Siapalah Diriku

Siapalah Diriku
Memamerkan


__ADS_3

Sore itu David bangun dari tidurnya,sementara Tania dan Indra baru saja pulang dari makan siang.


"Papa dari mana? kok David nggak di ajak?", tanya David sambil memeluk Papanya.


"Papa abis ngantar tante Tania cari makan", jawab Indra sambil mengangkat tubuh putranya dalam gendongannya.


"Lain kali David ikut ya? jangan di tinggal di rumah", David merengek.


"Iya sayang, kamu tadi kan lagi tidur", Tania ikut menyela obrolan mereka.


Sudah bagaikan satu keluarga yang harmonis.


"Pa, David seneng banget kalau tante Tania jadi Mamanya David", ucapan David membuat Tania dan Indra saling pandang namun sedikit salah tingkah.


"Kok diam sih Pa? Papa nggak suka ya kalau tante Tania jadi Mamanya David?", tanya David.


Indra menjawab dengan gelagapan, " Ya suka.. papa suka".


Tania semakin dibuat malu di depan Indra karena secara tidak langsung Indra mengungkapkan perasaannya.


"Maaf kalau kamu tidak suka dengan ucapanku", Indra khawatir Tania tersinggung.


"Tidak apa apa", jawab Tania dengan wajah memerah.


"Kalau tante gimana? suka apa nggak kalau jadi Mamaku? ", lagi lagi David memberikan pertanyaan yang mengejutkan Tania.


" Em..tante juga suka", Tania menjawab dengan sedikit canggung.

__ADS_1


"Hore.. David punya Mama baru.. , besok aku kasih tahu teman teman di sekolah", kata David kegirangan.


"David, kamu jangan kasih tahu teman teman. Tante Tania itu baru bisa menjadi Mama kamu kalau Papa sudah menikah dengan tante. Jadi nggak bisa langsung jadi Mama gitu aja", Indra mencoba memberi penjelasan kepada putranya.


"Kalau gitu Papa nikah aja sama Tante Tania biar bisa jadi Mamaku", kepolosan David masih saja memojokkan Papanya.


"Sayang, menikah itu nggak gampang dan nggak boleh buru buru. Anak kecil belum mengerti, jadi David main main dulu aja ya sama tante Tania biar makin akrab dan agar David nggak kesepian", Indra kembali memberi pengertian kepada putranya.


"Jadi orang besar kok susah ya, mau panggil Mama aja nggak boleh", David berkata dengan bibir manyun.


Indra mencium kening putranya lalu mengusap rambutnya.


Sejak hari itu Tania menjadi pengasuh David, dan mereka semakin akrab. Bukan hanya dengan David, Tania pun juga makin akrab dengan Indra. Sering kali mereka bercanda tawa bersama dan sudah tidak kaku lagi bagi Tania untuk memanggil Mas kepada Indra.


Sore itu Aldo pulang lebih awal, dia berniat untuk mengajak anak dan istrinya jalan jalan.


"Jagoannya daddy sudah besar, ayo kita ajak Mommy jalan jalan", Aldo berkata sambil menggendong putranya.


Mereka bertiga bersiap siap, cuaca sore itu sangat mendukung untuk berpergian.


Sesampainya di sebuah mall mereka turun, Raihan di naikan pada kereta bayi dan Aldo sendiri yang ingin mendorongnya. Kali ini dia ingin memberikan kebebasan kepada istrinya.


Aldo menyuruh Kirani membeli barang apapun yang dia suka, sementara Raihan masih tetap dalam pantauannya.


Setelah satu jam berputar putar dan sudah mendapat banyak barang , tanpa sengaja Aldo melihat Indra yang juga sedang berada di mall tersebut.


Aldo menyapa duluan, "Dokter, nggak nyangka kita bertemu disini. Apa kabar? ".

__ADS_1


"Loh ada Tuan Aldo sekeluarga di sini, kabar saya baik. Gimana kabar anda dan sekeluarga Tuan, sehat sehat semua kan? ", Indra membalas sapaan Aldo.


"Kami sehat semua, Mami juga sehat. Gimana kalau kita ngobrol disana sambil menikmati makanan?", Aldo menunjuk salah satu resto.


"Baiklah, tunggu sebentar", Indra nampak celingukan mencari keberadaan putranya dan Tania yang dari tadi sibuk memilih barang. Dan akhirnya tak lama kemudian Indra tahu dimana keberadaan mereka.


"David, Tania sini dulu deh", Indra memanggil keduanya.


" Iya Pa", David menjawab panggilan Papanya.


Tania kemudian juga memberi jawaban, namun dia belum tahu tentang keberadaan Aldo dan Kirani.


"Iya Mas, ada apa? ".


Aldo dan Kirani mengenal asal suara itu lalu menoleh ke arah suara, dan ternyata benar suara yang mereka kenal itu adalah suara Tania.


Tania juga terkejut ternyata mereka bertiga bertemu lagi. Namun kali ini Tania tidak ingin mengganggu mereka berdua,justru sekarang dia ingin memamerkan kedekatnnya dengan Indra.


Aldo dan Kirani lumayan kaget dengan panggilan Tania kepada Indra yang terlihat sangat akrab, tapi mereka bahagia karena itu berarti Tania bahagia tinggal bersama Indra.


"Mereka mengajak kita makan, kita ke resto itu dulu ya. Nanti di lanjut lagi belanjanya", Indra berkata sambil mengelus rambut putranya.


"Hore..aku mau minta es krim. Ayo buruan kesana", David menggandeng tangan Indra dan Tania bersamaan.


"Iya sayang, tapi pelan pelan ya jalannya. Nanti kamu jatuh", Tania semakin memperlihatkan kedekatan di antara mereka bertiga.


Bahkan saat di meja makan pun Indra dan Tania nampak begitu dekat, hal itu membuat Kirani dan Aldo bahagia. Karena mereka sudah bisa melihat Tania bahagia dengan calon pasangannya.

__ADS_1


---------


__ADS_2