
Kirani bergegas untuk keluar dari tempat kerja nya dan segera ingin langsung sampai di kost karena di sana Aldo pasti sudah menunggu.
Seperti tadi yang sempat mereka bicarakan di telpon kalau sore ini Aldo akan datang ke kost sepulang nya Kirani dari kerja.
Dan benar, sesampai nya Kirani di kost dia melihat Aldo sudah menunggu nya.
"Sudah lama ya nunggu nya, maaf aku lama datang nya soal nya kena macet di jalan", Kirani memulai percakapan nya.
" Belum terlalu lama juga, kamu mandi aja dulu biar seger", Jawab Aldo.
"Oke", Kirani pun lekas masuk dan segera mandi. Dia tak ingin membuat Aldo menunggu terlalu lama, karena dia sendiri pun juga sudah tak sabar ingin mendengar kan cerita Aldo.
Selesai nya mandi Kirani keluar dari kamar mandi lalu duduk di samping Aldo sambil menyisir rambut nya.
"Aku siap denger cerita kamu, apa yang sebenar nya terjadi? ", Kirani tanpa basa basi langsung menanyakan rasa keingin tahuan nya yang sudah dia pendam sejak dua hari lalu.
Aldo tersenyum kecil dan memulai cerita nya kepada Kirani, " Tania sudah pergi".
Mendengar itu Kirani langsung menghentikan gerakan tangan nya yang sedang menyisir rambut nya. Wajah nya langsung mengarah ke Aldo dengan mata yang agak terbelalak.
"Apa maksut kamu pergi, Tania pergi kemana? "
"Tania sekarang di rawat di Rumah Sakit Jiwa, kondisi nya semakin memburuk", Aldo menjelaskan semua nya dengan pandangan sayu.
Kirani bisa mengartikan pandangan tersebut dan bisa memahami apa yang sedang Aldo rasakan.
" Lalu? ", Kirani ingin Aldo menceritakan semua nya.
" Entah lah, aku tak bisa mengungkap kan nya. Rasa sedih, kehilangan dan rasa bersalah bercampur menjadi satu dalam pikiran ku" Aldo bercerita sambil menjambak rambut nya sendiri dengan kedua tangan nya dalam posisi kepala tertunduk ke bawah.
__ADS_1
Kirani hanya bisa mengelus bahu Aldo, dia pun tak tahu apa yang harus dia katakan.
Yang Kirani tahu cinta Aldo kepada Tania sangat lah besar dan tulus, lagi lagi Kirani merasa bersalah dan tak pantas ada di antara mereka berdua.
Beberapa menit mereka terdiam, hingga kemudian Aldo mulai mengangkat kepala nya dan menoleh ke arah Kirani.
Aldo melihat Kirani diam dalam lamunan, entah apa yang ada di pikiran Kirani. Aldo pun tak bisa menebak nya.
Terlalu lama lamunan iku membuat Kirani tak sadar kalau Aldo sedang memandangi diri nya.
Sampai akhir nya tangan Aldo meraih tangan Kirani dan hal itu membuat Kirani kaget.
"Kirani apa yang sedang kamu pikirkan, sayang? " Aldo mencoba menanyakan isi pikiran Kirani.
"Entah lah, aku terkadang merasa sangat bersalah ada pada posisi ini. Ada di antara kalian", Kirani menjawab dengan nada yang lemah sambil menunduk kan pandangan nya.
Belum sempat Kirani menjawab sepatah kata pun Aldo kembali mengutarakan pemikiran nya, "Ini bukan salah kamu, bukan salah kita apalagi salah pada takdir kita. Kalau kamu berpikir takdir kamu salah itu sama hal nya kamu menyalah kan suratan Tuhan pada hidup mu".
Kirani masih belum mampu membuka mulut untuk menjawab perkataan Aldo, dia malah bersandar di bahu Aldo dengan sesekali mengelap air mata yang sudah sempat terjatuh di pipi nya.
Aldo mengelus lembut rambut Kirani, mencoba memberi ketenangan pada hati nya. Tapi yang ada Kirani malah tersedu sedu di dada Aldo.
Kini kedua insan tersebut hanya bisa saling meluapkan kegundahan nya masing masing.
"Jangan pernah mencoba untuk pergi meninggal kan ku jika alasan mu hanya karena perasaan bersalah", Aldo mengangkat dagu Kirani agar dia bisa menatap wajah nya. Kirani hanya bisa mengangguk kan kepala tanpa mampu melontarkan kata kata apapun. Padahal di dalam hati nya penuh kata kata yang ingin dia utarakan, bahkan dia ingin berteriak sekencang kencang nya agar beban tersebut tidak menyesak kan dada nya lagi.
"Sungguh beruntung aku bertemu laki laki seperti Aldo. Terima kasih Tuhan.. tapi kenapa kehadiran Aldo di hidup ku saat Aldo tak lagi sendiri. Saat hati nya sudah terisi satu cinta, walaupun Aldo mengakui kalau dia juga sangat mencintai ku", sungguh ingin dia teriakan semua isi hati nya agar dia merasa lega. Tapi yang keluar hanya lah air mata mewakili seluruh perasaan nya.
"Kirani, kenapa kamu masih terdiam. Setelah Tania pergi apa kamu juga berniat ingin meninggalkan ku juga? ", tanya Aldo dengan nada yang sedikit putus asa.
__ADS_1
Mendengar semua itu Kirani merasa sangat tak tega dan akan meyakinkan Aldo kalau dia tak ingin meninggalkan nya.
" Tidak,, aku tidak akan meninggalkan mu. Aku tak seegois itu", Kirani menggenggam tangan Aldo.
"Apa yang bisa aku lakukan untuk bisa membuat mu lebih tenang? " berharap penawaran yang Kirani berikan bisa mengurangi beban pikiran Aldo.
"Kamu tak perlu melakukan apa apa, cukup kamu tetap di sini dan jangan pergi, tapi... "Aldo menahan ucapan nya.
" Tapi apa...? "
"Tapi saat ini aku cuma ingin sendiri dulu untuk sementara waktu", Jawab Aldo dengan perasaan yang khawatir jika ucapan nya di salah artikan oleh Kirani. Hingga akhir nya sebelum Kirani memberi kan jawaban Aldo kembali melanjutkan ucapan nya.
" Kamu jangan salah paham, aku bukan ingin menjauhi diri mu. Aku hanya ingin menenangkan diri. Mencoba berpikir lebih positif dan mengambil langkah dengan bijak. Aku harap kamu bisa mengerti, jika ku rasa keadaan ku sudah lebih baik aku pasti langsung menemui mu".
Kirani tersenyum sambil mengangguk, "Aku sangat mengerti Aldo. Jujur yang membuat ku jatuh cinta kepada mu adalah sikap kedewasaan mu dan cara berpikir mu yang sangat bijak".
" Terima kasih Kirani, aku tak ingin bertemu kamu di saat pikiran ku belum tenang memikir kan keadaan Tania karena aku tak ingin melukai hati mu", jelas Aldo untuk lebih meyakinkan hati Kirani.
Kedua nya berpelukan, dalam dada mereka sama sama menahan sesak yang luar biasa. Menyalahkan keadaan pun percuma, yang bisa mereka lakukan hanya berusaha melewati tiap tiap bait dari suratan takdir yang mereka punya.
Waktu semakin larut , hingga pelukan mereka terlepas karena bunyi cacing dalam perut.
Yah sejak tadi siang kedua nya sama sama belum mengisi perut mereka.
"Ayo kita pergi mencari makan, nanti kamu sakit", Kirani menarik tangan Aldo dan kemudian kedua nya keluar dari kamar kost untuk mencari makan malam.
.....
(beri koment ya guys, syukur syukur di kasih like vote and hadiah nya🤩🤩)
__ADS_1