
maafkan ayah nak, maafkan ayah " ucap wahyu dengan suara paraunya karena menangis
"Ayah kemana saja selama ini kami terus mencari Ayah " ucap shila masih menangis
" beberapa tahun ayah kerja diluar kota namun saat ayah kecelakaan dan tangan ayah patah,ayah kena PHK.
Akhirnya ayah memilih pulang kekota ini
Ayah menyewa kontrakan dengan sisa uang tabungan ayah namun karena ayah tidak bekerja hingga tabungan ayah sedikit demi sedikit pun habis
ayah sudah mencoba untuk mencari kerja namun tidak ada yang ingin mempekerjakan orang cacat seperti ayah " ucap wahyu sendu
"Kenapa ayah tidak kembali kerumah nenek, mereka sangat merindukan dan mengkhawatirkan ayah"ucap shila
"Ayah malu nak untuk pulang kerumah nenekmu" ucap wahyu kini matanya kembali basah
"kemana istri dan anak ayah?" tanya Shila
"Ayah sudah lama bercerai dengannya, sebelum bundamu menikah dengan papimu ayah sudah lebih dulu bercerai dengan istri kedua ayah" ucap wahyu
"Kenapa yah, kenapa sampai cerai lagi? trus anak ayah telantarkan lagi seperti kami?"ucap shila terdengar kesal
"dia bukan anak kandung ayah nak,dia anak pria lain " ucap wahyu tertunduk
" hem...hem..permisi kami masih disini loh kak" ucap cika
wahyu dan shila menoleh baru tersadar bahwa disana bukan hanya mereka berdua tapi ada lagi dua mahkluk cantik yang lagi nongkrong disitu
shila menepuk jidatnya
"kak,bapak itu siapa?" tanya Della Heran karena kakaknya langsung memeluk lelaki itu
"yah kenalkan ini adikku,sikecil Della dan ini pasti ayah tau" ucap shila memperkenalkan Della pada wahyu
"Del,ini ayah Wahyu,ayah kandung kakak dan kak Shela juga kak Arka" ucap Shela lagi kali ini memperkenalkan Ayah wahyu pada Della
cika menutup mulutnya dengan tangan tidak menyangka bahwa tetangganya ini yang hidupnya sebatang kara adalah ayah dari seorang dokter dan dokter itu kakak dari sahabatnya
"kenapa om wahyu tidak tinggal dengan anak-anak om yang ternyata orang-orang berada ?" tanya Cika penasaran
"om membuat banyak kesalahan pada mereka Cika,om pernah menelantarkan mereka membuat ibu mereka berjuang sendiri untuk menafkahi nya sedangkan saya..........huhuhuuuuu" ucap wahyu tiba-tiba menangis keras Shila langsung memeluk ayahnya untuk memberikan ketenangan
sedangkan cika merasa sangat bersalah
"sudahlah yah,semua sudah berlalu kita lupakan saja semua,bunda sudah bahagia dan kamipun ikut bahagia sekarang giliran ayah yang juga harus bahagia" ucap Shela menenangkan Ayahnya
Della mendekati sang kakak dan memegang pundak kakaknya lalu melangkah kesamping tempat tidur wahyu
" Ayah wahyu, harus segera sembuh ya" ucap Della mengusap lengan wahyu
__ADS_1
"iya nak Della,kamu sangat cantik seperti almarhum mamimu" ucap wahyu Della tersenyum mendengar ucapan wahyu banyak yang mengatakan bahwa wajah Della sangat mirip dengan sang mami
" iya yah, terimakasih atas pujiannya " ucap Della malu-malu
"iya nak sama-sama " ucap wahyu mengelus lembut kepala Della
"oh iya kak,kakak belum memberikan kabar pada kakek, nenek juga yang lainnya kalau Ayah wahyu sudah kita temukan " ucap Della mengingatkan shila
"oh iya, Untung kamu ingatkan dek" ucap shila lalu mengambil ponselnya didalam sakunya
shila terlebih dahulu menelepon neneknya tentang kabar gembira Ini
"Assalamualaikum " ucap shila saat telpon neneknya diangkat
" wa'alaikumsalam sayang,apa kabar nak " jawab nenek Rahma
"nek, hiks hiks hiks hiks " ucap Shila tak bisa berkata apa-apa pada sang nenek
Wahyu yang melihat anaknya menangis dia pun ikut menangis
"kamu kenapa sayang?" ucap Bu Rahma khawatir
"nek,ayah sudah ketemu nek" ucap Shila mencoba menahan tangisnya
"apa nak? kamu bilang apa?" ucap Bu Rahma merasa salah dengar
"Ayah wahyu sudah shila temukan sekarang ayah dirawat dirumah sakit tapi nenek jangan khawatir Ayah baik-baik saja " ucap shila menjelaskan Takut neneknya berfikiran macam-macam dan darah tingginya kambuh
wahyu dapat mendengar semua karena shila sengaja menyalakan loudspeaker ponselnya
wahyu terharu ternyata keluarganya Sangat antusias mendengar dia ditemukan padahal selama ini wahyu berfikir keluarganya tidak menginginkannya lagi sehingga dia selalu bersembunyi dari keluarganya sendiri
setelah panggilan diponsel shila dimatikan kini shila menelponnya adik-adiknya
"Halo Assalamualaikum " ucap shila saat Arka mengangkat telponnya
"Wa'alaikumsalam kak,kakak kenapa?" ucap Arka khawatir karena tidak biasa-biasanya kakaknya ini menelpon jam pulang kerja
"dek kamu masih dikantor ?" ucap shila
wahyu yang mendengar suara anak bungsunya air matanya kembali menetes betapa dekatnya dia dan anaknya itu namun karena ulahnya sendiri Arka jadi membencinya
"iya kak dede' masih dikantor sama kak Ardhit,memangnya kenapa kak? "tanya Arka sedangkan Ardhit yang ada disamping adiknya hanya diam saja
"dek apa kalian bisa datang kerumah sakit tempat kakak kerja?" ucap shila lagi
" untuk apa kak? siapa yang sakit ?" tanya Arka sangat penasaran
"tidak ada yang sakit dek ! kakak cuma ingin menunjukkan sesuatu sama kamu,kalau kamu sudah sampai kamu langsung keruang perawatan kenanga no 306 ,kakak tunggu ya" ucap shila lalu mengakhiri panggilannya
__ADS_1
Shila juga menghubungi Shela namun tidak dianggat, beberapa kali shila menelpon akhirnya shela menelpon balik
"Assalamualaikum kak,ada apa?" ucap Shela setelah sang kakak mengangkat telponnya
"wa'alaikumsalam dek ,kamu masih direstoran ?" tanya shila pada adiknya
"iya kak,tapi udah mau pulang sih" ucap Shela
" dek bisa Ndak kamu susul kakak kerumah sakit ?" ucap Shila
"bisa kak, memangnya kamu kenapa kak?" jawab Shela khawatir
"saya tidak apa-apa ! kamu langsung kesini aja ya nggak pakai lama!" ucap Shila
" okey sista" jawab shila
beberapa menit menunggu wahyu merasa waktu berjalan lambat
shila dan Della juga gelisah menunggu keluarganya datang , sedangkan Cika sudah pamit pulang takut nanti kemalaman dijalan
Della juga sudah menelepon papi dan bundanya untuk segera menyusulnya kerumah sakit,Nadia sempat panik khawatir terjadi sesuatu pada salah satu anaknya
Namun shila segera menenangkan bundanya dan menyetujui untuk datang kerumah sakit
tring tring
" Assalamualaikum kakak sekarang dimana ? tanya Arka dan Ardhit yang ternyata mereka sampai duluan dirumah sakit
"Halo waalaikumsalam,kamu langsung ke ruang kenanga kamar 306" jawab shila
"okey kak" jawab Arka
tak berapa lama datang Shela juga tiba diparkiran Rumah Sakit
"dek" panggil Shela saat melihat kedua adiknya berkalan ingin memasuki rumah sakit
Arka dan Ardhit yang merasa dipanggil bersamaan menoleh kebelakang dan mereka tersenyum saat melihat kakaknya berlari kecil untuk bisa segera menyusul mereka berdua
"Assalamualaikum kak" ucap Arka dan Ardhit bersamaan
"Wa'alaikumsalam dek" jawab shela menyambut uluran tangan kedua adiknya yang terbiasa dimana dan kapan pun saat bertemu kakaknya mereka pasti akan mencium punggung tangan sang Kakak
kini Shela berjalan masuk kedalam rumah sakit dan diapit oleh dua orang pria muda yang berwajah tampan Shela juga tak kalah cantik
banyak mata yang memandang mereka namun ketiga orang itu tidaklah peduli
"Ada apa sih sebenarnya kak? sampai -sampai kak shila memanggil kita semua kerumah sakit" ucap Arka penasaran dan diangguki oleh Ardhit sang kakak
"saya jug nggak tau dek" jawab Shela
__ADS_1
"yuk kak kita keruangan yang dimaksudkan oleh kak shila" ucap Arka dna menyebutkan nomor kamar yang disebutkan shila