
oh ini Adik kembar saya umi namanya shela dan mereka ini adalah Adik-adikku" ucap Shila sambil memperkenalkan adik-adiknya yang lain
Umy Salamah dan Abi Mansyur sangat senang melihat mereka
setelah lama bercengkrama dan makan siang bersama akhirnya Abi Mansyur dan keluarganya berpamitan untuk pulang
shila dan keluarganya mengantar mereka sampai depan rumah, Rifqi sesekali menatap Shela dan shela pun melakukan hal yang sama
begitu pun dengan Fariz dan Shila sering curi-curi pandang dan saling melempar senyum
🌷🌷🌷
ke ke esokan Harinya Nadia dan Arman datang kerumah pak sardi dan BU Rahma untuk menemui wahyu, mereka ingin membicarakan tentang lamaran Fariz untuk Shila
"Assalamualaikum" ucap Nadia dan Arman mengucapkan salam saat sampai didepan
" waalaikumsalam " ucap Wulan dari dalam
" mbak Nadia,mas Arman ! mari masuk" ucap wulan membuka pintu lebar -lebar dan mempersilahkan kedua tamunya masuk kedalam rumah
"ayo mbak silahkan duduk,saya akan memanggilkan ibu dan ayah juga bang wahyu pasti mereka akan senang melihat kalian " ucap wulan dan berlalu kedalam hendak memanggil semuanya
Nadia dan Arman menunggu diruang tamu
"Mas Apakah mereka tidak akan marah karena kita telah menerima lamarannya dan tidak memberitahukan mereka " ucap Nadia cemas
"insyaAllah, tidak sayang karena Shila sendiri yang memutuskan untuk menerima lamaran mereka " ujar Arman menenangkan istrinya
tak berselang beberapa lama pak sardi, BU Rahma dan Wahyu keluar menemui mereka diruang tamu
"maaf sudah menunggu lama,kami tadi sedang membuat kolam ikan" ucap pak sardi merasa tidak enak hati kepada mantan menantunya itu dan suaminya
"tidak apa-apa pak,bang Wahyu sekarang terlihat lebih segar" ucap Arman
" iya mas Arman, Alhamdulillah semenjak kembali kemari tubuhku kembali pulih kembali walaupun satu tanganku ini sudah tidak berfungsi lagi " ucap wahyu dengan tersenyum
__ADS_1
saat mereka sedang Asyik mengobrol Wulan datang membawa nampan berisi teh dan cemilan untuk melengkapi obrolan mereka
"silahkan mbak Nadia,mas Arman.
diminum dulu tehnya mumpung masih hangat " ucap Wulan mempersilakan mereka
"Ayo nak diminum dulu " ujar Bu Rahma menimpali ucapan putrinya
"iya buk, Wulan terima kasih " ucap Nadia lalu mengangkat cangkir tehnya dan menyesapnya perlahan
Arman pun melakukan hal yang sama
"wahyu ini sedang ingin memulai membuat usaha penjualan bibit ikan lele nak Arman,bapak sangat senang selama wahyu kembali tinggal bersama kami lagi bapak rasanya punya teman kemana-mana, apa lagi saat bapak pulang ke kampung untuk melihat hasil panen kebun kita disana" ucap pak sardi dan Wahyu sudah tahu semua tentang perkebunan milik pak sardi dan juga milik orang tua nadia yang dikelola oleh pak Sardi dan Nadia sudah membagi rata hasil panennya untuk ke enam anak-anaknya setiap tahunnya
setelah lama berbasa- basi dan membahas banyak hal, akhirnya Nadia memulai membahas tentang Shila yang telah dilamar oleh seorang pria
dan Shila sudah memerima lamaran itu
"maafkan kami pak,buk,bang Wahyu karena kami tidak memberitahukan tentang mereka datang melamar karena kami pun dikejutkan dengan keinginan mereka untuk melamar Shila dan mereka ingin tahu kapan shila dan Fariz dapat melaksanakan pernikahan ?" ucap Nadia kepada semuanya Nadia juga sudah menjelaskan keluarga mana yang telah datang melamar putri sulungnya itu dan semua merasa senang karena putri sulung di keluarga mereka akan segera menikah
" iya Nadia,mas Arman ini kabar yang sangat menggembirakan karena putri sulung kita akan segera menikah dan kalian masih menghargaiku karena ingin melibatkanku dalam pernikahan Putriku, putri yang pernah ku telantarkan "ucap wahyu menangis mengingat bagaimana buruknya dirinya memperlakukan anak-anaknya
"itu semua sudah masa lalu bang jangan di inga- ingat lagi,dan menikah kan anak perempuan abang adalah kewajiban abang
BU Rahma dan Wulan ikut meneteskan air mata haru karena betapa berhati besarnya mantan istri abangnya ini
" iya Nad,mas arman.sekali lagi terimakasih banyak " ucap wahyu
setelah lama berbincang tentang pernikahan Shila akhirnya mereka memutuskan untuk menentukan waktu yang baik menggelar pernikahan Shila
"bagaimana kalau akad nikahnya kita laksanakan sebulan lagi karena kita juga membutuhkan waktu untuk semua persiapan " ucap wahyu dan diangguki oleh semua
"kalau begitu lebih baik mas Arman segera memberi kabar ini kepada Abi Mansyur dan keluarganya " ucap Nadia kepada suaminya
Arman pun mengambil ponselnya dari dalam saku celananya dan segera menghubungi Abi Mansyur calon Besannya itu
__ADS_1
"Assalamualaikum,abi Mansyur " ucap Arman memulai pembicaraan saat panggilan teleponnya terhubung
"Waalaikumsalam,pak Arman " jawab Abi Mansyur diseberang sana
setelah beberapa saat berbasa-basi saling menanyakan kabar masing-masing akhirnya Arman menyampaikan bahwa mereka sekeluarga menyetujui bahwa pernikahan Shila dan Fariz akan digelar sebulan lagi dan Abi Mansyur pun menyetujuinya setelah berembuk dengan keluarga intinya yang kebetulan sedang berkumpul dikediaman Abi Mansyur untuk membahas keinginan Rifqi untuk segera juga melamar Shela untuknya
"sebenarnya kami pun ingin menyampaikan sesuatu hal kepada Mbak Nadia dan keluarga bahwa kami berniat untuk melamar putri kedua BU Nadia untuk putra kami Rifqi " ucap Abi Mansyur hati-hati
"jika Bu Nadia dan keluarga berkenan maka kami akan Datang kembali kediaman Bu Nadia dan Pak Arman untuk menyampaikan secara langsung niat baik kami" ucap Abi Mansyur lagi
Nadia dan keluarga syok dengan apa yang disampaikan oleh keluarga Abi Mansyur, mereka terdiam beberapa saat meminta pendapat melalui pandangan mata hingga akhirnya Pak Sardi menganggukkan kepala tanda setuju maka Arman langsung menjawab
"Baiklah Abi Mansyur,kami sekeluarga dengan senang hati dan tangan terbuka meyambut niat baik kalian dan keluarga " ucap Arman mewakili semua
wahyu hanya mengangguk dan tersenyum merasa sangat bahagia kedua putrinya telah ada yang meminang
"Alhamdulillah "ucap Abi Mansyur dan keluarganya secara bersamaan karena niat baiknya disambut dengan sika cita
"Baiklah kalau begitu kami akan datang tiga hari lagi untuk melaksanakan niat baik kami dan menayangkan langsung ke pada Nak Shela apakah bersedia menerima lamaran kami " ujar Abi Mansyur dengan suara penuh semangat
setelah pembahasan selesai tentang Shila dan Shela Nadia dan Arman segera pamit untuk pulang dan mereka sepakat tiga hari yang akan datang mereka akan berkumpul dikediaman Nadia untuk menyambut keluarga Abi Mansyur untuk yang kedua kalinya
setelah Nadia dan Arman telah pulang wahyu dan keluarganya masih membahas masalah anak-anak mereka yang sebentar lagi akan mengakhiri masa lajangnya
"saya sangat bersyukur karena setelah saya kembali tinggal bersama kalian kedua putriku ada yang meminang nya " ucap wahyu memecahkan keheningan
"iya bang saya juga tidak menyangka dalam waktu singkat Shela dan Shila akan segera mengakhiri masa lajangnya " ujar Wulan menimpali ucapan sang kakak
"iya Alhamdulillah,ibu sangat senang mendengar ini semua,dan saya masih tidak menyangka akan secepat itu cucu pertama dan keduaku akan segera menikah dan saya berdoa semoga umur dan kesehatan selalu dipanjangkan dan diberikan kesehatan untuk melihat semua keturunanku memiliki keluarga yang bahagia,sakina,. mawadah warahmah"ucap Bu Rahma dengan berlinang air mata bahagia
"Aamiin "ucap semua mengaminkan ucapan Bu Rahma
tiga hari telah berlalu
hari ini hari dimana Rifqi akan datang kerumah Shela untuk melamarnya dan Rifqi terus berdoa agar Shela ingin menerima pinangannya
__ADS_1
"Ua Allah berikanlah kelancaranmu untuk hamba mu ini mencari ridhomu" ucap Rifqi Dengan jantung berdebar