Siapalah Diriku

Siapalah Diriku
Shopping dadakan


__ADS_3

Kirani masih belum bisa mengedipkan mata nya, bahkan juga belum bisa menutup mulut nya yang dari tadi menganga melihat pemberian Aldo.


"Sudah terkejut nya, kamu makan dulu makanan kamu. Nanti keburu dingin", bahkan suara Aldo pun tak mampu menyadarkan Kirani.


" Aldo, aku takut", ucapan Kirani yang tiba tiba menghentikan Aldo mengunyah makanan nya.


"Kamu takut apa sayang? ", tanya Aldo.


(Dapet duit kok malah takut πŸ€”πŸ€”, sini neng Kirani kalau nggak mau buat aku aja😁😁😁)


" Aku takut jika sampai mengecewakan kalian. Mami sama Papi kami begitu baik sama aku", kata Kirani dengan wajah penuh kekhawatiran.


"Ya udah gampang aja, biar kamu nggak ngecewain kita kamu tinggal terima pemberian ku aja terus kamu abisin makanan kamu dan setelah itu kamu ikut sama aku", jawab Aldo sambil mengunyah makanan nya.


" Ikut kemana? ", Kirani masih heran dengan apa yang akan Aldo rencana kan lagi.


" Udaaah.. abisin dulu makanan nya, nanti kamu bakal tau sendiri aku mau ngajak kamu kemana? ", sambil menikmati minuman nya Aldo berkata agar Kirani agar lekas menyantap makanan nya untuk kemudian dia ajak pergi lagi ke suatu tempat.


Seusai makan Aldo mengajak Kirani keluar dari caffe tersebut dan segera menaiki mobil, selama di perjalanan Kirani tidak banyak bertanya kemana Aldo akan membawa nya.


Hingga akhir nya sampai lah mereka di salah satu mall pusat belanja, Kirani hanya menurut saja ketika Aldo mengajak nya turun dari mobil dan menggandeng nya masuk ke dalam.


Kirani pikir mungkin Aldo ingin membeli sesuatu sehingga membawa nya pergi ke mall tersebut, namun ternyata Aldo malah mengucap kan kata kata yang membuat Kirani kebingungan, "Belanja lah, aku temani".


" Aku? aku tidak ingin belanja, belanja apa? Apa tadi Mami nyuruh kita belanja? Kalau gitu mana daftar list nya? ", Kirani malah balik bertanya.

__ADS_1


" Mami ga nyuruh kita belanja sayang, tapi aku yang nyuruh kamu buat belanja. Belanja apa saja sesukamu, buat kebutuhan kamu", Aldo kembali menjelas kan.


"Tapi... aku lagi nggak butuh apa apa Sayang... ", Kirani masih belum meng iya kan perkataan Aldo.


" Kamu yakin? memang kamu nggak butuh baju, kosmetik, sepatu, tas dan lain lain buat tinggal di rumahku? dan buat kamu pakai besok saat kamu kerja di tempat ku? ", Aldo mencoba menimpali pertanyaan kepada Kirani agar Kirani mengerti maksud nya.


"Oh buat keperluan kerja besok? Baik lah aku akan beli beberapa setel baju dan sepatu, tapi kalau buat di rumah kan bisa ambil di kost? ", Kirani juga masih saja enggan belanja ini itu karena memang Kirani bukan tipe perempuan yang suka menghambur hambur kan uang dengan membeli barang yang kurang di butuh kan.


(Ah neng Kirani ini polos banget sih? kalau aku jadi neng Kirani udah aku borong deh semua yang aku mau sekalian nyetok yang banyak mumpung free🀭😁😁)


Aldo tersenyum sambil mengelus rambut Kirani, "Kamu itu lugu banget sih sayang, padahal perempuan itu biasa nya kalau di suruh shopping pasti langsung ngegas meski pun pada saat itu mereka tidak lagi membutuh kan barang barang tersebut".


" Iya tapi kan sayang uang nya kalau buat beli barang yang sebenar nya kita nggak terlalu butuhin banget, mending buat di tabung", jawaban Kirani yang membuat Aldo semakin kagum pada nya. Udah cantik, sopan, pinter masak dan orang nya nggak suka foya foya. Top banget dah pokok nya.


" Tapi Aldo, ini berlebihan", Kirani masih saja berusaha menolak.


"Ini juga termasuk perintah Mami dan Papi loh, kamu mau menolak nya? ", Aldo punya jurus baru untuk meyakinkan Kirani.


" Kok gitu sih, sekarang Mami sama Papi di bawa bawa melulu? ", Kirani berkata sambil manyun bibir nya.


" Maka nya udah buruan gi, jangan pikir macam macam", kembali Aldo menegaskan perintah nya.


Akhir nya mereka mulai melangkah menuju rak sepatu, tas , baju dan juga kosmetik.


Saat sedang memilih milih barang nampak yang Kirani lihat duluan adalah label harga nya, dan pasti akan di lepas kan jika tertera harga yang mahal.

__ADS_1


"Kamu di sini mau shopping atau mau bantu in SPG buat ngecek label harga? ", pertanyaan Aldo membuat Kirani terkejut karena ternyata dari tadi Aldo memperhatikan sikap nya dan bisa membaca pikiran nya.


" Kalau seperti ini terus meski sampai mall nya tutup kamu nggak akan dapat apa apa sayang...", Ucap Aldo sambil memegang wajah Kirani dengan kedua tangan nya.


"Tapi di sini harga nya semua mahal, biasa nya aku beli online di olshop nggak sampek segitu juga mahal nya. Belum lagi kalau ada diskon, malah lebih ekonomis banget ", Kirani berkata dengan wajah yang sedikit kesal dengan label harga yang tertera dua kali lipat lebih mahal dari yang biasa dia beli di olshop.


Aldo hanya tersenyum mendengar jawaban Kirani, " Itu karena barang yang ada di sini semua ori, dan yang di olshop itu bisa jadi KW sayang.. Sudah cepetan kamu ambil yang kamu suka dan yang kamu butuhin. Mami sama Papi sudah menunggu di rumah. Nanti mereka mau ngajak kita makan siang di luar".


Mendengar perintah yang di embel embeli nama Mami dan Papi, Kirani langsung menurut dan mengambil barang yang dia butuh kan.


Merasa sudah cukup barang barang yang Kirani butuhkan, dia lekas ke Kasir dengan senantiasa di gandeng oleh Aldo. Kirani merasa jadi perempuan matre sehari, karena memborong segitu banyak barang tanpa harus membayar.


Kirani sangat terkejut saat melihat struk pembayaran yang sudah di lunasi oleh Aldo, "Sayang, ini tuh banyak banget. Bahkan ini bisa buat makan sebulan sekalian bayar kost kost an? ", Ucapan Kirani yang membuat Aldo tak bisa menahan tawa nya.


" Terus kenapa, kalau kamu merasa nggak enak dan mau bayar boleh saja. Tapi bayar nya nggak perlu pakai uang, lagian kemaren kamu juga masih punya banyak tunggakan sama aku", Aldo mulai usil dengan kata kata nya.


"Tunggakan? ", Kirani bingung mendengar kata kata Aldo.


" Iya lah, tunggakan bayar cubitan sama tunggakan lain nya... Ntar aku mau di bayar pakai apa yaaa...??", Aldo berkata dengan jari telunjuk di tempel kan di dagu nya dan kepala nya sedikit mendongak ke atas seakan akan sedang memikir kan sesuatu yang penting, padahal dia hanya sedang menggoda Kirani saja.


"Iih kamu nih yaa, aku cubit sampai cuil ntar... ", Kirani hanya bisa mengancam Aldo karena sekarang tangan nya penuh dengan belanjaan nya.


-------


(kasih komen ya sob, di tambah like and favorit.. saya suka.. saya suka...😘😘🀩🀩)

__ADS_1


__ADS_2