
semakin hari hubyungan wahyu dan marni semakin dekat namun wahyu menganggap marni Hanya sebatas mantan istri
Namun marni berharap semua perhatian yang diberikan Wahyu bisa menjadi lebih seperti dulu
marni hanya bisa berharap
marni tidak akan lagi memaksakan keinginannya seperti dulu marni takut terluka lagi karena semua berakhir pahit
sedangkan ditempat lain
seorang pria tampan memarahi anak buahnya yang tidak becus menjalankan tugas yang diberikannya
" kenapa mencari seorang wanita saja kalian tidak becus, kalau memang kalian tidak bisa menjalankan tugas kalian lebih baik kalian tidak usah lagi bekerja "ucap pria itu
"maafkan kami tuan kami sudah mencarinya tapi kami tidak bisa menemukannya " ucap salah satu dari mereka
plakkk
pria itu menampar anak buahnya yang baru saja berbicara
tok tok tok
pintu ruangan diketuk oleh seseorang dari luar
"masuk " ucap pria itu
kriek....
" permisi tuan Damar" ucap Jack sekretaris pribadi pria yg dipanggil tuan Damar
" ada apa jack?" tanya Tuan Damar
jack tidak langsung menjawab namun Jack menatap 3 orang pria yg berdiri dengan kepala menunduk
Tuan Damar mengerti tatapan mata Jack
"kalian bertiga pergilah,kerjakan tugas kalian dan temuan perempuan itu secepatnya kalau tidak kalian akan tau akibatnya " ucap tuan Damar tegas
glek..
ketiga pria itu hanya mampu meneguk Salivanya
"ba ba-baik tuan"jawab mereka terbata
"kami permisi tuan "ucap salah satu dari mereka
"Mmmm" jawab Tuan Damar
"kenapa jack?" tanya Tuan Damar setelah ketiga anak buahnya keluar dari ruangannya
"begini tuan tante Tuan Aldo ternyata bekerja sama dengan pengacara kepercayaan Tuan Aldo untuk memanipulasi semua Harta warisannya yang diwariskan untuk anak dan wanita yang dicintainya
__ADS_1
orang suruhan kita melaporkan pernah melihat seorang wanita datang kekediaman nyonya Chintya bersama seorang anak perempuan
kemungkinan besar merekalah yang kita cari selama Ini " jawab jack menjelaskan apa yang didapatkannya
" trus apakah mereka menemukan tempat tinggalnya ?"tanya Tuan damar penuh semangat
"Belum Tuan karena hari itu orang suruhan kita kecelakaan dan saat ini kami masih menyelidiki apakah kecelakaan itu murni sebuah kecelakaan atau ada yang memang sengaja mencelakai mereka " jawab jack
"jadi apakah ada yang menjadi korban saat kecelakaan itu ?" tanya Tuan Damar
"ada tuan salah seorang dari mereka meninggal dunia tuan dia meninggalkan dua orang anak yang masih kecil-kecil dan yang dua orang lainnya masih dirawat intensif
dan beruntungnya mereka masih bisa memberikan kita informasi ini" jawab jack
"beri tunjangan untuk keluarga mereka dan yang meninggal dunia tanggung pendidikan anak-anaknya serta berikan modal usaha untuk istrinya dan suruh orang-orang kita untuk terus mengawasi ibu Chintya juga pengacara itu"jawab Tuan Damar
"Baik tuan " Jawab Jack
"sudah lanjukan pekerjaanmu jack" ucap Tuan Damar
"Baik tuan saya permisi dulu " jawab jack membungkukkan sedikit badannya
Jack keluar dari ruangan Tuan Damar
setelah jack keluar Monica sekretaris baru Damar masuk
Dengan pakaian yang serba ketat dengan rok mininya yang mempertontonkan paha mulusnya kancing bajunya sengaja tidak dikancing bagian atas sehingga isinya ingin tumpah keluar
tok tok tok
"permisi tuan, hari ini tuan akan menghadiri rapat dan makan siang bersama Tuan Pratama di Dhuar Cafe"
ucap Monica
"Mmm,baiklah hubungi jack kami akan pergi pukul 12.00 siang dan satu lagi kalau kamu masih ingin bekerja disini ubah cara berpakaianmu karena disini kantor bukan club malam tempat dimana kamu bebas mempertontonkan tubuhmu
kalau kamu tidak bisa berpakaian sopan maka segeralah temui bagian HDR dan ambil gajimu" ucap Tian Damar tanpa mengangkat wajahnya
Monica mengerutkan bibirnya karena merasa kesal tidak dapat perhatian dari bos tampanya ini
"Baik tuan " ucap Monica lalu keluar dari ruangan kerja Tuan Damar
"apa dia memakai baju adiknya? "tanya Tuan Damar pada dirinya sendiri dan menggelengkan kepalanya
ini bukan sekretaris yang pertamakali yang bertingkah seperti itu sudah banyak sekretaris yang dipecatnya karena berulang kali diberikan peringatan tapi tetap saja seperti itu
sedangkan diluar ruangan Monica mengerutu karena kesal tidak bisa menggoda Bos tampannya
Monica sering membayangkan sedang bercinta dengan Bos tampannya
dengan sikap dingin Tuan Damar Monica semakin ingin memilikinya
__ADS_1
tapi semua tingkah laku monica tidak pernah luput dari pengawasan Tuan Damar
diluar ruangan Tuan Damar telah memasang sebuah CCTV yang tak seorang karyawan pun yang tau kecuali Jack sang Asisten
tok tok tok
kriek..
"permisi tuan,Tuan Damar menyuruh saya menyampaikan bahwa hari ini tuan akan menemani Tuan Damar untuk menghadiri rapat bersama Tuan Pratama di Dhuar Cafe " ucap Monica kepada Jack
"iya terima kasih banyak monica
oh iya besok-besok kalau bisa gantilah gaya berpakaianmu tuan Damar tidak suka perempuan yang terlalu mengobral rubuhnya karena itu sangat menjijikkan tubuhmu bebas sinikmati oleh mata lelaki dan akan mengundang niat jahat orang lain karena kamu telah memancing mereka untuk melecehkanmu jadilah wanita yang sedikit punya harga diri dan tidak murahan " ucap jack panjang lebar
Monica Hanya menunduk
monica takut mengangkat wajahnya karena tatapan mata Jack sangat tajam seperti menguliti Orang yang sedang ditatapnya
"baik tuan" hanya itu yang Monica dapat ucapkan
"terimakasih keluarlah lanjutkan pekerjaanmu" jawab jack
monica hanya mengangguk dan keluar dari ruangan kerja jack
orang nomor dua di perusahaan itu memang sangat ditakuti karena tidak akan segan-segan memberikan hukuman bagi karyawan yang tidak disiplin Tuan Damar mempercayakan semua kepada jack karena tuan Damar malas berinteraksi langsung dengan karyawannya
Hari pun semakin siang Tuan Damar dan Jack meninggalkan perusahaan dan menuju tempat dimana akan diadakan rapat bersama Tuan Pratama
"Jack apa sudah ada informasi lagi?"tanya Tuan Damar pada Jack yang sedang mengemudi
" iya tuan kata orang-orang kita kekasih Tuan Aldo tinggal disebuah rumah kost bersama anaknya " jawab jack yang terus fokus pada jalanan
"bagus,apakah mereka mengirimkan alamat rumah kost kekasih aldo?"
tanya Tuan Damar sedikit lega
"iya tuan,kekasih tuan aldo tinggal daerah yang tidak jauh letaknya dari cafe yang akan kita datangi " jawab jack cepat
"baiklah setelah semua urusan kita selesai kita akan mencoba mencarinya kesana semoga informasi yang diberikan oleh anak buahmu benar" ujar Tuan Damar
"Baik tuan " jawab jack lagi
tak berapa lama mereka telah sampai dicafe yang mereka tuju
jack memarkirkan mobil mewah tuanya lalu turun dari mobil terlebih dahulu untuk membuka pintu didekat tuanya
dan pada saat Tuan Damar turun dari mobil Damar melihat seorang wanita berjalan keadalam cafe melewati pintu belakang cafe
wanita itu mengikat rambutnya dengan kuncir kuda
Tuan Damar merasa pernah melihat wanita itu tapi lupa dimana dua melihatnya
__ADS_1
"Mari tuan kita kedalam karena didalam tuan pratama sudah menunggu " ujar jack membuyarkan lamunan tuan Damar