Siapalah Diriku

Siapalah Diriku
Bulan madu yang tertunda


__ADS_3

Setengah jam setelah keberangkatan Indra, Tania mengirim sebuah pesan.


"Mas, sudah sampai mana?", pesan dari Tania.


"Ini sudah di depan bandara", Indra membalas pesan istrinya.


"Iya mas, hati hati ya", balas Tania lagi.


"Iya, kamu juga jaga diri baik baik agar bisa menjaga anak anak", balasan dari Indra.


"Iya mas", jawab Tania.


"Habis ini ponselku akan aku setting dengan mode pesawat, kalau sudah sampai nanti aku hubungi lagi", Indra mengakhiri percakapan di chat tersebut.


Selang beberapa waktu kemudian pesawat Indra sudah mendarat. Hanya perlu waktu tiga puluh menit untuk sampai ke kota tujuan, namun waktu tersebut menjadi sangat lama bagi Tania yang selalu menanti kabar dari suaminya. Dia mondar mandir gelisah tidak tenang memperhatikan gerakan jarum jam.


Sampai pada akhirnya kegelisahannya reda saat mendengar suara ponselnya berdering tanda ada pesan masuk,

__ADS_1


"Aku sudah sampai kota tujuan dengan selamat sayang".


Pesan tersebut sangat menggembirakan bagi Tania, dan dia segera membalas pesan tersebut.


"Iya sayang, syukurlah. Dari tadi aku menunggu kabar darimu ".


"Iya sayang, aku mulai kerja dulu ya.. nanti kalau istirahat aku hubungi lagi. Di sini lagi ada banyak pasien", balas Indra.


"Iya mas, hati hati.. ", pesan tersebut mengakhiri chating mereka siang itu.


-------


Bukan untuk liburan namun urusan kerja. Tapi Aldo tidak ingin menyianyiakan momen tersebut. Dia ingin mengajak istrinya pergi bersama. Mengingat dulu mereka belum sempat mengambil liburan bulan madu.


Apalagi mereka sekarang di sibukkan dengan merawat ketiga buah hatinya.Waktu untuk mereka berdua semakin berkurang. Dan kali ini Aldo sengaja ingin mengajak istrinya sejenak merasakan kebebasan.


Sebenarnya Kirani menolak karena dia tak tega meninggalkan Raihan, Raisha dan Rayna. Tapi, Mami mendukung keinginan Aldo sehingga meminta Kirani untuk menurut saja pada suaminya. Anak anak sudah di urus Mami dan Bi Ningsih, di tambah lagi Mama Kirani juga akan datang pada hari itu.

__ADS_1


Beliau sengaja datang untuk membantu mengurus baby R(Raihan , Raisha dan Rayna).


Tidak ada alasan bagi Kirani untuk menolak, dan akhirnya pergilah mereka berdua pada hari itu. Dimana hari itu juga bersamaan dengan keberangkatan Indra dinas kerja ke luar kota.


Aldo dan Kirani sudah sampai di negara tujuan, mereka segera mendatangi hotel yang telah di pesan sebelumnya.


Sesampainya di kamar hotel , Kirani lekas mengambil ponsel dan segera menelpon Mami untuk menanyakan keadaan anak anak. Dia masih tak tega meninggalkan baby R.


"Sudah sayang , kamu nggak usah khawatir. Baby R pasti nyaman bersama Mami" , Aldo berusaha menenangkan perasaan istrinya.


Kirani mencoba lebih tenang dari sebelumnya. Dan saat dia merasa lebih tenang tiba tiba Aldo memeluk tubuhnya dari belakang.


"Dua jam lagi aku bertemu dengan klien, jangan sia siakan kebersamaan kita selama berada di sini. Aku ingin menikmati kebersamaan kita berdua, memadu kasih , bercumbu merayu di setiap detik yang berjalan", Aldo berkata dengan suara yang pelan tepat di telinga Kirani sehingga membuat dia merasa geli.


Gairah keduanya mulai memanas walaupun terik matahari di luar juga semakin menghangatkan bumi. Mereka bagaikan sepasang pengantin baru yang haus akan kasih sayang.


Tidak ada kata terlambat, karena mereka menjadikan momen itu menjadi momen bulan madu yang tertunda.

__ADS_1


Satu hari satu malam di Singapore akan menjadi kenangan bulan madu terindah bagi mereka.


__ADS_2