Siapalah Diriku

Siapalah Diriku
Aku akan pergi


__ADS_3

Hari itu Indra memilih untuk cuti kerja. Dia tahu bagaimana sifat Stella, wanita itu akan berbuat nekat untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.


Dan kali ini Stella ingin membawa David bersamanya, sehingga Indra memilih untuk cuti beberapa hari demi menjaga keselamatan putranya dan juga Tania.


"Kenapa kamu nggak kerja hari ini?", tanya Tania kepada Indra.


"Aku harus menjaga kalian dari Stella, karena kalian lebih berharga daripada pekerjaanku", jawab Indra dengan menatap kedua mata Tania.


Seketika hati Tania melambung tinggi menerima perhatian lebih dari Indra. Namun ketika dia menyadari akan kehadiran Stella, Tania pun merasa tak ada artinya.


Terlihat di sorot mata Stella saat pertemuan tadi pagi bahwa wanita itu masih sangat menginginkan sebuah keluarga kembali dari Indra dan David.


Saat itu Tania merasa bersalah, namun dia juga tak sepenuhnya salah.

__ADS_1


Satu jam sudah mereka duduk berdua menunggu David hingga pulang sekolah, dan benar saja dugaan Indra. Ternyata Stella benar benar datang ke sekolah David.


"Oh begini rupanya kegiatan kalian setiap hari? pantas saja kamu sangat mudah mengambil keputusan untuk bercerai. Sementara aku di negeri orang berusaha keras menuntut ilmu melanjutkan pendidikan yang harus aku tempuh demi karir dan masa depan putraku", kata Stella dengan nada sinis.


"Kamu tidak perlu merasa seolah olah kamu yang sangat terpojok dan kecewa, bukankah justru kamu yang begitu egois dengan keputusanmu tanpa kamu pedulikan putramu yang masih membutuhkan kasih sayang di kala itu. Dan waktu itu kamu juga tidak menghiraukan ucapan ku sebagai suami yang melarang mu pergi. Dan sekarang kamu datang seolah olah aku yang mengecewakanmu?", Indra berkata dengan senyum kecut.


"Oh ya, lalu bagaimana dengan wanita ini?Apa dia juga wanita baik baik yang tinggal serumah dengan seorang laki laki tanpa status?", Stella memberikan pandangan sinis kepada Tania.


Tania geram sekali, dia tidak bisa menahan lagi emosinya. Dia memang dekat dengan Indra dan tinggal di rumahnya, namun dia bukan wanita seperti yang Stella katakan padanya.


"Aku minta maaf mas, sepertinya aku tidak bisa meneruskan pekerjaanku dan aku tidak bisa tinggal lagi di rumah kamu lagi. Aku mau pergi", tanpa memberi kesempatan Stella berbicara Tania langsung melontarkan ucapannya kepada Indra.


Namun belum sempat Indra menjawab, Stella malah langsung memotong percakapan mereka, "Baguslah kalau kamu tau diri. Tanpa kamu minta, aku selaku ibu kandung David juga akan memecat mu karena aku sendiri yang akan mengasuhnya".

__ADS_1


Mendengar perkataan Stella, Tania segera membulatkan tekadnya untuk pergi.


"Kamu dengar kan mas, mantan istrimu sudah memecat ku dan dia sendiri yang akan mengasuh David. Jadi mulai hari ini aku akan pergi".


"Jangan pergi Tania, ku mohon jangan pergi.David akan bersedih jika melihatmu meninggalkan dia", kata Indra berusaha menahan kepergian Tania.


"Hey, apa apaan kamu mengemis kepada seorang pengasuh? David tidak akan bersedih dengan kepergian dia. Dia bukan siapa siapa sementara aku ibu kandungnya", Stella semakin meninggikan suaranya kepada Indra.


" Sudahlah mas, aku tidak mau ikut campur dalam masalah kalian. Aku akan tetap pergi!",Tania sudah yakin dengan keputusannya.


Namun ketika Tania baru berjalan satu langkah meninggalkan Indra dan Stella, terdengar ada suara yang memanggilnya.


"Jangan pergi. Kalau tetap pergi aku akan ikut".

__ADS_1


Tania menghentikan langkahnya dan menoleh ke asal suara, begitupun dengan Indra dan Stella.


__ADS_2