
mereka membalas salammu kak! katanya waalaikumsalam mami" ujar Fara
Shela menepuk jidatnya dan terkekeh
tingkahnya shela itu ditelan mentah-mentah oleh mereka berempat
Fara hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua anaknya
Farzan dan Raaina memberontak dalam gendongan pengasuhnya dan ingin turun dari gendongan babysitter nya
keduanya merangkak mendekati Gaffi dan Ayesha
"Ata" ucap kedua bayi yang baru merangkak itu
"ah anakku,kamu masih kecil sayang jangan paksakan untuk bicara " ucap Shela
"hahahaha.... biarkan saja kak, lihat anakku malah mereka sudah berjalan" ujar Fara terkekeh
"ma am" ucap Farzan
"kamu mau makan sayang?" tanya Fara karena ingin memastikannya
"mmmm acan au am" ucap Farzan lagi
"apa mami nggak ngasih kamu sarapan sayang ? "tanya Fara menggoda ponakannya itu karena Fara tau benar mereka Sudah sarapan pagi dan minum susu
"mmmmm,ami nchsjakahusjejsnsnssjshshs" ucap Farzan dengan muka kesalnya
"paby no domon bitu banti beboca" ucap Ayesha memperingatkan adiknya
"lihatlah kak putramu ngomel-ngomel " ucap Fara
"memangnya dia ngomong apa?" tanya Shela penasaran apa yang dikatakan putranya itu
Fara hanya mengedikkan Bahunya karena dia juga bingung Farzan ngomong apa
"tuh tanya pawangnya pasti kakak ngerti mereka ngomong apa, hahahaha " ujar Fara tertawa
terbahak bahak
__ADS_1
"mama no wawa elas banti papa balah" ucap Gaffi memperingatkan ibunya
"ya ampun kak,putraku memarahiku karena tertawa besar " ujar Fara lalu menepuk jidatnya
"emangnya dia ngomong apa Ra?" tanya Shela penasaran
"katanya mama no tidak boleh tertawa besar nanti papa marah hah" ujar Fara menirukan gaya putranya saat memarahinya
"prufff....rasain kamu Fara hihihi" ucap Shela tertawa kecil
"Assalamualaikum" ucap shila yang menggendong putranya dan dibelakangnya dua orang baby sitter salah satunya menggendong putrinya
"ima ima " ucap Gaffi dan Ayesha berlari menyongsong shila yang masih berdiri didepan pintu
"hai sayangnya mimma" ujar Shila berjalan masuk kedalam rumah dan duduk di sofa sambil memangku Dareen
"paby alen,paby nana yut bain-bain" ucap Ayesha, khairana dan Dareen seakan tau ajakan kakaknya itu langsung saja meronta-ronta meminta untuk turun dari gendongan babysitter nya dan ibunya, setelah diturunkan kedua bayi lucu itu merangkak mendekati Gaffi dan Ayesha serta Farzan dan Raaina yang sedang asyik bermain
"ni putput ni"ucap Raaina pada Khairana menepuk karpet disebelahnya dan menyodorkan boneka Barbie yang dipegangnya
"aci nina " ucap ana lalu duduk disamping adiknya itu
"ama-ama ata' " ucap Raaina dan kembali asyik dengan mainannya begitu pun yang lainnya
mbak tolong bantu mama Fara ya untuk mengurus anak-anak "ujar Shela berpamitan di ikuti oleh Shila
"Awas ya kamu hanya taunya main Hp saja hingga anak-anak kau abaikan,jika itu terjadi lagi kamu akan saya pecat dan satu laigi kamu jangan suka menfinah orang lain untuk menutupi kesalahanmu dan saya tau semua tidak ada yang memberi tau kepada saya ,saya bisa melihat semua dan memantaunya dari ponselku atau laptopku" ucap shela pada salah satu babysitter nya yang memang sering buat ulah,shela berulang kali mendapat laporan dari baby sitter lainnya namun shela tidak punya bukti jadi shela sengaja meminta Ardhit dan Kakak iparnya Fariz memasang Cctv dirumah mereka begitu pun dirumahnya Shela meminta pada suaminya untuk memasang CCTV,Babysitter itu hanya menunduk saja.
sore hari menjelang kini mereka semua berkumpul dirumah Fara,Rumah Fara akan selalu menjadi tempat mereka berkumpul karena selama Shila dan shela melahirkan dan kembali kerumah mereka masing-masing setelah beberapa bulan mereka tinggal bersama dirumah nadia ,anak-anak mereka akan mereka titipkan kepada Fara selama mereka berdua kembali bekerja, bukannya Fara mereka jadikan pengasuh untuk anak-anaknya mereka hanya saja akan merasa aman jika anak-anak mereka berada dirumah Fara dan dalam pengawasannya ketimbang hanya tinggal bersama pengasuh dan Art saja dirumah, anak-anak mereka akan tetap diasuh oleh para pengasuh mereka masing-masing dan Fara hanya mengawasi cara kerja pengasuhnya
"kita sholat jamaah dulu yuk sayang,ayo ikut mama ambil wudhu " ujar Fara pada kedua anaknya
"oteh mama" ujar keduanya
"paby talian picini bulu ya ata bau colak ulu pama mama" ujar Gaffi dan diangguki oleh Ayesha
"oteh ata" Jawab semua bayi
Shila dan Shela jadi gemas sendiri dengan anak-anaknya
__ADS_1
lalu mereka berdua menciumi ke empat bayi itu bergantian dan mereka tergelak
"kalian sama mbaknya dulu ya mami sama mimma mau sholat, okey babys" ujar shela pada ke empat anaknya
"oteh" jawab mereka bersamaan
"mbak kita gantian ya Sholatnya " ujar Shila pada ke empat bayinya
"iya bu" ucap mereka berempat
"ayo kak, nanti kita ketinggalan " ujar shela mengajak kakaknya
"ayok " jawab shila dan mereka pun bergegas menuju musholla yang berbeda di sisi kanan taman belakang rumah Fara
selesai sholat Maghrib berjamaah mereka Makan malam bersama
"Bunda,papi, kakak setelah ini saya ingin mengatakan sesuatu " ucap Arka saat mereka makan
"iya nak" ucap Nadia dan yang lain ikut mengangguk tanda setuju
setelah mereka makan malam bersama seperti yang diminta oleh Arka mereka semua berkumpul di ruang keluarga
"mau bicarakan apa nak?" tanya Arman pada Arka
"Bunda, papi, Arka ingin melamar seorang gadis tapi dia yatim piatu " ucap Arka Ragu-ragu takut keluarganya tidak menerima calonnya
"benarkah dek, apakah dia gadis yang pernah kamu katakan pada kakak? " ujar shela bersemangat dan diangguki oleh Arka dengan senyuman manisnya
"kamu kenal shel?" tanya Nadia kepada putrinya
"kenal bunda bahkan kami sedang melakukan kerja sama namanya Davira Nazwa Cherunnisa"ucap shela dengan senyumannya
"benarkah kak?" tanya Arka terkejut karena dia tidak tau bahwa kakaknya sedang bekerja sama dengan gadis yang telah mengisi hatinya selama ini
"apakah dia juga punya cafe atau restoran ?" tanya Arman
"dia punya cafe di beberapa tempat pi,dia itu gadis yang tangguh dulu vira dan adiknya tinggal di panti asuhan saat mereka masih kecil keluarganya tidak ada yang ingin mengasuhnya saat kedua orang tuanya meninggal dunia karena sebuah kecelakaan dan keluarganya membagi-bagikan harta peninggalan kedua orang tuanya sedangkan dia dan adiknya tidak mendapatkan apa-apa bahkan mereka dikirim kesebuah panti asuhan dan dia membawa adiknya keluar dari panti asuhan tempatnya dibesarkan selama ini karena ibu yang mengasuhnya dan Adiknya meninggal dunia dan pengurus yang baru selalu saja semena-mena padanya dan juga adiknya serta beberapa anak panti yang lain
nah dari sinilah vira memulai usahanya dia membuat makanan dan menjualnya untuk menu makan siang untuk teman-teman dikantor tempatnya bekerja sebagai seorang cleaning servis hingga akhirnya dia dipercaya untuk makan siang para karyawan dikantor itu dan itu membuatnya berhenti bekerja sebagai cleaning servis dan fokus dengan catering keperusahaan tempatnya dulu bekerja
__ADS_1
saya mengenal dia dari seorang teman yang merekomendasikan masakannya untuk masuk kemenu restoran dan ternyata makanannya banyak peminatnya " ujar shela menceritakan tentang kisah hidup Davira gadis yang dicintai adiknya
"Bagaimana kakak banyak tau tentang vira sedangkan vira enggan bercerita kepada ku dia hanya mengatakan bahwa dia dulu dibesarkan dipanti karena tidak ada yang mengasuhnya dan juga adiknya " ujar Arka