Siapalah Diriku

Siapalah Diriku
Menanti


__ADS_3

Tania sudah positif hamil, Indra sangat bahagia. Tiada hentinya dia bersyukur atas kehamilan istrinya.


Bukan hanya Indra, Kirani dan seluruh keluarga nya juga bahagia mendengar kabar tersebut.


Indra memperlakukan Tania seperti seorang ratu di rumahnya. Tania benar benar di jaga agar tidak sampai kelelahan atau stress.


David juga sangat senang karena dia akan mempunyai seorang adik.


"Mama, adikku kapan lahirnya?", tanya David dengan polos.


"Masih lama sayang, lama sekali...", jawab Tania.


"Yaaah, kok lama sih ma ...?? udah pengen aku ajak main bola", David berkata sambil manyun bibirnya.


"Emang adiknya laki laki? kalau perempuan masak mau di ajak main bola?" jawab Kirani menggoda putra sambungnya.


"Pokoknya mau David ajak main bola!", Tania tertawa melihat kelakuan David yang lucu karena tidak sabar menanti kelahiran adiknya.


Setiap mau pulang kerja, Indra tidak sabar ingin segera berjumpa dengan istrinya serta menyapa calon bayinya yang masih singgah di rahim Tania.


Kata Bunda Tania sepertinya anak Tania nanti perempuan, karena terlihat dari aura Tania yang lebih cantik segar dan suka memasak.

__ADS_1


"Sayang, apa kamu nggak kepingin apa apa?", Indra bertanya kepada istrinya.


"Enggak", jawab Tania manja.


"Kok aneh sih kamu sayang? kenapa kamu tidak minta apa apa sama papa?", Indra melingkarkan tangannya di perut buncit Tania sambil mengajaknya bicara dengan sesekali mencium perut Tania.


Tania tersenyum sendiri melihat kelakuan suaminya. Dia bahagia juga haru dengan suasana seperti itu.


-----------


Tanggal persalinan Kirani hanya tinggal hitungan hari. Kemungkinan besar persalinan Kirani tidak akan berjalan normal, mengingat hasil dari USG menunjukkan bahwa Kirani mengandung anak kembar.


Kirani mulai merasakan kontraksi , Aldo segera membawa Kirani ke Rumah Sakit.


Sesampainya di Rumah Sakit tim medis segera memberi penanganan.


Rasa khawatir mulai mendera, detik detik menegangkan menanti suara tangisan seorang malaikat kecil yang terlahir ke dunia.


Aldo tidak bisa tenang menanti kabar dari tiga nyawa yang sedang berada di dalam ruang operasi tersebut.


Indra dan Tania juga datang ke Rumah Sakit ketika mendengar Kirani sedang menjalani operasi persalinan.

__ADS_1


Dua setengah bulan lagi Tania juga akan melahirkan, karena kandungannya sekarang sudah hampir mendekati usia tujuh bulan.


Semua ketegangan yang di rasakan oleh semua yang menunggu di luar ruang operasi terbayar sudah setelah mendengar suara tangisan yang bersahutan dari dalam ruang operasi yang pintunya mulai perlahan terbuka.


Aldo tidak sabar menanti kabar yang di sampaikan oleh Dokter.


Saat sedang gelisah tatapan mata Aldo tiba tiba tanpa sengaja mengarah ke wajah Tania.


Dengan tiba tiba juga dia teringat saat Tania dulu sedang mengandung anaknya, karena usia kandungan Tania sekarang sama dengan saat dulu dia hendak keguguran.


Kegelisahan Aldo tiba tiba terhenti dengan sebuah doa. Dimana doa tersebut di tujukan kepada Tania dan kandungannya.


Aldo berharap sampai hari persalinan, Tania dan bayinya tetap dalam keadaan sehat.


Lamunan doa Aldo seketika pudar ketika mendengar seorang Dokter telah memanggil namanya.


"Tuan Aldo?",


Aldo segera mengalihkan pandangan dan mencari asal suara.


(Mohon maaf buat para pembaca karena lama nunggu episode barunya🙏... si penulisnya lagi K.O efek dari musim pancaroba yang melanda negeri tercinta😘😘)

__ADS_1


__ADS_2