Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 38


__ADS_3

degg degg degg


wajah marni menjadi pucat pasi mendengar pertanyaan wahyu


Marni terdiam mencari alasan yang tepat dan masuk akal


"jawab Marni Kenapa kau diam saja dan Kenapa muka kamu menjadi pucat pasti seperti itu"ucap wahyu lagi karena marni masih diam


"ayo jawab kenapa kamu diam saja,atau jangan-jangan semua yang dikatakan nadia benar?"ujar wahyu emosi


"itu tidak benar bang,Nadia hanya memfitnah saya karena dia ingin kamu marah dan meninggalkanku dan calon anak kita bang


mana mungkin saya melakukan hal seperti itu "ucap marni dengan berderai air mata agar Wahyu tidak lagi mengintimidasi nya karena Marni tau kelemahan wahyu yang tidak tahan dan mudah luluh saat Marni menangis


Wahyu hanya bisa Menghela nafas panjang mendengar menangis


Marni tersenyum tipis melihat Wahyu tidak berkutik karena melihatnya menangis


wahyu berjalan masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri karena tubuhnya terasa gerah dan lelah dengan semua yang terjadi hari ini


ada rasa benci,dendam,dan rasa takut kehilangan Nadia dan ketiga anaknya


namun rasa dendamnya mengalahkan semua


wahyu merasa Nadia menginjak injak harga dirinya didepan atasan, teman2 juga tetangganya


sedangkan Marni sibuk dengan handphonenya mencoba terus menghubungi Aldo


Marni berharap Aldo ingin menolongnya


berapa kali marni menelpon Aldo mamun aldo tidak mengangkatnya


Marni terus menghubungi Aldo sampai akhirnya aldo mengangkat telepon dari Marni


"Halo sayang,kamu sudah rindu ya sampai menelponku berkali-kali "ucap Aldo saat mengangkat telepon marni


"ini bukan masalah rindu do kamu harus menolongku"jawab marni dengan suara pelan karena takut Wahyu akan mendengarnya


"trus masalah apa dong sayang,apa suamimu sudah tau apa yang sering kita lakukan?kalau dia sudah tau berarti itu kabar yang sangat menyenangkan karena sebentar lagi kamu dan anak kita akan saya miliki seutuhnya "jawab aldo yg membuat Marni kesal


"saya butuh uang"jawab Marni


"uang??apa Wahyu tidak mau Lagi memberikanmu uang??"tanya Aldo


Marni terdiam mencari alasan apa agar aldo mau menuruti semua keinginannya


"emmm....itu do..." belum sempat Mirna mengatakan alasannya tiba-tiba ada yang datang dan berucap salam

__ADS_1


"assalamualaikum,mbak Mirna " ucap orang itu


Marni berdiri dari duduknya dan berjalan keluar ingin melihat siapa yang datang untuk bertamu


degg degg degg


jantung marni berdetak kencang karena terkejut melihat tamunya yang datang ternyata dari tim dekorasi yang disewanya untuk menghias rumahnya


"sudah dulu ya do saya lagi ada tamu,nanti saya telpon Lagi "ucap marni pada aldo


"iya sayang,babay cintaku "Jawa aldo lebay tapi Marni suka cara aldo memperlakukannya tidak seperti Wahyu yang cenderung kaku dan tak tau berlaku romantis


"eh mbak Puspita mbak fitri


,mari masuk mbak"ucap marni ramah


"iya mbak marni terimakasih "ucap puspita tak kalah ramah


puspita dan fitri masuk kedalam rumah dan dipersilahkan duduk oleh marni


"begini mbak marni,kami kesini ingin mengambil peralatan dekorasi kami dan juga menagih sewa dekorasi kami mbak"ucap puspita lembut


degg degg degg


"kemana saya harus mencari uang untuk membayar semua tagihan ini


"oh silahkan mbak kalau dekorasinya sudah mau dilepas "ucap marni tenang namun jantungnya berdegup kencang bukan karena jatuh cinta akan tetapi bingung dan gugup tidak tau harus berbuat seperti apa karena sama sekali tidak memiliki uang untuk membayar tagihannya ini


"oh baiklah mbak"ujar puspita dan keluar rumah untuk memanggil teman laki-lakinya untuk membongkar semua dekorasi yang mereka pasang dengan susah payah dan begadang untuk memasangnya karena Marni ingin dekorasi itu dipasang dimalam hari agar pagi harinya tidak bekerja dengan buru-buru dan hasilnya Bagus


"kami bongkar ya mbak dekorasinya"ucap puspita


"i-iya silakan "jawab Marni


mereka membongkar dekorasi yang mereka telah pasang


setelah selesai puspita dan fitri kembali duduk ditempatnya yang tadi mereka duduki saat pertama datang


sedangkan temannya yang laki-laki tadi yang mereka panggil menunggu dimobil


"sudah kami bongkar semua ya mbak "ucap puspita


"jadi bagaimana pembayaran sewanya mbak marni,kalau bisa kami ambil sekarang soalnya masih ada tiga tempat yang harus kami datangi "ucap Fitri yang sedari tadi hanya diam tapi saat melihat marni sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda akan segera memberikan pembayaran sewanya akhirnya Fitri angkat suara


"engmmm...., begini mbak Puspita mbak fitri untuk saat ini saya belum punya uang soalnya tadi acaranya kacau kalau bisa saya minta waktu barang sekitar seminggu "ucap marni


"apa mbak???!!"ucap puspita dan fitri bersamaan

__ADS_1


"jangan seperti ini mbak, tolong kasihani kami kalau mbak tidak membayar berarti gaji kami yang akan dipotong sedankan kami punya tanggung jawab dan harus memberi makan keluarga kami "ucap puspita menghiba berharap marni luluh


"kenapa mbak berani menyewa jasa kami kalau mbak tidak punya uang?"ucap Fitri ketus


fitri dan puspita sangat berbeda karakter


Puspita yg lemah lembut sedangkan fitri yang sedikit bar-bar dan keras kepala


"tidak usah berteriak mbak,sayakan sudah bilang kalu acara saya tadi itu kacau tidak ada tamu yg memberiku amplop mereka hanya datang untuk numpang makan"ucap Marni juga ketus


"alah ini akal-akalan mbak saja,bukan kali ini saja kami menemui orang seperti mbak


kami sudah sering mendapati orang yang berlagak seperti orang mampu ternyata hanya mampu menipu" ucap Fitri pedas dengan suara tinggi


puspita hanya diam memperhatikan mereka berdua, puspita akan diam bila Fitri sudah berbicara


"ada apa lagi sih marni"ucap wahyu tiba-tiba muncul dengan muka bantalnya sepertinya setelah membersihkan diri wahyu tertidur dan terbangun karena mendengar orang berbicara dengan suara tinggi dan menggelegar


"lihatkan karena kamu berteriak-teriak suami saya terganggu istirahatnya "ucap marni mencoba mengalihkan pembicaraan


"tidak usah mebgelak bu , kalau memang mbak Marni tdk mau membayar jasa kami maka kami akan membawa ini kemeja hijau dengan laporan penipuan"ucap Fitri


lalu merongoh saku celana kulotnya


mengambil ponselnya


tak berselang beberapa menit Fitri terdengar berbicara dengan seseorang


"Assalamualaikum,halo bang ini saya mau minta abang datang kealamat Rumah yang saya datangi sekarang


saya akan segara Sherlock lokasinya"ucap Fitri berbicara dengan seseorang diseberang sana


."..............................,....,."


" begini bang mereka menyewa jasa dekorasi kami untuk acara tujuh bulanan trus setelah acaranya selesai malahan tidak mau bayar


orang ini banyak alasan bang"ucap fitri menceritakan semua kejadian yang terjadi


" ..............................."


"iya saya tunggu ya bang"jawab fitri


"kamu telpon siapa fit? tanya puspita


"biasa puspita siapa lagi calon suami masa depanmu" ucap fitri berbisik tapi mampu membuat puspita merona malu


saat fitri dan marni berdebat datang dua orang berpakaian polisi dengan tubuh yang tercetak dibalik pakaian kebesaran mereka

__ADS_1


wahyu sudah berkeringat dingin, sedangkan Marni tersenyum mengejek karena marni mengura kedua polisi yg ditelpon fitri adalah polosi gadungan


__ADS_2