
Wisnu yang diperlakukan seperti itu hanya tersenyum
merekapun melangkah bersama menuju kantin perusahaan
setelah selesai makan siang mereka kembali berkutat dengan pekerjaan
Dengan seriusnya mereka bekerja hingga mereka tidak merasa sudah jam pulang kerja
"ayo Bro sudah waktunya pulang "ucap salah satu teman wahyu
"iya Bro,nanggung ini tinggal sedikit "jawab wahyu
"dilanjut besok aja " ucap temannya lagi
wahyu pun menghentikan kegiatannya dan mengemasi tas kerjanya
Hari ini wahyu akan mendatangi tempat kerja marni
wahyu ingin mengantar marni pulang
wahyu ingin tahu dimana marni tinggal,dengan siapa dia tinggal apakah tinggal bersama ayah kandung fara ? itu pertanyaan yang ada dikepala Wahyu
wahyu juga sangat penasaran bagaimana rupa mantan anak tirinya yang sempat mencuri hatinya
wahyu melajukan motornya dengan kecepatan sedang
tidak butuh waktu lama wahyu kini telah berada di depan tempat kerja marni
Wahyu masuk kedalam cafe ingin bertemu dengan marni tetapi setelah sampai didalam cafe dan memesan minuman dan pancake yang tersedia disana dan wahyu bertanya pada salah Satu pelayan cafe itu yang mengantarkan pesanan wahyu ternyata marni sejak tadi sudah pulang diantarkan salah satu temannya
"mbak Marni tadi pulang diantar sama mbak Alika katanya sih mau ketukang urut soalnya kaki mbak marni bengkak karena kecelakaan pagi tadi" ucap teman marni menjelaskan
"oh begitu ya kasihan sekali marni,apa Saya bisa minta tolong mas ?" ucap wahyu
"mau minta tolong apa ya mas?"tanya teman Marni
"mas tau alamat rumah marni? soalnya saya khawatir jadinya !"ucap wahyu
"oh kalau itu saya kurang tau mas tapi nanti saya coba tanya teman yang lain siapa tau ada yang pernah kerumah kost marni "ucap pelayan cafe itu
"iya mas , sebelumnya terimakasih banyak "ucap wahyu
"tunggu sebentar ya mas" ucap pelayan itu lagi dan diangguki oleh Wahyu
minuman dan pancake wahyu telah habis tapi pelayan tadi belum muncul-muncul juga mendekati wahyu dia terlihat sangat sibuk mengantarkan pesanan-pesanan pelanggan yang masuk kecafe
wahyu memahaminya wahyu menunggu dengan sabar sesekali menengok kearah pelayan tadi yg berlalu lalang
tak lama akhirnya pelayan itu mendekati wahyu dan memberikan secarik kertas yang berisi sebuah alamat rumah kost
wahyu mengucapkan terimakasih dan menyelipkan uang berwarna hijau ketangan pria itu
"terimakasih banyak ya mas bantuannya "ucap wahyu menyalami pelayan itu pelayan itu terkejut melihat ada uang digenggamnya
wahyu hanya tersenyum lalu mengangguk
__ADS_1
pelayan itu berterima kasih tanpa suara
wahyupun berlalu dari cafe itu dan menuju alamat yang diberikan pelayan cafe tadi
wahyu terkejut melihat rumah kost-kostan marni ternyata sangat dekat dengan rumah kost yang ditempatinya selama ini Hanya berbeda beberapa blok saja
wahyu memarkirkan motornya diparkiran kost-kostan tersebut
wahyu masuk dan melihat beberapa orang sedang duduk diserambi depan
wahyu mendekati mereka dan bertanya apakah ada yang bernama marni tinggal disana
"Assalamualaikum,maaf pak bu saya mau nanya apakah disini ada penghuni kost-kostan yang bernama marni dia mempunyai anak perempuan berusia sekitar setahun lebih namanya Fara" ucap wahyu tanpa ragu-ragu
"kamu nanya... kamu bertanya-tanya!"celetuk salah satu remaja yang ada disana menyahut dengan gaya alay yang sedang viral itu di tok tik
wahyu sempat kesal namun seorang ibu menegurnya
"hus kamu ini tidak sopan sama orang tua " ucap ibu itu yang sepertinya ibu dari remaja itu
"maaf bu" ucap remaja itu cengengesan
"rumah kost mbak marni disana mas belokan pertama dirumah kelima sebelah kiri " ucap ibu itu
"tapi kalau boleh tau mas ini siapanya mbak marni ya?"tanya ibu lagi
"oh saya temannya bu tadi saya ketempat kerjanya trus kata temannya marni cepat pulang karena kakinya cedera habis kecelakaan pagi tadi" ucap wahyu sekenanya
ibu itu hanya manggut-manggut karena tadi siang dia sempat melihat marni jalan terpincang-pincang dan dipapah oleh Alika
Alika memang sering kerumah kost marni bersama Denisa jadi ibu itu sudah kenal
wahyu berjalan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh ibu tadi
wahyu sampai didepan rumah kost marni saat wahyu ingin mengetuk pintu wahyu mendengar seorang anak perempuan berbicara dengan nada yang belum begitu pasih
wahyu yakin itu adalah fara tapi wahyu merasa mengenal suara anak perempuan itu
" mama ini cakit ya ma,mama nanan dalan dalan tulu ya banti tati mama bambah becal" ucap fara
"iya sayang ini sakit"ucap marni Pura-pura bersuara sedih
"mama danan nyanyis ya banti pala biup biup tatina"ucap fara dengan mata berkaca-kaca
"iya sayang, makasih ya sudah mau rawat mama" ucap marni
"iya mama cama-cama,tepat cembu mama" ucap fara memeluk Nadia
Marni memeluk tubuh mungil putrinya
tadi marni ditemani oleh sari saat alika kembali kecafe
namun hari sudah sore suami sari sudah waktunya pulang bekerja jadi sari pulang kerumahnya
wahyu yang sudah sangat rindu pada fara apalagi wahyu mendengar suaranya rasa rindu wahyu semakin menjadi
__ADS_1
tok tok tok tok
"Assalamualaikum " ucap wahyu dibalik pintu
"waayaitumsayam" jawab fara
"wa'alaikumsalam" Jawab marni
dan segera berdiri dari duduknya dan berjalan perlahan menuju pintu
Marni segera memutar kunci pintu dan membuka daun pintu rumahnya
ceklek
marni terkejut melihat wahyu berdiri didepan pintu rumahnya
" eh bang wahyu,masuk bang "ucap marni mempersilahkan Wahyu masuk dan membuka lebar pintu rumahnya
"silahkan duduk bang,maaf cuma ada tikar "ucap marni lagi
setelah membuka sepatunya wahyu segera melangkah masuk kedalam rumah Marni dan duduk ditikar yang sudah digelar sebagai alas duduk
"duduk dulu ya Bang saya buatkan minum "ucap marni
"tidak usah repot-repot mar,kamu duduk aja pasti kaki kamu masih sangat sakit "jawab wahyu
"tidak apa-apa bang ini sudah mendingan tadi sudah diurut,ini tinggal pemulihan saja" ucap marni
"oh iya mar ini abang hampir lupa,buat kamu dan fira" ujar wahyu dan menyerahkan sebuah kantong plastik berisi cemilan tadi wahyu sempat singgah di minimarket sebelum kerumah marni
"wah repot-repot amat sih bang" ucap marni menerima kantong plastik yang dibawa wahyu
"Fara mana mar kok sedari tadi abang nggak lihat " tanya wahyu mencari Fira
"oh iya Fira ada dikamar lagi main saya panggil dulu ya bang"jawab marni dan diangguki oleh wahyu
tak berapa lama Marni keluar dari kamarnya dengan menggendong putri kecilnya yang marni bangunkan karena tertidur waktu marni keluar menemui Wahyu
"maaf bang ini fara tadi lagi tertidur didalam jadi saya bangunkan "ucap marni yang masih menggendong fira yang wajahnya menghadap keleher marni jadi Wahyu tidak bisa langsung melihat wajah anak itu
"loh kenapa dibangunkan marni kasihan nanti bisa rewel,sini biar abang aja yang pangku soalnya abang sudah rindu "jawab wahyu dan mengambil Fara dari gendongan marni
Fara yang merasa tidurnya terganggu langsung bangun dengan mata sayunya
fira menatap wahyu wahyu pun menatap wajah mungil yang sedang digendong marni
"Fara?" ucap wahyu tidak percaya bahwa anak perempuan yang mencuri hatinya dimall tempo hari adalah anaknya marni karena setahu Wahyu anak kecil ini adalah anak Ahmad dan Sari
"om pampam tot aba lumah pala?"tanya fara yang matanya sudah kembali cerah saat melihat pria yang pernah ditemuinya dimall saat dia tersesat
"loh kalian sudah pernah bertemu ?" ucap marni heran melihat reaksi mereka berdua
"iya mar kami pernah bertemu dimall waktu itu saya tidak sengaja menabraknya dan teman kerja saya Ahmad mengenalkan ini adalah putrinya "Jawab wahyu menceritakan saat mereka bertemu pertama kali
" wah kebetulan sekali ya bang,mas Ahmad dan mbak sari memang yang merawat fara sejak kecil saya terpaksa menitipkannya kepada mbak sari karena saya harus bekerja
__ADS_1
Mbak sari dan mas Ahmad juga sangat senang merawat Fara karena sampai sekarang mereka belum mempunyai anak " ucap marni kepada wahyu
dan kini fara sudah dalam pangkuan wahyu