
Indra tak sabar ingin segera memberi tahu kepada Tania tentang kabar bahagia ini. Jika tidak ada kendala, operasi tersebut akan di lakukan besok pagi.
Ponsel Tania berdering, dan ternyata itu panggilan dari suaminya.
"Halo.. iya mas ada apa?", jawab Tania.
"Sayang, aku punya kabar gembira untuk kita. Ada wanita yang akan mendonorkan rahimnya, dan jika kamu menerima donor rahim tersebut maka kemungkinan kamu bisa hamil lagi lalu kita punya anak", Indra berkata dengan sangat antusias sampai tidak memberi Tania jeda waktu untuk bicara.
" Mas ini bukan bercanda kan? kamu serius? siapa wanita itu mas?", Tania tak kalah antusias.
"Nanti aja aku jelaskan di rumah, yang pasti sekarang kamu harus jaga stamina jaga kesehatan, istirahat yang cukup karena kalau tidak ada halangan besok pagi operasi itu di lakukan. Jadi mulai tengah malam nanti kamu puasa ya", Indra mengakhiri percakapan dengan istrinya.
Sore hari sesampainya Indra di rumah, Tania segera menanyakan tentang rencana operasi donor rahim esok hari. Keduanya cukup antusias menanggapi hal ini.
Indra bercerita juga tentang bagaimana dia mendapatkan biaya untuk donor rahim tersebut. Tania sedikit terkejut karena Aldo sudah mengeluarkan banyak uang demi operasi rahim untuknya.
__ADS_1
------------
Malam hari di rumah Aldo. Ternyata seisi rumah juga sedang membahas tentang operasi donor rahim yang esok akan di jalani oleh Tania.
"Semoga saja operasinya berjalan lancar dan kak Tania bisa memiliki keturunan kembali", Kirani menaruh harapan yang besar pada operasi esok hari.
"Iya semoga saja", Mami juga ikut menanggapi.
Sampai saat ini Aldo belum memberi tahu jika dirinya sudah mengeluarkan banyak uang untuk donor rahim tersebut.
Aldo takut jika hal tersebut menyinggung perasaan Kirani. Karena Kirani akan menganggap bahwa Aldo masih sangat memperdulikan Tania walaupun Tania sudah menikah dengan Dokter Indra.
--------
Malam telah berganti pagi. Dan pagi ini akan menjadi pagi yang cerah penuh harapan untuk Tania dan orang orang terdekatnya.
__ADS_1
" Mas, apakah hari ini Aldo juga ikut datang ke rumah sakit? Sebelum operasi di mulai aku ingin bertemu dengan Aldo untuk berterima kasih atas bantuannya", Tania berkata kepada suaminya.
" Aku kurang tahu, tapi andai saja hari ini dia tidak datang maka setelah sembuh dari operasi kita lah yang akan datang padanya untuk berterima kasih", jawab Indra.
Tania hanya mengangguk tapi hatinya menolak ucapan suaminya. Dia ingin menghubungi Aldo agar ikut datang juga ke Rumah Sakit hati.
Waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi, Tania sudah berada di perjalanan menuju Rumah Sakit.
Operasi rencananya akan di lakukan pukul 09.00 pagi. Saat di perjalanan dia berhasil mengirim pesan kepada Aldo tanpa sepengetahuan Indra.
Aldo yang juga sedang dalam perjalanan berangkat kerja segera memutar arah menuju Rumah Sakit setelah membaca pesan dari Tania.
Tania sudah berada di ruangan dimana dia akan menunggu jadwal operasi, sementara Indra tidak bisa menemaninya karena pagi ini dia sibuk untuk ikut mempersiapkan pelaksanaan operasi.
Tania sendiri di dalam ruangan. Pintu terketuk, Tania mempersilahkan masuk.
__ADS_1
Aldo berdiri di balik pintu yang terbuka. Tania terkejut namun segera menghampirinya.
"Kamu jahat .. jahat Aldo...", Tania menangis dan memukul dada Aldo dengan kedua kepal tangannya dan kemudian memeluk Aldo dengan erat. Aldo tidak berdaya untuk mengelak juga tidak mengerti mengapa Tania menangis.