
dihari yang sama
sepulang dari rumah Nadia wahyu tidak pulang kerumah kostnya
wahyu berkeliling tak tentu arah akhirnya wahyu memutuskan untuk kemall
setelah menempuh waktu 2 jam lebih wahyu sampai diparkiran mall besar
wahyu memarkirkan motornya dan berjalan masuk kedalam mall
wahyu terus berjalan namun fikirannya masih terus saja kepada Nadia
"liburan kemana sih Nadia ! seandainya saya tau tempatnya dimana saya akan menyusul mereka kesana
awas saja kalau saya tau siapa laki-laki yang dekat dengannya "ucap wahyu dalam hati
Wahyu terus saja berjalan tak tentu akan kemana menyusuri mall besar itu tanpa merasakan lelah karena hatinya sedang gelisah
wahyu memutuskan untuk masuk kearea permainan disana banyak permainan tapi wahyu tidak minat untuk memainkan salah satunya wahyu hanya melihat lihat bsaja keseruan orang-orang yang sedang bermain dari yang Anak-anak kecil hingga orang dewasa banyak yang bermain disana
saat Wahyu asyik melihat-lihat tanpa sengaja wahyu ditabrak seorang gadis kecil yang cantik
jantung wahyu tiba-tiba berdetak kencang Wahyu memegang dadanya dia heran apa yang telah terjadi pada jantungnya
"mamaf ya om pala nda nenaja" ucap gadis cantik yang ternyata adalah fara anaknya marni
fara sedang diajak bermain oleh sari bersama suaminya
wahyu berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan gadis kecil didepannya
"tidak apa-apa sayang, seharusnya om yang minta maaf "jawab wahyu
wahyu mengerti bahasa fara karena wahyu memperhatikan ujung ucapan fara
wahyu manatap mata bening gadis kecil itu dan membuat jantungnya semakin berdetak kencang
"matacih ya om "ucap fara mengangguk
"iya sayang sama-sama "jawab wahyu tersenyum entah mengapa mood wahyu kembali membaik setelah bertemu dengan anak kecil cantik ini padahal mereka baru saja ketemu dengan tidak sengaja tapi wahyu merasa sangat dekat
"tapi orang tua kamu mana nak ?kok kamu sendirian ?!"ucap wahyu dan melihat berkeliling mencari keberadaan orang tua anak kecil didepannya
"bibu ada picana talo baba ladi tetolet tatana ladi tebelet" ucap fara menjelaskan namun wahyu sedikit bingung apa yang dikatakan anak ini
"ibu kamu dimana nak? ayo om antar "ucap wahyu lalu berdiri dari jongkoknya
lalu meraih tangan kecil fara lalu menggandengnya ketempat fara tunjuk fara menurut saja tidak seperti biasanya bila dengan orang asing pasti fara akan menolak tapi kali ini fara sangat menurut pada Wahyu
__ADS_1
sempainya mereka ditempat dimana sari berada fara langsung berteriak
"bibu Baba"sari dan suaminya yang mendengar suara fara langsung membalikkan badannya mata Sari sudah sembab karena menangis takut fara menghilang
begitu sari melihat fara sari langsung berlari menyongsong tubuh mungil anak asuh kesayangannya
sari memeluk tubuh fara dengan erat seakan-akan fara akan hilang lagi
"kamu dari mana sayang, bibu dan baba mencari-carimu "ucap sari
"padi pala dalan-dalan tyus atu ceceat bibu pala bibablab pama om ipu " jawab fara dan menunjuk kearah wahyu
"pak wahyu" Ucap suami sari
"iya pak Ahmad " jawab wahyu
"terimakasih banyak pak sudah mengantarkan putriku kembali kepada kami,tadi kami sangat khawatir istriku sampai menangis-nangis" ucap Ahmad senang
"oh jadi ini putrimu pak Ahmad ?" tanya wahyu
"iya pak wahyu ini istri dan anakku " jawab Ahmad memperkenalkan sari dan Fara
sari yang diperkenalkan hanya tersenyum kepada wahyu
"wah kebetulan sekali ya pak ahmad" ucap wahyu lagi
"iya pak,oh iya bapak kesini sendiri?"tanya Ahmad
Ahmad tertawa mendengar Wahyu menyebut nama Fara dengan pala
"hahaha nama putri saya ini pak wahyu adalah Fara tapi dia belum bisa menyebutkan namanya dengan benar " jawab Ahmad
degg degg degg
jantung wahyu kembali berdetak kencang mendengar Ahmad menyebut nama Fara dia kembali teringat anak Marni yang juga diberi nama Fara bayi kecil yang lucu yang sudah mencuri hatinya sejak pertama melihatnya begitupun sekarang Fara kecil ini telah mencuri hatinya sejak pertama melihatnya Gadis kecil yang cantik bermata bening
" oh benarkah "ucap wahyu mentralkan degup jantungnya karena terkejut
"iya pak " jawab Ahmad
Akhirnya mereka melanjutkan obrolannya disebuah kafe yang tidak jauh dari tempat bermain itu Fara pun begitu cepat dekat dengan Wahyu
wahyu sangat senang karena Fara dekat dengannya wahyu membayangkan bagaimana Fara sekarang apakah sudah sebesar fara yang sekarang duduk dipangkuannya?
" bagaimana kabarmu sekarang nak ayah rindu, dimana kamu dan ibumu tinggal ?! apakah kalian baik-baik saja? ucap wahyu dalam hatinya biar bagaimanapun Marni pernah menemaninya dan mengisi hari-harinya
membuatnya bahagia
__ADS_1
setelah lama mereka menghabiskan waktu bersama dan bercerita dikafe mall sari dan suaminya berpamitan kepada Wahyu karena Fara sudah terlihat kelelahan
"kami pamit pulang duluan ya pak wahyu soalnya putriku sudah sangat kelelahan"ucap Ahmad melihat Fara sudah beberapa kali menguap wahyu pun melihat itu
"iya pak Ahmad,saya juga akan melanjutkan untuk mencari hadiah untuk adikku "ucap wahyu tapi sebenarnya wahyu masih ingin bersama Fara
Fara mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan wahyu
wahyu menerima uluran tangan kecil fara
Fara lalu mencium punggung tangan wahyu dengan takzim mata wahyu berkaca-kaca membayangkan kalau fara putri tirinya yang melakukan hal seperti itu
satu tangan wahyu mengelus lembut kepala fara
"kami pamit ya pak wahyu " ucap Ahmad
"iya pak Ahmad, hati-hati dijalan "jawab wahyu
"dada om ampai dumpa ladi assamamualaitum" ucap fara melambaikan tangannya
"dada anak cantik sampai jumpa lagi, wa'alaikumsalam " jawab wahyu membalas lambaian tangan Fara
selepas kepergian Ahmad dan Sari wahyu juga keluar dari mall wahyu sudah tidak ingin lagi berjalan berkeliling didalam mall Itu
dan menuju parkiran
wahyu segera menyalakan mesin motornya dan keluar dari parkiran mall setelah membayar karcis parkirannya tadi
wahyu melajukan motornya menuju rumah kostnya
sedangkan diatas taxi online yang ditumpangi Sari dan suaminya fara sudah tertidur dengan pulas karena kelelahan bermain
" tumben ya mas Fara bisa cepat dekat dengan orang y baru dikenal seperti temanmu" ucap sari pada suaminya sari merasa heran melihat fara bisa cepat akrab dengan orang asing yang baru dikenalnya biasanya fara akan malu-malu ataupun takut pada orang yang baru dikenalnya
"iya dek nggak biasa-biasanya anak ini dekat dengan orang lain selain kita dan mamanya sama tetangga aja pilih-pilih mau dekat dengan siapa tapi syukurlah dek Fara sudah mulai mau berinteraksi dengan orang lain" jawab Ahmad juga heran dengan sikap fara pada wahyu
Ahmad memang tidak pernah mengenal dan tau tentang bmasa lalu wahyu dan marni karena Ahmad beda divisi dengan wahyu juga tidak terlalu akrab namun mereka saling kenal karena sering bertemu bila ada acara-acara kantor
mungkin ikatan batin antara wahyu dan fara tetap ada walaupun mereka sudah lama terpisah
biar bagaimanapun wahyu pernah sangat dekat dengan fara semenjak dalam Perut Marni walau fara belum mengenalnya
Fara juga sering hadir dalam mimpi wahyu
mungkin ini tanda bahwa fara akan kembali dekat dengan wahyu tapi entah dengan marni apakah kembali rujuk dengan wahyu atau tidak
entahlah Nasib mereka ada ditangan Author 🤭🤭
__ADS_1
jangan bosan ya dengan karyaku
maaf banyak typo dimana mana 😍😍🥰🥰