
Kirani menyambut suaminya yang pulang agak malam.
"Kamu pasti capek sayang, mau makan dulu atau mandi dulu", tanya Kirani.
"Aku mandi aja dulu", Aldo menjawab sambil mencium kening istrinya.
"Baiklah, biar aku siapkan air hangat", jawab Kirani.
Sementara Kirani menyiapkan air hangat untuk sang suami, Aldo menyempatkan diri menemui ketiga buah hatinya.
"Hello baby... kalian kok belum tidur?", sapa Aldo sambil merangkul ketiga bocah lucu itu.
"Dad, ayo main sama aku.... ", ajak Raihan.
"Main apa sayang?", tanya Aldo.
"Ini.. aku punya mainan baru...", jawab Raihan sambil menunjukkan mainannya.
"Wah bagus sekali mainannya, siapa yang beliin?", Aldo meladeni ocehan putra sulungnya.
"Omah yang beliin sama pak supir", jawab Raihan.
"Oh ...omah yang beliin... sudah bilang terima kasih belum sama omah?", tanya Aldo lagi.
"Sudah daddy, adik juga di beliin semua", kata Raihan.
"Sekarang omah nya dimana? kok nggak di ajak main?", kembali Aldo bertanya.
"Omah tidur, kepalanya pusing", jawab Raihan.
"Apa omah lagi sakit? betul begitu Bi?", tanya Aldo kepada Bi Ningsih yang dari tadi menjaga mereka bertiga.
"Iya Tuan, tadi selesai makan malam beliau mengeluh pusing dan mau istirahat ke kamar", jawab Bi Ningsih.
"Oh.. ya sudah saya mau lihatin Mami dulu, tolong jagain anak anak Bi", kata Aldo kepada asistennya tersebut.
"Baik Tuan", jawab Bi Ningsih.
__ADS_1
"Anak anak kesayangan Daddy, Daddy mau tengok omah dulu ya... katanya omah lagi sakit, kalian jangan nakal ya ... main sama Bibi dulu", ucap Aldo kepada ketiga baby R.
"Siap daddy", mereka dengan kompak menjawab sambil mengacungkan jempol.
Aldo beranjak dari ruang tempat mereka bermain dan berjalan menuju kamar Mami.
Aldo mengetuk pintu.
Tok... tok.... tok....
Aldo mengulangi ketukan ketika dia rasa tidak ada jawaban dari Mami.
Tok.... tok.... tok....
Di ketukan kedua barulah Mami membukakan pintu.
"Oh... kamu nak, Mami kira siapa. Kamu baru datang?", sapa Mami.
"Iya Mi, kata anak anak Mami lagi sakit. Apa itu benar Mi?", tanya Aldo.
"Mami merasa pusing seusai makan malam tadi", Mami menjawab sambil berjalan menuju ranjang. Sang putra pun mengikuti dari belakang.
"Nggak usah nak, Mami sudah minum obat. Nanti setelah bangun tidur pasti semua rasa sakit yang di badan Mami sudah hilang", jawab Mami.
"Mami yakin? wajah Mami terlihat pucat dan lemas", Aldo bertambah khawatir.
"Nggak apa apa nak... kamu nggak usah khawatir.. Mami baik baik saja.. Malah kamu yang harus jaga kesehatan dan jaga keluargamu", Mami justru menasehati putranya.
"Baiklah Mi jika Mami merasa baik baik saja.. Mami segera tidur aja biar lekas membaik kondisinya", Aldo ganti menasehati Maminya.
"Iya nak... kamu buruan mandi dan makan, Mami mau istirahat", kata Mami.
Aldo mengangguk sambil menyelimuti tubuh Mami. Ketika hendak keluar, Mami kembali memanggil putranya,
"Nak...",
Aldo menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Mami,
__ADS_1
"Iya Mi, ada apa?",
"Kamu hati hati ya... jaga kesehatan dan jangan sampai bertengkar dengan istrimu", kata Mami.
"Iya Mami, aku akan selalu ingat sama nasehat Mami", jawab Aldo sambil kembali menghampiri Mami dan mengelus punggung tangannya.
Setelah melihat Mami tertidur, Aldo segera keluar dan menutup pintu.
"Kamu di sini sayang? aku cariin dari tadi", kata Kirani yang ternyata tengah berdiri di balik pintu kamar Mami.
"Iya.. aku habis lihat Mami", jawab Aldo.
"Sekarang bagaimana keadaannya?", tanya Kirani lagi.
"Mami sudah tidur", jawab Aldo.
"Ya sudah sekarang kamu segera mandi , airnya sudah aku siapin", Kirani berkata sambil menggandeng lengan suaminya.
--------
Keesokkan pagi, Bi Ningsih telah selesai menyiapkan sarapan. Sementara Kirani sibuk dengan Raihan dan si kembar karena pagi ini Mami tak kunjung keluar kamar.
Kirani berpikir mungkin Mami masih tidak enak badan.
Sampai akhirnya Aldo sudah berada di meja makan, Mami pun belum menunjukkan diri.
"Apa Mami masih sakit? tumben jam segini belum keluar kamar?", tanya Aldo kepada istrinya.
"Aku juga belum tahu pasti, tapi habis ini aku mau antar sarapan ke kamar Mami", jawab Kirani.
Mereka menyantap sarapan pagi tanpa kehadiran Mami. Setelah selesai makan, Kirani membawa nampan yang berisi makanan untuk ibu mertuanya.
Sampainya di depan kamar, Kirani mengetuk pintu.
Aldo sengaja belum berangkat kerja karena masih menemani ketiga buah hatinya selama Kirani masih mengantar sarapan ke kamar Mami.
"Mami........"
__ADS_1
Teriakan Kirani membuat Aldo terkejut.