Si Culun Menikahi Ceo Tampan

Si Culun Menikahi Ceo Tampan
kembali ke rumah


__ADS_3

alan dan mey kembali ke rumah dengan di sambut oleh paman dan bibi Li di depan pintu "selamat datang tuan, nona" ucap mereka bersamaan.


mey membalasnya dengan senyuman,lalu alan menggandeng tangan mey masuk kedalam rumah itu, terlihat bahwa hubungan mereka semakin dekat, paman dan bibi Li pun ikut senang melihatnya.


saat di dalam kamar, alan langsung duduk di sofa sedangkan mey berdiri di depannya.


alan menyandarkan kepalanya di sofa tersebut sembari memejamkan mata.


"khem... khemm" terdengar suara seperti batuk dari tenggorokan mey.


"kau kenapa? " tanya alan dengan mata yang masih ia pejamkan.


apa ini? dia lupa dengan perkataannya sendiri saat mengatakan ingin memberikanku hadiah.


"aku hanya teringat ucapan seseorang yang akan memberikanku hadiah setelah aku membantunya mandi, tapi entah,mungkin saja orang yang berjanji itu sudah lupa dengan perkataannya" jawaban mey barusan membuat alan tersenyum, ia pun membuka matanya lalu berkata " kemari" dia menyuruh mey untuk maju lebih dekat lagi.


mey menuruti perintah alan, kemudian ia melangkahkan kakinya satu langkah.


"aku ini selalu menepati janjiku, sebagai hadiahnya kau boleh menciumku" ucapnya dengan melipatkan tangannya di dada.


seketika mey langsung tercengang


apa? cium? jika aku tau itu hadiahnya, aku tidak akan mau membantumu.


"seharusnya kau itu merasa terhormat karena aku memperbolehkan mu untuk menciumku, aku sebelumnya tidak pernah memperbolehkan orang lain untuk menciumku yha".


ya ampun, ini termasuk kehormatan ya.ku kira aku akan di belikan buku baru atau dia akan memperbolehkan ku bekerja lagi.


mey memandangi bibir seksi berwarna merah muda milik suaminya, membuatnya menelan salivanya kembali.


tidak², aku ini mikir apa sih, sadar mey sadar.


dengan menutup mata, mey pun mencium pipi suaminya dengan singkat.


sebenarnya alan tidak puas karena bukan ciuman seperti itu yang ia harapkan 'wanita ini fikir aku ini masih bayi yah,kenapa aku bisa menikahi gadis kolot seperti ini, kapan dia akan dewasa'.


alan harus menahan kesabarannya, dia memaklumi watak mey yang masih seperti anak kecil dengan cara berpikirnya yang masih labil. di usia 18 tahun seharusnya dia masuk ke jenjang university bukannya malah menikah.


eh... kenapa raut wajahnya jadi seperti itu, apa aku membuat kesalahan.


fikirnya dalam benak karena melihat alan dengan raut wajah muram.


"suamiku, apa aku boleh meminta satu hadiah lagi".

__ADS_1


alan menoleh ke arah mey sembari mengernyitkan alisnya " hadiah apa? ".


" minggu lalu aku melihat poster yang di tempelkan di tiang listrik dekat tempat kerjaku bahwa akan ada pasar malam hari ini" ucapnya berbelit².


"lalu? " alan merasa tidak faham kenapa mey memberitahukan hal itu padanya.


"aku ingin mengajakmu pergi ke pasar malam".


" deng.. " alan tercengang mendengar perkataan mey 'apa ini artinyanya dia ingin mengajakmu berkencan' samar² terlihat senyuman kecil di bibirnya.


"mau yha mau..." ajak mey dengan mata berbinar².


pipi alan memerah "ehem.. ehem.. " suara alan berdekhem.


"iya baiklah, tapi ada satu syarat" jawabnya.


" apa? " tanya mey penasaran.


____________


di sisi lain, sela sedang merebahkan tubuhnya di atas ranjang dengan memeluk boneka hello kittynya sembari melihat berita yang ada di sosmed.


tiba² ada notif pesan dari nomor tak di kenal, ia pun membukanya, betapa gembiranya dia melihat isi pesan tersebut hingga sela jingklak² di atas ranjang.


entah zero mendapatkan nomornya dari mana, tapi dia tak perduli dan langsung mengiyakan ajakan tersebut.


____________


mey duduk membelakangi meja rias, syarat yang di minta alan tadi adalah mey harus bersedia di dandani olehnya.


alan duduk di kursi yang sudah di ambilkan oleh paman Li beberapa saat lalu, ia pun mulai mendandani wajah istrinya tersebut. entah bagaimana hasilnya nanti, kita lihat dulu prosesnya.


pertama² alan melepas kaca mata mey.


"suamiku, emang nya kau tau bagaimana cara merias? " tanya mey dengan perasaan ragu.


"tenang saja, aku pasti akan membuatmu terlihat cantik hingga mengalahkan artis² dari luar negeri" jawab alan dengan percaya diri.


lalu mey pun hanya nurut saja dengan perkataan suaminya karena dia juga tidak terlalu ngerti tentang make up.


alan mengambil bedak dan di taburkan nya di wajah mey hingga rata, lalu ia mengambil fondacion, setelah selesai mengaplikasikannya di wajah mey,tiba² alan merasa ragu 'kayaknya aku lihat di iklan bukan begini deh caranya, apa ya yang salah' alan mengingat² iklan bedak yang pernah ia lihat di TV.


'oh iya, cair dulu baru padat' akhirnya dia pun mengingatnya.

__ADS_1


alan pun kembali menaburkan bedak di wajah mey hingga wajah istrinya itu putih bagaikan mayat hidup karena terlalu banyak memakai bedak.


kemudian alan menggambar alis mey dengan pensil alis warna hitam, terlihat gambar alis mey sekarang ini menjadi sangat tebal dan hitam seperti habis di gambar dengan arang kayu.


setelah itu alan mengambil lipstik berwarna merah, sebelum mengaplikasikannya ke bibir mey, dia pun mencium baunya terlebih dahulu, yaitu bau coklat.


alan mencoba melipstiki mey sesuai garis bibir mungil istrinya, walaupun ia sudah hati², tapi tetap saja masih tercoret.akhirnya alan pun mewarnai nya sampai keluar dari garis bibir itu, dari yang awalnya mungil sekarang menjadi terlihat besar.


mey menjilat lipstik yang ada di bibirnya 'eh... kok manis, ini lipstik apa, kok rasanya manis begini'


"heh... jangan di jilati terus, nenti lipstiknya hilang" ujar alan.


alan melanjutkannya dengan memberi blush on di kedua pipi mey dengan tebal hingga membuatnya seperti habis di tonjok orang, akhirnya make over yang sangat melelahkan itu pun selesai.


alan memandang mey dengan tersenyum menahan tawa.


"kenapa? kenapa kau tersenyum? " mey merasa heran, saat ia ingin menoleh ke belakang untuk melihat bagaimana hasil riasannya, tapi dengan sigap alan langsung menahan kepala mey agar tidak melihat ke cermin.


dengan memegangi kepala mey, alan pun berkata "percayalah padaku, kau sangat cantik, tidak ada yang bisa mengalahkan kecantikanmu sekarang, dan sekarang kau tidak perlu memakai kaca matamu lagi".


" eh... kenapa? ".


" karena kau sangat cantik, jika kau memakai kaca mata, semua orang tidak akan ada yang melihat kecantikan mu" jawab alan dengan membual.


entah kenapa ada perasaan janggal dalam hati mey, tapi ia percaya saja dengan semua yang suaminya katakan.


alan dan mey langsung berjalan keluar dari kamar, saat menuju pintu utama, tidak sengaja mereka berpapasan dengan bibi Li.


bibi Li pun langsung tercengang kaget melihat dandanan nonanya.


"selamat malam tuan, nona" ucapnya dengan membungkuk.


lalu mey pun langsung bertanya pada bibi Li bagaimana tentang riasan wajahnya sekarang "bibi,aku ingin bertanya, apa riasan ku ini bagus? ".


saat bibi Li ingin menjawabnya alan memberikan kode supaya ia tutup mulut.


"nona, nona sangat cantik. apa anda tau Lee Min ho aktor tampan dari Korea itu? " mey menjawabnya dengan anggukan.


"nah dia pasti akan tercengang dengan mulut ternganga saat melihat nona".


wah.... apa aku secantik itu?


setelah alan dan mey keluar dari pintu utama, bibi Li pun langsung melepaskan tawanya yang dari tadi ia tahan.

__ADS_1


bisa² nya tuan mempunyai ide sekonyol itu untuk mengerjai nona mey.


__ADS_2