
Pagi menyapa membuka aktifitas dunia. Tak lain pula pemandangan pagi hari di rumah Aldo yang di mulai dengan beberapa kenakalan dan kelucuan Raihan yang semakin menggemaskan.
Sebelum berangkat kerja Aldo selalu menyempatkan diri untuk bermain dengan putra mungilnya.
Hingga waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 dan dia harus segera berangkat kerja.
Selang beberapa waktu setelah Aldo berangkat kerja,terdengar suara bel pintu berbunyi.
Bi Ningsih segera berjalan ke arah pintu lalu membukanya dengan di iringi Kirani yang berjalan di belakang Bi Ningsih sambil menggendong Raihan.
Setelah pintu terbuka Bi Ningsih segera meninggalkan tempat karena tau siapa yang sedang bertamu.
"Hay Kirani,apa kabar?lama nggak jumpa",Tania menyapa Kirani dengan wajah yang ceria. Karena ternyata yang bertamu adalah Tania.
"Hai juga? kabarku baik, silahkan masuk",Kirani menjawab dengan nada yang sangat ramah.
"Oke terima kasih,aku nggak akan main lama lama kok",jawab Tania.
__ADS_1
"Aku hanya ingin menyerahkan undangan ini untuk kamu sekeluarga",Tania melanjutkan ucapannya.
"Undangan?",Kirani sedikit terkejut dan kurang mengerti maksud Tania.
"Iya undangan..undangan pernikahanku dengan mas Indra",jawab Tania dengan senyuman.
"Oh iya?Selamat ya Tania,kapan acaranya? Kami sekeluarga pasti datang",tak kalah bahagianya dengan Tania,Kirani juga merasakan suatu kebahagiaan yang besar. Karena dengan menikahnya Tania dan Indra, itu berarti Aldo sudah tenang hati dan pikirannya. Tidak selalu merasa bersalah dengan semua yang terjadi pada Tania.
"Dua minggu lagi, acaranya cuma sederhana aja kok yang penting syah",Tania mengakhiri ucapannya dan segera berpamitan.
Kirani tak sabar menunggu hingga sore hari saat suaminya pulang untuk menyampaikan kabar pernikahan Tania. Bergegas dia mengambil ponsel dan mengirim pesan whatsapp kepada suaminya.
Aldo membalas pesan Kirani dengan ucapan syukur dan emoji bahagia.
Membaca balasan pesan dari suaminya Kirani masih membalas lagi pesan tersebut. Dia ingin merundingkan kado apa yang akan di berikan kepada Tania. Tentunya Kirani ingin memberi kado yang sangat special di hari pernikahan Tania.
Aldo masih belum memberi jawaban karena belum menemukan kado apa yang akan di berikan.
__ADS_1
Hingga akhirnya sore pun tiba. Aldo pulang ke rumah dan di sambut dengan wajah sumringah sang istri juga putra nya.
Bukan cuma Tania dan Kirani yang merasa bahagia dengan rencana pernikahan ini,tapi tak lupa juga Mami ikut merasakan kebahagiaan yang besar.
Setelah makan malam Mami, Aldo dan Kirani duduk bersama di ruang tengah. Mereka membahas tentang kado spesial apa yang akan di berikan kepada Tania di hari pernikahannya.
Hampir satu jam bercengkerama akhirnya muncul dalam pikiran Aldo untuk memberikan kado kepada Tania berupa satu unit mobil baru.
Tak butuh waktu lama Mami dan Kirani menyetujui apa yang di pikirkan Aldo.
Yah mungkin sebuah mobil mempunyai nilai rupiah yang tinggi, tapi tak mengapa bagi Aldo. Selain karena dia keluarga bangsawan, tapi juga karena Tania pernah menjadi bagian keluarga mereka.
Akhir pekan Aldo mengajak anak istri dan juga Mami pergi ke dealer mobil untuk mencari mobil yang cocok.
Tak tanggung tanggung, Mami bahkan memilihkan jenis mobil mewah yang akan di jadikan kado.
Kirani hanya selalu mengiyakan saja. Aldo juga langsung setuju meskipun dia harus mengeluarkan banyak uang untuk membeli mobil tersebut. Sepertinya untuk hal ini mereka semua satu arah pemikiran.
__ADS_1
Tak butuh waktu lama mobil tersebut bisa langsung di bawa pulang untuk kemudian tinggal menunggu hari pernikahan itu tiba.
(Hai semuanya.....🤩🤩🤩🤩🤩mohon maaf ya, Siapalah Diriku sempat tidak up agak lama. Tapi mulai sekarang insya allah akan ada episode baru tiap harinya.Terima kasih untuk yang masih setia membaca🙏🙏😊😊)