Siapalah Diriku

Siapalah Diriku
Pekerjaan baru


__ADS_3

Seusai shopping Aldo dan Kirani segera pulang ke rumah, dan betul Mami sama Papi Aldo sudah nungguin.


"Mi.. Pi.. ",Aldo menyapa sambil mencium tangan mereka.


Begitu pun Kirani yang mengikuti dari belakang, " Om.. Tante.. ".


" Dari mana saja kalian, Mami sama Papi sudah nunggu dari tadi", tanya Papi Aldo yang memang sudah menunggu dari satu jam yang lalu.


"Maaf Pi, nih tadi di suruh belanja aja susah nya minta ampun.. jadi ya waktu nya agak mundur dikit deh", sambil melirik ke arah Kirani, tapi Kirani malah melototin Aldo.


" Maaf Om Tante, gara gara saya Om sama Tante jadi kelamaan nunggu", Kirani merasa tidak enak.


"Nggak apa apa kok... nak Kirani nggak usah merasa bersalah gitu.. oh iya apa semua keperluan kamu semua sudah kamu beli? ", Tanya Mami Aldo yang nggak begitu mempermasalahkan keterlambatan mereka.


" Sudah kok Tante, Kirani terima kasih banyak sudah di kasih ini itu dan maaf kalau Kirani banyak merepotkan", ucap Kirani yang selalu merasa nggak enak hati dengan keluarga Aldo.


"Kamu ini bicara apa? nak Kirani nggak merepotkan kami kok, justru malah membawa suasana baru di keluarga ini. Rasa nya keluarga ini terasa semakin lengkap, iya kan Pi? ", Mami Aldo melemparkan pertanyaan ke Papi Aldo.


" Mami betul, nak Kirani nggak perlu merasa sungkan. Habis ini nak Kirani kasih tau keluarga nak Kirani kalau kamu sudah pindah kerja dan tidak tinggal di kost lagi. Nanti kapan kapan kami sekeluarga akan main ke rumah kamu", Papi Aldo bicara seolah olah benar benar serius dan ucapan nya.


"Baik om, nanti Kirani kabari keluarga di rumah", jawab Kirani yang selalu nurut sama ucapan Papi Aldo.


" Ya udah buruan kita berangkat untuk makan siang, barang barang nya biar Bi Ningsih yang akan bawa ke kamar Kirani", Mami Aldo segera mengajak mereka berempat untuk pergi ke suatu restoran.


Hari sudah mulai gelap, Kirani dan keluarga Aldo kian akrab dengan sering berbincang bincang hangat.


"Kirani, kamu sudah siap untuk besok? karena mulai besok kamu akan bekerja sebagai Asisten Direktur di hotel kami", tanya Papi Aldo kepada Kirani.


" Siap Om, Kirani akan berusaha bekerja sebaik mungkin", jawab Kirani yang begitu bersemangat dengan pekerjaan baru nya.


"Baik lah, kalau gitu malam ini kamu jangan tidur terlalu larut. Kamu harus banyak istirahat supaya besok bisa lebih fresh", Papi Aldo melanjutkan perkataan nya.

__ADS_1


" Baik Om", lagi lagi Kirani selalu mengiyakan apapun perkataan Papi Aldo.


"Tuh kan kalau Papi sama Mami yang ngomong pasti gampang banget bilang iya nya, tapi kalau sama aku susah banget bilang iya", Aldo berkata sambil memanyunkan bibir nya. Ternyata Aldo terkadang juga suka bersikap ke kanak kanakan, baperan dan juga manja.


" Kamu sih kebiasaan nya suka usil nggodain terus", Mami Aldo terlihat tak berpihak pada Aldo.


"Iiiiih. Mami kok nggak belain aku siih? ", ucapan Aldo sontak membuat mereka ber tiga tertawa karena sikap nya.


Waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam, Kirani hendak masuk ke kamar dan tanpa dia tahu Aldo pun juga ikut menyelinap masuk di belakang tubuh nya. Dan saat Kirani hendak menutup pintu, barulah dia sadar kalau Aldo ada di belakang nya.


"Aldo ngapain ka.... ", belum sempat Kirani melanjutkan ucapan nya, mulut nya langsung di tutup dengan ke lima jari Aldo.


" Sssstthh, jangan keras keras nanti Mami sama Papi denger", Aldo berkata sambil masih menutup mulut Kirani.


"Ada apa? ", tanya Kirani lirih. Padahal hati Kirani sangat berdebar debar karena berada di dalam kamar bersama Aldo dan tubuh mereka berdekatan.


" Aku mau balas dendam", ucap Aldo dengan senyum usil sambil menatap mata Kirani begitu dekat.


Aldo semakin merapat kan tubuh nya ke Kirani hingga hidung mereka bersentuhan dan satu ciuman di bibir berhasil di luncur kan.


Tangan Aldo memegang erat pinggang Kirani, hingga Aldo merasa buah dada Kirani menempel di dada nya.


Selang beberapa waktu Aldo melepas kan bibir nya, namun tak menunggu waktu lama ciuman itu kembali di luncurkan hingga berkali kali.


Kirani tak mampu berkata kata, dia hanya bisa menikmati suasana itu karena memang sekarang dia sudah terbiasa dengan kedekatan dan kehangatan Aldo.


Tiga puluh menit sudah mereka bercumbu , hingga terdengar suara ketukan pintu..


Tok.. tok.. tok...


"Non, Bibi mau ngantar air minum", terdengar ada suara Bi Ningsih di luar.

__ADS_1


Kirani lekas membuka kan pintu dan Aldo bersembunyi di balik daun pintu.


" Iya Bi, terima kasih", jawab Kirani dan kemudian Bi Ningsih segera meninggalkan kamar Kirani.


Sambil menutup pintu Kirani berkata, "Tuh kan hampir aja ketahuan, kalau Bi Ningsih lihat kamu di kamar aku terus ngadu ke Papi sama Mami kamu gimana? Aku kan jadi nggak enak.. sekarang kamu buruan keluar dari kamar ini ya.. jangan bikin masalah", Kirani terlihat begitu memohon.


Sambil tersenyum kecil Aldo berkata, " Okey, aku akan keluar tapi setelah minta satu lagi", jawab Aldo dengan langsung menyantap bibir Kirani tanpa menunggu persetujuan nya. Dan setelah itu Aldo benar benar keluar dari kamar Kirani dengan mengendap endap karena takut ketahuan Mami sama Papi nya.


Sementara di balik pintu Kirani nampak tersenyum malu sambil memegang bibir nya yang baru saja beradu dengan bibir Aldo.


Hari sudah pagi, Kirani nampak sudah rapi dengan kostum yang dia kenakan untuk bekerja di tempat baru nya. Dia lekas turun untuk sarapan dan sekalian membawa tas dan perlengkapan nya.


Aldo pun juga nampak sudah bersiap diri mengenakan jas hitam nya, dia nampak begitu elegan. Berbeda dengan penampilan Aldo waktu bekerja di tempat jasa pengiriman barang waktu itu. Dan hal itu sempat membuat Kirani terpana. "Perfect", mulut nya refleks mengucapkan kata kata itu saat melihat penampilan Aldo, dan bergegas dia menutup mulut nya khawatir ada yang dengar.


Selepas menyantap sarapan, Aldo segera mengajak Kirani berangkat karena matahari sudah mulai meninggi.


Mereka menaiki sebuah mobil yang di kendarai oleh supir, sementara Aldo dan Kirani duduk di bangku belakang.


Selama perjalanan Aldo sedikit menjelaskan tentang apa saja tugas tugas Kirani saat bekerja nanti. Dan tak terasa percakapan mereka sudah menghantar kan mereka ke depan gedung Hotel Bintang Lima yang mewah.


Mereka turun dan di sambut hangat oleh para staff dan karyawan, karena memang kemaren Papi Aldo sudah mengumumkan tentang kehadiran Aldo hari ini.


Sungguh Kirani merasa sangat haru dengan posisi nya sekarang, rasa nya dia ingin segera menemui ibu dan sahabat nya Kayla untuk segera berbagi cerita tentang kebahagiaannya.


Sesampai nya di suatu ruangan, Aldo memperkenal kan Kirani sebagai asisten baru nya kepada seluruh staff dan karyawan yang telah berkumpul.


Setelah beberapa menit perkenalan, kemudian para staff dan karyawan membubarkan diri dan melanjutkan pekerjaan masing masing. Begitu pula dengan Aldo dan Kirani, mereka segera memasuki ruangan kerja mereka.


_______


(Thing kyu sob yang masih selalu ngikutin episode nya,, like koment and favorit nya di tunggu yaaa😍😍😍😍)

__ADS_1


__ADS_2