Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 101


__ADS_3

Tanpa mereka sadari Dari kejauhan ada seseorang yang selalu memperhatikan mereka yang tepatnya menguntit shila sejak tadi,siapa lagi kalau bukan Dokter Adnan dan kini Adnan tau siapa yang dilihatnya direstoran tempo hari ternyata bukan Shila akan tetapi itu adalah saudara kembar Shela


"jadi yang pandai memasak itu adalah saudara kembar Dokter Shela dan dia terlihat lebih cantik " ucap Adnan tersenyum sendiri


"akh....saya harus mendapatkan keduanya mereka berdua sangat cantik dan punya keahlian masing-masing bila saya bisa mendapatkan keduanya oh bahagianya bila saya sedang sakit sang kakak akan mengobatiku dan sang adik akan memasakkanku makanan yang lezat " ucap Adnan pada dirinya sendiri berhayal


"anda butuh sesuatu dok?" tanya seorang perawat pria yang tiba-tiba ada disamping Adnan dan menepuk bahunya


walaupun tepukannya pelan namun mampu membuat Adnan terlojat kaget


"Bukan urusanmu,sana bekerja jangan kerjanya cuma keluyuran " ucap Adnan kesal pada Perawat itu


perawat itu pun pergi dari sana meninggalkan Adnan mendumel panjang pendek


saat mengalihkan pandangannya kearah dimana shila dan keluarganya berada namun mereka sudah tidak ada dan itu membuat Adnan semakin kesal karena rencananya ingin mendekati dan menyapa keluarga shila gagal total gara-gara perawat itu


"ini gara-gara perawat sialan itu saya jadi tidak bisa berkenalan dengan keluarga calon istri -istriku" ucap Adnan kesal


sedangkan Damar masih tidak ingin meninggalkan Fara sendirian dirumah sakit walaupun Jack sudah menyewa suster untuk merawatnya karena Damar Yakin Fara itu adalah anak dari sahabatnya Aldo


"Tuan anda harus istirahat,takut nyonya akan menagamuk dan tau tuan menjaga Nona Fara itu akan sangat tidak Baik bagi nona Fara karena nyonya Friska pasti akan berbuat sesuatu yang membahayakan nona Fara" jack mencoba memberikan pengertian kepada atasannya itu


"baiklah jack,tapi kamu pastikan suster itu benar-benar merawat Fara dengan baik" ucap Damar Akhirnya ingin pulang


"Baik tuan,tuan tidak usah khawatir "


ucap jack


"kalau begitu suruh sopir untuk menjemputku" ucap damar pasrah namun hatinya sangat ingin terus dekat dengan Fara


Damar masuk keruangan dimana Fara dirawat untuk berpamitan


"Fara,om pulang dulu ya kalau kamu butuh sesuatu minta pada suster Annisa karena om sudah memintanya untuk menjaga dan menemani mu " ucap Damar

__ADS_1


"om Fara bisa minta tolong lagi? "ucap Fara ragu-ragu


"mau minta tolong apa nak?" ucap Damar


"Almarhumah mama bilang sebelum beliau meninggal katanya kalau saya kekota dan ingin mencari kerja atau tempat tinggal saya bisa mimta tolong sama om Damar dan om Jack katanya mereka pasti bisa membantuku untuk bisa mendapatkan pekerjaan sambil mencari Ayah ku


Damar dan jack terdiam dan mencerna setelah ucapan Fara


"maksu kamu apa nak? siapa om damar dan om Jack itu ?" ucap Damar ingin memastikannya


" Kata Almarhumah mama,om Damar dan om jack itu teman mama dan mereka orangnya baik selalu menolong mama dan fara dulu waktu mama tinggal dikota ini" ucap Fara dengan polosnya


"nama mama kamu siapa sayang ?" tanya Damar


" nama mamaku Marni om dan kata mama papaku bernama papa Aldo trus Ayahku namanya wahyu itu yang dikatakan mama padaku" ucap Fara dengan mata berkaca-kaca saat mengenang saat -saat bahagia bersama sang mama


"trus apakah keluarga angakatmu memperlakukanmu tidak baik? "tanya Damar penasaran


"tidak om mereka semua baik namun saya merasa tidak enak hati untuk terus membebani kehidupan mereka " ucap Fara lalu menceritakan semua tentang apa yang dialaminya selama ini kepada Damar dan Jack


keluarga angkatnya sangat baik padanya namun Fara merasa tidak enak hati untuk terus membebani mereka karena usaha mamanya yang dibangun bertahun-tahun lamanya telah bangkrut karena sudah banyak yang juga membuka usaha yang sama jadi pelanggan mamanya sudah tidak ada lagi yang datang


Dan Akhirnya Fara memutuskan untuk menjual semua harta peninggalan mamanya yang sudah tidak seberapa lagi karena selama ini Fara sudah menjualnya sedikit demi sedikit untuk bisa membayar biaya perawatan mamanya selama dirumah sakit hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya


"maafkan papa nak selama ini papa dan om Jack Terus mencarimu juga mamamu namun kami tidak menemukanmu" ucap Damar memeluk Fara


"maksud om? om ini papa Aldo?" tanya Fara


"bukan nak saya papa Damar yang dulu sering kamu panggil papa mamar dan ini uncle Jack dan sering kamu panggil ankel bak "ucap Damar matanya kini berkaca-kaca begitupun dengan Jack


" benarkah om?" tanya Fara Antusias


"iya nak ini benar " ucap Damar

__ADS_1


"Alhamdulillah ya Allah terima kasih telah memudahkan jalanku menemukan orang -orang baik ini,mama yang tenang ya disana Fara sudah menemukan papa mamar dan ankel bak,semoga Ayah juga bisa kutemukan segera Agar saya bisa menyampaikan permintaan maaf mama juga tante Nadia" ucap Fara kini menangis sesenggukan karena merasa bahagia karena keinginan terakhir mamanya bisa segera terpenuhi


" om mama bilang mama minta maaf karena pergi tanpa berpamitan kepada kalian" ucap Fara


" iya nak,om sangat mengerti perasaan Marni saat itu" ucap Damar karena dia sudah tau bahwa mamanya pernah menemui marni dicafe tempat Marni bekerja informasi itu ia dapatkan saat mencari Marni dan temannya memberi tahukan tentang kedatangan mamanya


"Alhamdulillah, terima kasih om karena sudah mau memaafkan mama" ucap Fara lagi


"sama-sama nak,kalau boleh tau mamamu kapan mamamu meninggal " tanya Damar


"mama meninggal 4 bulan yang lalu tapi saya baru kesini karena menunggu rumah peninggalan mama disana laku terjual dan itulah yang digunakan untuk datang kekota ini dan lebihnya bisa kujadikan pegangan bila saya belum mendapatkan pekerjaan " ucap Fara panjang lebar


"oh iya om,eh papa mamar apakah papa kenal dengan papa Aldo?" ucap Fara tiba-tiba menanyakan tentang Aldo


" papa kenal nak, bahkan papa sangat mengenalnya " ucap Damar


"benarkah pa? trus papa Aldo dimana sekarang ?" ucap Fara lagi masih bertanya tentang Aldo


Lama Damar terdiam tidak langsung memberitahukan tentang Aldo ayah kandung Fara


Damar menghela nafas panjang berkali kali


sedangkan Fara terus menatapnya dengan rasa penuh penasaran


"sebenarnya papamu Aldo sudah lama meninggal dunia karena sebuah kecelakaan, saat itu kami baru pulang dari luar negeri untuk melakukan bkerja sama dengan rekan bisnis kami namun naas bagi hidup papamu saat hendak menemui mamamu yang sedang hamilkan kamu namun saat akan keluar dari jalan toll nobil yang ditumpangi Ayahmu mengalami kecelakaan


"maafkan papa nak waktu itu papa tidak bisa mendampingi papamu karena papa harus kembali kembali ke perusahaan kerana waktu itu papa ada rapat penting" ucap Damar


" Fara mengerti itu pa'fara tidak menyalakan siap lun karena semua ini adalah berjalan sesuai dengan takdir kita"ucap Fara lagi


"iya nak,kamu yang sabar ya ! kalau begitu papa pamitan pulang dulu ya nanti kami akan kembali lagi


kamu harus banyak istirahat biar lekas sembuh dan sehat kita cari papa ayah wahyu kamu"ucap Damar

__ADS_1


" Iya pa" jawab Fara


saat mereka asyik berbicara masuklah dua orang perawat dan mengatakan bahwa Fara bisa dipindahkan keruang rawat


__ADS_2