
alan menjatuhkan mey di atas ranjang dengan mereka yang masih melanjutkan ciuman panasnya,alan mulai membuka kancing baju milik mey,dan saat itulah mey tersadar dari buaiannya.
tidak,ini tidak benar,ini salah,ini tidak boleh terjadi.
"emmm...emmm..." mey mulai memberontak,dia berusaha mendorong alan yang ada di atas tubuhnya,kemudian alan pun melepaskan ciuman tersebut.saat mendapatkan cela untuk pergi,mey langsung berlari menuju kamar mandi.
Alan duduk di sisi ranjang menatap dingin pintu kamar mandi,sedangkan mey berdiri bersandar di balik pintu kamar mandi tersebut sembari menepuk dadanya pelan² karna merasa jantungnya berdebar.
apa yang ku lakukan tadi,aku benar² sudah gila,aku hampir saja menyerahkan diriku padanya.
mey meraba bibirnya,mengingat kembali ciuman hangat bersama dengan suaminya tadi.
anak?
mey mengingat ucapan dari suaminya yang menyeringai berkata ingin anak darinya.
dia ingin mendapatkan anak dariku? hah...apa itu sebuah lelucon,aku harus meneguhkan hatiku supaya tidak tergoda olehnya lain kali.
mey melangkahkan kakinya ke depan kaca besar di dalam kamar mandi tersebut,sembari melihat bayangannya di dalam kaca itu,ia bergumam dalam hatinya.
aku tidak boleh mempunyai anak darinya,apa lagi menyukainya.masa kontrakku tinggal 1 bulan lagi.jika itu benar² terjadi,suatu hari nanti dia pasti akan mencampakanku dan anakku,itu pasti akan lebih menyakitkan.
mata mey menjadi berkaca²,maksud dari gumaman itu adalah dia tidak boleh mempunyai perasaan apapun kepada Alan,apa lagi rasa cinta.
saat mey keluar dari kamar mandi,Alan sudah tidak ada di kamar tersebut,kemudian ia pun tidur berbaring di atas sofa seperti sedia kala,sama seperti dulu saat ia baru menginjakkan kaki di rumah itu.
_________
__ADS_1
di sisi lain,zero berlari menyusuri jalan untuk menghindar dari kejaran para pengawal suruhan paman zae.
saat di lorong jalan sepi yang gelap dan hanya di terangi oleh lampu redup,zero bertemu dengan sela,dan kemudian ia pun membuang jaketnya dan mencium sela agar identitasnya tidak ketahuan oleh para pengawal tersebut.
"apa kau menemukannya?".
" tidak,tapi aku melihat pasangan yang sedang bermesraan di sini".
"kau ini ingin jadi pengganggu ya,ayo cepat cari lagi".
para pengawal itu pun pergi mencari keberadaan zero kembali dan meninggalkan sepasang pasangan yang sedang ciuman tersebut.zero pun melepaskan ciuman itu." dugg...dugg" jantung sela berdebar,ia tidak menduga akan berciuman dengan seseorang yang sangat ia idolakan selama ini.
"maaf,aku tidak bermaksud untuk menciummu".
" tidak apa²,aku tidak keberatan kok".
jawab sela memandangi wajah zero dengan pipinya yang memerah.
"sebagai ucapan permintaan maafku,aku ingin mengajak mu untuk makan,apa kau mau?".
sela menjawabnya dengan mengangguk dan tersenyum senang.
" aku tau makanan murah dan terenak di sekitaran sini,apa kau mau coba?".
kata sela sembari berjalan.
sampailah mereka di warung mie ayam loa loa.
__ADS_1
mereka makan di warung tersebut,tapi zero terkejut saat melihat pesanannya sudah datang dan ternyata yang datang bukan mie ayam,melainkan bakso.
"kenapa jadi bakso? bukankah aku tadi pesan mie ayam?".
ucapnya heran melihat ke arah bakso tersebut,ntah dia yang salah lihat atau dia yang salah pesan.
" pfh...hahaha" sela tertawa melihat ekspresi kebingungan zero yang lucu itu.
"apa tadi kau memesan bakso? bukankah di sini hanya menjual mia ayam saja??".
tanya zero dengan penuh tanda tanya.
" di sini memang menjual bakso,siapa yang mengatakan di sini menjual mie ayam".
jawab sela cekikikan.
"lalu apa maksud dari poster itu,kenapa di tulis mie ayam bukannya bakso".
sembari menunjuk kearah poster yang ada di depan warung itu.
" maksudnya adalah.... bakso kan ada mie nya,terus baksonya terbuat dari ayam,dan saat kau mengucapkan kata loa loa bibirmu akan terbentuk huruf O,bakso itu kan bentuknya lingkaran.jadi,itulah asal mula dari penamaan makanan di warung ini".
ucap sela menjelaskan.
tidak masuk akal,yang membuat nama itu pasti sudah gila.
batin zero dalam hati.
__ADS_1
"sebenarnya yang membuat nama itu adalah aku,aku membantu bibi ku untuk memberi nama untuk warungnya,aku cerdas kan".
ucap sela bangga,sedangkan zero tersedak setelah mengetahui kebenaran itu.ia tidak menyangka bahwa orang gila itu adalah seorang wanita yang ada di depannya.