Stop Loving You

Stop Loving You
Happiness Is Simple


__ADS_3

Semakin hari, Nara sudah tidak lagi melamun. Dia sudah ikhlas kalau dia hanya akan diberikan Sonya dalam hidupnya. Bahkan Ronald saja tidak pernah mempermasalahkan masalah itu. Ronald sudah memperingati Monica dan Christin untuk tidak membahas Nara yang tidak punya rahim saat ini.


Ini peringatan keras dari Ronald, karena Nara itu bukan wanita yang kuat. Dia memang tampak biasa saja tetapi sebenarnya dia adalah wanita yang lemah dan mudah sekali memikirkan apa yang dikatakan orang.


"Honey, kita ngapain makan malam di sini?" tanya Nara yang malam ini di bawa Ronald makan malam di dekat kolam renang. Ruangan yang sudah dia dekorasi dengan lampu yang cantik sekali malam ini, dan hanya ada satu meja dan kursi yang berhadapan.


Ada apa lagi ini? Nara hanya mengikuti di mana Ronald membawa tangannya. Dia tahu Ronald tidak akan pernah melepaskan tangannya.


Duarr!


Kembang api begitu cantik memperindah langit malam ini. Nara melihatnya dengan rasa bahagianya. Ini bukan malam tahun baru, sebenarnya apa yang Ronald inginkan. Tiba-tiba ada drone yang membawa sesuatu ke arah Nara. Nara mengambilnya dengan melirik Ronald. Apalagi sebenarnya yang diinginkan suaminya ini.


Honey!


To me, you are the most perfect woman I know. For me, you are the best woman in my life. Stay with me and Sonya. We love you very much. Thank you for living up to this point. Tonight I promise there will never be another woman in my life except you and Sonya. We will be happy forever.


I never asked you to be my wife properly in the past, but then and now my heart has remained the same and has never changed. Even though it's late, let's just say that I ask you to be my wife and Sonya's mother.


My true love is only you and I will never stop loving you even if everyone forces me to stop loving you.


Your Husband


Nara tersenyum mendengar apa yang Ronald torehkan dalam kertas putih ini. Sesuatu yang membuatnya terharu tetapi malam ini dia sedang tidak ingin menangis. Dia ingin bahagia. Nara pun menjangkau tangan Ronald dan mengelus pungguk tangan suaminya dengan lembut. Nara mendekatkan dirinya dan menciumi tangan Ronald dengan lembut.


"Terima kasih untuk mencintaiku sedalam ini, aku akan menjadi istri dan ibu yang terbaik untuk anak kita. Aku tidak akan membuat kamu khawatir lagi dengan keadaanku, sekarang kita bahagia ya honey, aku tahu kamu sudah terlalu lama menderita," ucap Nara mendekati Ronald dan memeluk suaminya yang sudah duduk di kursinya. Ronald membalas pelukan Nara dengan sangat erat.

__ADS_1


Aku sudah lama menderita tetapi aku tidak akan pernah lelah untuk mencintaimu.


Nara tidak menangis! Sekali lagi dia tidak ingin menangis meski sebenarnya dia ingin sekali mengeluarkan air matanya.


"Aku sangat mencintaimu, kamu harus ingat itu! Meski banyaknya wanita lain yang ada di sekitarku tetapi mata dan hatiku selalu untukmu," ucap Ronald menegaskan kembali perasaanya pada Nara.


Kenapa Ronald harus berulang-ulang mengucapkan cinta pada Nara. Karena setiap harinya cintanya selalu bertambah pada Nara. Setiap bangun pagi, bukan kekesalan yang dia dapatkan tetapi melihat istrinya yang semakin lama semakin cantik dan semakin juga memperhatikannya.


Terkadang di kantor jika senggang Ronald pasti akan melakukan panggilan video call. Tidak ingin waktunya berkurang dengan anak dan istrinya.


Nara tidak pernah melakukan itu karena dia tidak ingin mengganggu Ronald dan dikatakan istri yang pencemburu meski sebenarnya dia memang cemburu jika Ronald dekat dengan wanita lain.


"Kamu sudah siap sekarang menjadi istri Ronald Wijaya yang sesungguhnya?" tanya Ronald serius. Karena mereka akan melangsungkan resepsi pernikahan yang sudah tertunda sangat lama. Kali ini Ronald akan membuat pesta yang besar. Dia akan menggelontorkan uang yang banyak demi pestanya kali ini. Dia tidak sayang uangnya habis, dia ingin seluruh dunia tahu kalau saat ini. Ronald Wijaya sudah punya istri yang cantik jelita.


Semua orang memang sudah tahu tetapi tidak tahu yang mana orangnya. Nara bukan wanita terkenal, bukan model, bukan artis. Hanya wanita biasa. Sangat-sangat biasa untuk orang sekelas Ronald. Jelas saja pesta kali ini membuat Rosalinda kesal. Harusnya Ronald sadar, istrinya itu cacat, cuma bisa memberikannya satu anak. Kasihan sekali!


Nara tidak terlalu jelas melihat kalau kolam renang itu, dilihat dari atas sana, sudah membentuk cinta. Belum lagi taburan kelopak bunga mawar di sepanjang jalan menuju meja makan.


Cantik sekali! Sangat indah. Ini tidak sederhana ketika ada Dua drone dari atas bertuliskan.


My Wife Is Beautiful.


Gila! Ada-ada saja tingkah Ronald membuatnya tertawa. Berlebihan sekali, perlukah Ronald mengatakan seperti itu, Nara sudah tahu kalau dia cantik.


"Honey, aku senang sekarang melihat Christin bahagia dengan Rangga. Dia pantas bersama lelaki yang baik," ucap Nara saat di tangga, mereka sudah kembali lagi ke kamar mereka, Nara menggendong Sonya. Sedari mereka makan malam, Sonya bersama pengasuhnya.

__ADS_1


"Ya semoga saja, Axel masih meneror Christin, dia sudah tahu Christin sudah di Indonesia. Aku sudah peringatkan pada keluarga Axel untuk tidak lagi mengganggu Christin, awas saja kalau Axel masih mendekati Christin. Aku habisi dia," ucap Ronald dengan tegas. Sudah cukup kemarin Axel membuat Christin seperti itu. Tidak boleh ada lagi kesempatan Axel menyakiti adiknya.


Nara dan Ronald kembali ke kamarnya. Sebenarnya mereka sudah lama tidak bercinta, sudah lama sekali Ronald ingin menyalurkan hasratnya tetapi takut Nara masih sakit.


"Hun?" Ronald sudah berganti piyama saat ini sedang Nara menggunakan gaun tidur super tipis sekali.


Apa Nara sedang memberikan kode malam ini dengannya pikir Ronald.


"Kamu sexy sekali malam ini," ucap Ronald mendekat dan melingkar kan tangan pada pinggang Nara dan Nara melingkarkan tangannya pada leher Ronald.


"Aku merindukanmu, sudah lama kita tidak melakukannya," ucap Ronald berbisik di telinga Nara dan Nara terkekeh. Padahal sebenarnya dia juga sedang memancing Ronald untuk melakukan itu. Ronald lelaki dewasa jelas saja dia membutuhkan sentuhan lebih dalam untuk meluapkan hasratnya.


"Aku juga," jawab Nara mendekatkan bibirnya dan memiringkan sedikit kepalanya. Bibir itu saling bertaut dengan panasnya, saling membelit dan menarik hingga Nara merasakan nafas Ronald yang memburu. Jelas Ronald sangat kelaparan sekali semenjak Nara koma. Malam ini dia tidak akan memberikan ampun dan membuat Nara lemah tidak berdaya di ranjang.


Sampai Nara menyerahpun, Ronald tetap akan menyerang Nara. Itu hukuman untuk istrinya.


Ronald membuka pakaiannya dengan cepat dan juga membuka gaun tidur Nara dengan terburu-buru. Melemparkan gaun tidur itu sembarangan dan mendorong cepat Nara di ranjang.


"Malam ini aku tidak akan mengampunimu," ucap Ronald dengan seringainya. Ronald melancarkan aksinya melanjutkan permainan sampai Nara mendesah begitu hebatnya. Untung saja kamar mereka kedap suara. Desahan Nara bukan membuat Ronald berhenti malah membuat Ronald semakin semangat menyalurkan hasratnya.


"Enak ya?" tanya Ronald disela-sela permainannya.


"iyaaah!"


Tambah lagi kalau enak pikir Ronald tertawa nakal. Bahagia itu sederhana.

__ADS_1


To Be Continued ….


__ADS_2