Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 71


__ADS_3

semakin hari hubyungan wahyu dan marni semakin dekat namun wahyu menganggap marni Hanya sebatas mantan istri


Namun marni berharap semua perhatian yang diberikan Wahyu bisa menjadi lebih seperti dulu


marni hanya bisa berharap


marni tidak akan lagi memaksakan keinginannya seperti dulu marni takut terluka lagi karena semua berakhir pahit


sedangkan ditempat lain


seorang pria tampan memarahi anak buahnya yang tidak becus menjalankan tugas yang diberikannya


" kenapa mencari seorang wanita saja kalian tidak becus, kalau memang kalian tidak bisa menjalankan tugas kalian lebih baik kalian tidak usah lagi bekerja "ucap pria itu


"maafkan kami tuan kami sudah mencarinya tapi kami tidak bisa menemukannya " ucap salah satu dari mereka


plakkk


pria itu menampar anak buahnya yang baru saja berbicara


tok tok tok


pintu ruangan diketuk oleh seseorang dari luar


"masuk " ucap pria itu


kriek....


" permisi tuan Damar" ucap Jack sekretaris pribadi pria yg dipanggil tuan Damar


" ada apa jack?" tanya Tuan Damar


jack tidak langsung menjawab namun Jack menatap 3 orang pria yg berdiri dengan kepala menunduk


Tuan Damar mengerti tatapan mata Jack


"kalian bertiga pergilah,kerjakan tugas kalian dan temuan perempuan itu secepatnya kalau tidak kalian akan tau akibatnya " ucap tuan Damar tegas


glek..


ketiga pria itu hanya mampu meneguk Salivanya


"ba ba-baik tuan"jawab mereka terbata


"kami permisi tuan "ucap salah satu dari mereka


"Mmmm" jawab Tuan Damar


"kenapa jack?" tanya Tuan Damar setelah ketiga anak buahnya keluar dari ruangannya


"begini tuan tante Tuan Aldo ternyata bekerja sama dengan pengacara kepercayaan Tuan Aldo untuk memanipulasi semua Harta warisannya yang diwariskan untuk anak dan wanita yang dicintainya

__ADS_1


orang suruhan kita melaporkan pernah melihat seorang wanita datang kekediaman nyonya Chintya bersama seorang anak perempuan


kemungkinan besar merekalah yang kita cari selama Ini " jawab jack menjelaskan apa yang didapatkannya


" trus apakah mereka menemukan tempat tinggalnya ?"tanya Tuan damar penuh semangat


"Belum Tuan karena hari itu orang suruhan kita kecelakaan dan saat ini kami masih menyelidiki apakah kecelakaan itu murni sebuah kecelakaan atau ada yang memang sengaja mencelakai mereka " jawab jack


"jadi apakah ada yang menjadi korban saat kecelakaan itu ?" tanya Tuan Damar


"ada tuan salah seorang dari mereka meninggal dunia tuan dia meninggalkan dua orang anak yang masih kecil-kecil dan yang dua orang lainnya masih dirawat intensif


dan beruntungnya mereka masih bisa memberikan kita informasi ini" jawab jack


"beri tunjangan untuk keluarga mereka dan yang meninggal dunia tanggung pendidikan anak-anaknya serta berikan modal usaha untuk istrinya dan suruh orang-orang kita untuk terus mengawasi ibu Chintya juga pengacara itu"jawab Tuan Damar


"Baik tuan " Jawab Jack


"sudah lanjukan pekerjaanmu jack" ucap Tuan Damar


"Baik tuan saya permisi dulu " jawab jack membungkukkan sedikit badannya


Jack keluar dari ruangan Tuan Damar


setelah jack keluar Monica sekretaris baru Damar masuk


Dengan pakaian yang serba ketat dengan rok mininya yang mempertontonkan paha mulusnya kancing bajunya sengaja tidak dikancing bagian atas sehingga isinya ingin tumpah keluar


tok tok tok


"permisi tuan, hari ini tuan akan menghadiri rapat dan makan siang bersama Tuan Pratama di Dhuar Cafe"


ucap Monica


"Mmm,baiklah hubungi jack kami akan pergi pukul 12.00 siang dan satu lagi kalau kamu masih ingin bekerja disini ubah cara berpakaianmu karena disini kantor bukan club malam tempat dimana kamu bebas mempertontonkan tubuhmu


kalau kamu tidak bisa berpakaian sopan maka segeralah temui bagian HDR dan ambil gajimu" ucap Tian Damar tanpa mengangkat wajahnya


Monica mengerutkan bibirnya karena merasa kesal tidak dapat perhatian dari bos tampanya ini


"Baik tuan " ucap Monica lalu keluar dari ruangan kerja Tuan Damar


"apa dia memakai baju adiknya? "tanya Tuan Damar pada dirinya sendiri dan menggelengkan kepalanya


ini bukan sekretaris yang pertamakali yang bertingkah seperti itu sudah banyak sekretaris yang dipecatnya karena berulang kali diberikan peringatan tapi tetap saja seperti itu


sedangkan diluar ruangan Monica mengerutu karena kesal tidak bisa menggoda Bos tampannya


Monica sering membayangkan sedang bercinta dengan Bos tampannya


dengan sikap dingin Tuan Damar Monica semakin ingin memilikinya

__ADS_1


tapi semua tingkah laku monica tidak pernah luput dari pengawasan Tuan Damar


diluar ruangan Tuan Damar telah memasang sebuah CCTV yang tak seorang karyawan pun yang tau kecuali Jack sang Asisten


tok tok tok


kriek..


"permisi tuan,Tuan Damar menyuruh saya menyampaikan bahwa hari ini tuan akan menemani Tuan Damar untuk menghadiri rapat bersama Tuan Pratama di Dhuar Cafe " ucap Monica kepada Jack


"iya terima kasih banyak monica


oh iya besok-besok kalau bisa gantilah gaya berpakaianmu tuan Damar tidak suka perempuan yang terlalu mengobral rubuhnya karena itu sangat menjijikkan tubuhmu bebas sinikmati oleh mata lelaki dan akan mengundang niat jahat orang lain karena kamu telah memancing mereka untuk melecehkanmu jadilah wanita yang sedikit punya harga diri dan tidak murahan " ucap jack panjang lebar


Monica Hanya menunduk


monica takut mengangkat wajahnya karena tatapan mata Jack sangat tajam seperti menguliti Orang yang sedang ditatapnya


"baik tuan" hanya itu yang Monica dapat ucapkan


"terimakasih keluarlah lanjutkan pekerjaanmu" jawab jack


monica hanya mengangguk dan keluar dari ruangan kerja jack


orang nomor dua di perusahaan itu memang sangat ditakuti karena tidak akan segan-segan memberikan hukuman bagi karyawan yang tidak disiplin Tuan Damar mempercayakan semua kepada jack karena tuan Damar malas berinteraksi langsung dengan karyawannya


Hari pun semakin siang Tuan Damar dan Jack meninggalkan perusahaan dan menuju tempat dimana akan diadakan rapat bersama Tuan Pratama


"Jack apa sudah ada informasi lagi?"tanya Tuan Damar pada Jack yang sedang mengemudi


" iya tuan kata orang-orang kita kekasih Tuan Aldo tinggal disebuah rumah kost bersama anaknya " jawab jack yang terus fokus pada jalanan


"bagus,apakah mereka mengirimkan alamat rumah kost kekasih aldo?"


tanya Tuan Damar sedikit lega


"iya tuan,kekasih tuan aldo tinggal daerah yang tidak jauh letaknya dari cafe yang akan kita datangi " jawab jack cepat


"baiklah setelah semua urusan kita selesai kita akan mencoba mencarinya kesana semoga informasi yang diberikan oleh anak buahmu benar" ujar Tuan Damar


"Baik tuan " jawab jack lagi


tak berapa lama mereka telah sampai dicafe yang mereka tuju


jack memarkirkan mobil mewah tuanya lalu turun dari mobil terlebih dahulu untuk membuka pintu didekat tuanya


dan pada saat Tuan Damar turun dari mobil Damar melihat seorang wanita berjalan keadalam cafe melewati pintu belakang cafe


wanita itu mengikat rambutnya dengan kuncir kuda


Tuan Damar merasa pernah melihat wanita itu tapi lupa dimana dua melihatnya

__ADS_1


"Mari tuan kita kedalam karena didalam tuan pratama sudah menunggu " ujar jack membuyarkan lamunan tuan Damar


__ADS_2