Siapalah Diriku

Siapalah Diriku
Ada udang di balik batu


__ADS_3

"Apa kamu akan berdiri terus di situ dan tidak mau menemani pengunjung mu yang sedang duduk sendirian?", tanya Dion.


"Oh... iii ..iiyaa .. ", Tania gugup namun beberapa detik kemudian dia sudah singgah di kursi depan Dion.


"Kenapa kamu terlihat begitu gugup di depanku?", tanya Dion tanpa basa basi.


"Aku? gugup? aku tidak gugup, aku biasa saja..", jawab Tania.


Dion tersenyum kecil sambil membuang pandangan,


"Sikapmu menunjukkan statusmu yang tidak mempunyai pasangan", kata Dion yang membuat Tania tersinggung.


"Maaf anda terlalu jauh berbicara dengan saya, jika tidak ada hal penting lain saya mau permisi ke belakang", kata Tania dengan nada datar tanpa senyuman.


"Eits.. kamu tersinggung dengan ucapan ku? aku minta maaf... jangan ke belakang karena ada yang ingin aku tanyakan sama kamu?", ucap Dion.


"Bertanya tentang hal apa?", tanya Tania.


"Mengapa kamu membangun restoran di sini? Sementara di sebelah kamu berdiri hotel milik mantan suami kamu yang sudah menikah dengan wanita lain?", Dion menjawab sekaligus bertanya kepada Tania.

__ADS_1


"Dari mana anda tahu latar belakang saya? saya tidak mengenal anda!", jawab Tania.


"Jawab saja pertanyaan ku tanpa kamu timpal pertanyaan lagi", kata Dion datar.


"Kenapa saya harus menjawab pertanyaan anda? anda bukan siapa siapa saya?", Tania masih enggan menjawab pertanyaan Dion.


"Kamu harus jawab karena saya bertanya dan saya ingin tahu", lagi lagi Dion tidak basa basi.


"Saya tidak ingin menjawab pertanyaan anda karena maaf itu privasi saya", Tania berkata sambil berdiri dan hendak meninggalkan kursi tersebut.


Namun langkahnya terhenti setelah Dion mengucap sesuatu,


Tania menoleh ke arah Dion dan menatapnya tajam.


"Aku tidak suka orang yang berbelit belit, akui saja... Karena semakin kamu mengelak kamu akan semakin terlihat berbohong... tapi jika kamu jujur, aku bisa membantumu", kata Dion.


"Apa maksud kamu? Dan siapa sebenarnya kamu?", tanya Tania yang masih tidak mengerti kenapa Dion berbicara seperti itu.


"Sudah aku perkenalkan kalau namaku Dion, aku CEO dari Calpatra Group. Aku ke sini ingin mengetahui lebih dalam tentang seluk beluk lawan bisnisku, Aldo", jawab Dion.

__ADS_1


Sekarang Tania baru mengerti kenapa Dion meminta Tania duduk bersamanya, tenyata ada udang di balik batu.


"Apa kamu tidak tertarik dengan jawabanku sehingga kamu tidak berniat untuk kembali duduk dan tetap berdiri di situ?", Dion mengucapkan pertanyaan yang menyudutkan.


"Oh my good, kenapa aku benar benar terlihat b*doh di depan laki laki ini?", ucap Tania dalam hati.


Tanpa banyak kata Tania kembali duduk di hadapan Dion.


"Oh iya, ngomong ngomong bagaimana caranya dulu kamu bisa sembuh dan keluar dari Rumah Sakit Jiwa?", tanya Dion yang lagi lagi menyudutkan Tania tanpa basa basi.


Tania pun di buat tercengang dengan pertanyaan Dion yang dari tadi sangat mengintimidasi.


"Dari mana kamu tahu semuanya?", Tania kembali bertanya.


"Bukan hal sulit bagiku untuk mencari tahu informasi apapun, jadi jawab saja pertanyaan ku karena aku juga punya keluarga yang tinggal di Rumah Sakit Jiwa. Aku ingin beliau sembuh karena beliau adalah papi ku", jawab Dion dengan nada lesu.


"Oke .. aku minta maaf.. semoga papi mu lekas sembuh. Aku akan bagikan cerita dari awal penyebab gangguan jiwaku hingga aku sembuh", Tania merasa tidak enak karena membuat Dion bersedih mengingat keadaan papinya.


Dia teringat ketika dirinya pernah tinggal di Rumah Sakit Jiwa tanpa ada keluarga yang peduli.

__ADS_1


__ADS_2