta pendapatmu".
" aku tidak tau,aku tidak pernah menjalankan bisnis.jika kau ingin meminta pendapat,kenapa kau tidak meminta pendapat dari istrimu saja,dia lebih tau dari ku".
sebegitu bencinya kah kau padaku? aku hanya meminta pendapatmu saja kau menolak.benar saja,aku sangat menyebalkan.aku menyadari bahwa aku salah,maaf telah menyakitimu selama ini.
__ADS_1
itulah kata² dalam hati luisa yang sulit untuk di utarakan.
"bagaimana keadaanmu? apa kau sudah sembuh?" tanya mey.
"iya,aku baik² saja".
andai kau tau,bahwa obat yang ku minum selama ini di palsukan oleh istriku sendiri,betapa bodohnya aku mudah di tipu olehnya.dia memberiku obat yang bisa merusak otakku,membuat otakku menjadi lambat untuk bekerja.pantas saja selama ini aku selalu mengeluh sakit kepala,ternyata dia menambah dosisnya.ntah apa alasan dia melakukan itu,aku masih belum tau.mungkin saja dia ingin aku mati.
batin luisa yang merasa di bodohi.
Alan mengamati mey sesaat dari jauh di dalam mobil,kemudian pergi dari tempat tersebut.ia merasa bahwa kecurigaannya selama ini benar,tapi hatinya masih merasa ragu.
sekretaris bay yang melihat keadaan tuannya yang terlihat muram dari dalam kaca sepion mobil pun ikut merasa gelisah.
"tuan, apa anda ingin saya untuk menyelidiki hubungan nona mey dengan presdir LU,jika anda ingin,saya akan...." sebelum bay menyelesaikan kalimatnya,Alan menjawabnya dengan kata "tidak!".
" aku ingin mendengar kebenarannya dari mulutnya sendiri" lanjut alan.
tuan akan merencanakan apa untuk membuat nona mey buka mulut? semoga tuan tidak akan menggunakan cara yang bisa membuatnya menyesal suatu hari nanti.
__ADS_1
bay merasa khawatir.
saat mey pulang,ia mampir ke supermarket untuk membeli permen terlebih dahulu.