
Hari Sabtu telah tiba ,hari dimana marni dan Damar akan pergi berlibur bersamia
Marni sangat bahagia sejak semalam marni sibuk mempersiapkan apa saja yang akan dibawanya
"mama pita monana cih" tanya fara yang melihat ibunya sejak tadi mondar-mandir dihadapannya
"kita mau jalan-jalan sama papa Damar sayang " Jawa marni
"oh....pita mo dalan-dalan pama papa mamar?" ujar fara lagi
"iya sayang kamu senang tidak diajak jalan-jalan sama Papa Damar?!" ucap marni menanggapi ucapan anaknya
"cenang mama,papa mamar pait ya pama pita
papa mamar celing pelitan pala baiman yan banat"ucap fara tersenyum manis
"iya sayang makanya fara jangan nakal ya "jawab marni
"iya mama pala nanat yang pait matanya papa mamar cama yaya yuyu juda pait pama pala,iya tan mama?!" Tanya fara lagi marni hanya mengangguk-angguk kepalanya mengiyakan perkataan putrinya
tak berselang lama ada yang mengetuk pintu
Marni bergegas membuka pintu rumahnya
"Assalamualaikum"ucap Damar setelah pintu terbuka
"wa'alaikumsalam " jawab marni
"waaitumcayam, papa mamar "ujar fara yang berdiri dibelakang Marni
yang entah sejak kapan ada disana
"anak cantiknya papa sudah siap ?" tanay Damar yang sudah mensejajarkan tubuhnya dengan fara
" cuda bon papa,pala cuda tantip "jawab fara menggoyangkan kuncir duanya
Damar sangat gemas melihat itu
Damarpun mengangkat tubuh fara lalu mencium perut anak itu
"oia papa,patah untel bak itut duda?" tanay marni
Damar mengernyitkan keningnya mendengar perkataan fara
Damar tidak mengerti apa yang dikatakan oleh fara
Damar menatap marni yang sedang tersenyum kearahnya dan fara
"maksudnya apa mar?" akhirnya Damar bertanya juga
"fara bertanya mas,apakah unclee Jack ikut juga?" jawab marni dan Damar langsung tertawa terbahak - bahak saat mengingat kata-kata Fara Jack diganti dengan bak
"kalau Jack dengar ini pasti mukanya akan memerah
hahahhahahaha " ucap Damar disela tawanya
"papa apa mama tot tawatawa ditu?" ucap fara heran melihat Damar yang tertawa
"tidak sayang papa lagi senang kan kita mau pergi liburan "jawab marni
__ADS_1
Damar yang mendengar fara bertanya berusaha menghentikan tawanya
"ya sudah ayo kita pergi sekarang ini sudah siang" ucap Damar setelah tawanya terhenti
" iya mas ayuk"jawab marni
"papa tita nait bobil tantip papa ladi?" tanya fara yang kini berada dalam gendongan Damar
"iya sayang apa kamu suka?" tanya Damar pada Fara
"cuta tali papa,pala ndat nanas ladi tayat nait antot cama mama" jawab fara
Damar menatap marni lagi yang berjalan disampingnya meminta bantuan untuk menerjemahkan
Marni tau arti tatapan Damar
"katanya dia suka sekali karena nggak usah panas panasan diatas angkot" Jawab marni
"hahaha....oh....begitu?! iya sayang kamu tidak usah panas panasan lagi kan mobil papa ada Ac-nya "ucap Damar
kini mereka sudah sampai di depan kosan dimana mobil Damar terparkir
Marni naik keatas mobilnya Damar dan Damar membukakan pintu untuk marni setelah marni duduk dikursi penumpang disamping pengemudi Damar juga mendudukkan fara dipangkuan marni
kini Damar pun duduk dikursi depan kemudi
"sudah siap ?" tanay Damar
"sudah " jawab marni
chuda"jawab fara Antusias
setelah melalui beberapa jam perjalanan mereka kini telah sampai disebuah Villa yang sangat mewah yang berbeda dipesisir pantai
Marni menatap takjub villa yang ada didepannya
sebuah Villa yang memiliki halaman yang sangat luas disekitarnya ditanami pohon pohon kelapa dan beberapa pohon besar lainnya yang membuat suasana menjadi sangat sejuk dan asri
diasana juga terdapat sebuah kolam ikan yang memiliki air terjun
"papa tot lumah papa dada ail hujannya ?" tanya fara yang terheran heran karena melihat Air terjun bdan menyangka itu adalah air hujan
Damar pun kembali tertawa mendengar ucapan fara
Damar semakin gemas kepada anak kecil itu
tiba-tiba saja Fara meronta ingin turun dari gendongan Damar saat melihat sosok seorang pria yang tinggi kekar berjalan kearah mereka
Damar heran kenapa Fara ingin turun dari gendongan nya
"untel bak" ucap fara
Damar dan marni pun mengerti kenapa fara berlaku seperti itu
" hai cantik apa kabar ?" sapa Jack pada fara setelah berada di hadapan mereka
Fara yang disapa tidak menjawab namun mendongakkan kepalanya menatap wajah Jack dan mengulurkan kedua tangannya tanda ingin digemdong
jack meraih tangan kecil fara lalu mengangkatnya dalam gendongannya
__ADS_1
"atilnya untel bak tatang duda,padi ipu pala talik-talik antel bak mamun didak pepemu " ucap fara
kedua pria tampan yang ada disana mengernyitkan keningnya tanda mereka tidak mengerti ucapan fara
Marni yang tau mereka bingung langsung menerjemahkan bahasa planet Fara
"katanya akhirnya uncle jack datang juga, Tadi itu fara cari-cari uncle jack namun tidak ketemu " ucap marni
jack yang mendengar itu mencium fara dengan gemas hingga fara tergelak karena merasa geli
"pampum antel pala deli hahahahah" ucap fara terkikik geli
jack yang kini sedikit mengerti ucapan fara menghentikan aksinya
"ayo masuk " ucap Damar dan melangkahkan kaki panjangnya kedalam Villa
Marni dan Jack yang masih menggendong Fara ikut masuk kedalam Villa
sampai didalam villa marni kembali tercengang melihat isi villa Itu yang sangat mewah
"mama lumah papa mamar badus ya! pala cuka pati pala tatut pemua bilik papa mamar lusak talo pala pedang-pedang "ucap fara
marni membenarkan ucapan putrinya
"benar sayang rumah papa Damar sangat bagus juga isinya pasti mahal-mahal jadi fara tidak Boleh berlari sembarangan didalam villa papa Damar ya takut nanti a yang rusak "jawab marni dan fara yang masih dalam gendongan Jack mengangguk anggukkan kepalanya
Jack yang mendengar percakapan ibu dan anak ini tersenyum tipis
"kamu tidak usah takut sayang,papa Damar tidak akan marah bila kamu tidak sengaja merusak benda yang ada disini tapi kamu harus tetap hati-hati karena kamu juga bisa terluka" ucap jack
"pait untel,pala atan ati- ati "jawab fara
saat mereka sampai diruang keluarga yang sangat luas itu jack menurunkan fara dari gendongannya dan mendudukkannya di sofa yang sangat lembut
"matacih antel, pala cayan antel"ucap fara lalu mencium pipi jack
jack senang fara memperlakukannya seperti itu
"uncle juga sayang sama fara "ucap jack juga mencium pipi chubby fara
fara tersenyum manis memperlihatkan kedua lesung pipinya
"kamu sangat mirip papamu sayang " ucap jack mengusap pipi fara
"pala milip papa ciapa antel?" tanya fara
"kamu itu mirip papa Aldo sayang kamu itu sangat cantik""ucap jack keceplosan untung saja marni tidak mendengarnya
"oh pala bilip papa Dado,tata mama juda beditu tatana papa Dado juda puna telun pipi taya pala" ucap fara antusias menceritakan Apa yang dikatakan mamanya pada jack
jack tersenyum dan mengangguk mengiyakan perkataan gadis kecil didepannya ini
jack mengusap kepala fara dengan sayang
fara tersenyum dan langsung memeluk leher jack
"Antel bak juda pampam tetali" ucap fara
jack terharu anak sekecil ini bisa membalas pujiannya
__ADS_1
sedangkan marni sibuk membereskan barang bawaannya didalam kamar yang telah disediakan Damar untuknya dan fara