Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 94


__ADS_3

Dr.Adnan Pramudya masih berdiri di depan pintu ruangan UGD menatap kepergian Shila


Dr.Adnan sudah sangat lama menyukai Shila namun Shila Hanya menanggapinya biasa saja


Adnan mengagumi shila seorang Dokter yang jenius namun tidak sombong, sifatnya yang pendiam namun ramah kepada siapapun


Seorang Gadis berwajah cantik yang selalu menjaga sikap dan batasannya bila bersama teman prianya


Shila seorang Dokter yang cekatan dan tenang dalam menangani setiap pasiennya dengan berbagai kasus dan penyakit


Adnan tersenyum sendiri bila mengingat tingkah konyolnya agar dapat dekat dengan shila dan juga semua usaha telah dilakukannya hanya sekedar mendapatkan perhatian dari Dokter cantik itu namun usahanya selalu gagal


"Dengan cara apalagi yang harus kulakukan biar kamu melirikku shil,kamu memang beda dengan cewek yang lain mereka rela menyerahkan diri kepadaku tapi kamu tak sekalipun melirikku " ucap Adnan prustasi


Adnan mengusap wajahnya kasar


" Sabar Bro, gadis seperti itu tidak akan luluh dengan bujuk rayu namun diakan luluh dengan perhatian yang tulus bukan dengan perhatian ada U dibalik B, karena tipe gadis seperti itu semakin kau kejar akan semakin menjauh " ucap Bram sahabat Adnan


"iya Bro tapi sampai kapan?! apakah sampai ada yang menghalalkannya duluan ?!" ucap Adnan semakin prustasi


" hahahahhaah, takut amat Bro ada yang culik tuh cewek,iya sih dia itu cewek yang spesial udah cantik, pintar,lemah lembut dan dengar-dengar dia itu juga koki terkenal makanya dia punya restoran bareng adiknya " ucap Bram


"masa sih Bram ?!" tanya Adnan penasaran


"iya beneran,pernah nih ya sekali asisten saya si fina makan di restoran Doble S bareng teman-temannya karena penasaran sama koki yang membuat makanan enak direstoran Itu Fina dan teman-temannya ingin ketemu langsung sama koki nya dan pas saat itu shila datang dari dalam dapur restoran itu dan pelayan yang Fina mintai tolong menunjuk kearah shila,fina dan beberapa temannya yang berprofesi sama dengannya langsung kenal sama shila dong " ucap Bram panjang lebar


" trus trus" ucap Adnan penasaran


"Trus trus emang tukang parkir ?! hahahaha " jawab Bram tertawa


"ish..... penasaran ini!" ucap adnan kesal


"udah ah malas gibah nanti dapat dosa" ucap Bram dan berjalan meninggalkan Adnan yang masih penasaran,Bram memang sengaja melakukan itu karena Bram tau Adnan akan mencari tahu sendiri


"ishhh apaan sih,bikin orang penasaran aja " ucap adnan kesal


Adnan akhirnya Pergi dari rumah sakit dan menuju ke restoran yang diceritakan oleh sahabatnya itu

__ADS_1


sesampainya direstoran yang dikatakan oleh Bram,Adnan masuk kedalam dan duduk disalah satu meja yang berada di pojok kanan ruangan


Adnan segera memesan makanan pada pelayan yang langsung datang menghampirinya saat Adnan baru saja duduk


tak berapa lama makanan pesanannya datang ,Adnan menikmati makanannya itu dengan lahap karena rasanya memang lezat


saat Adnan telah selesai makan seorang pelayan melintas didepannya,Adnan pun memanggilnya karena penasaran dengan cerita yang dikatakan oleh Bram


" ada yang bisa saya bantu pak?" tanya pelayan itu pada Adnan


"oh iya mbak saya ingin bertemu dengan koki direstoran ini "jawab Adnan


"oh kebetulan pak sekarang ini ada acara menyaksikan langsung koki kami memasak pesanan " jawab pelayan itu lagi


"oh benarkah ?!" ucap Adnan


"iya pak silahkan kesebelah sana dan bapak akan melihat koki kami memasak secara langsung " ucap pelayan itu sambil menunjukkan sebuah meja bar dengan pembatas Dinding kaca menghalangi dapur dan ruang untuk para pengunjung yang ingin melihat langsung koki membuat pesanan


Adnan pun segera berdiri dan berjalan ke arah tempat yang ditunjukkan oleh pelayan tadi


Adnan menyangka itu adalah shila gadis pujaannya


wajah shila dan Shela memang kembar identik jadi bagi orang baru melihatnya akan menyangka bahwa mereka hanya satu orang


Adnan semakin kagum melihatnya karena dia berfikir bahwa shila bukan hanya seorang Dokter yang jenius namun shila juga seorang koki yang handal


Shila memang ada direstoran itu tapi dia sedang duduk manis bersama ke empat adiknya didalam ruangan Shela yang sengaja didesain seperti ruang keluarga tempat shela melepas lelahnya setelah seharian memasak namun ada Satu ruangan khusus untuk Shela menerima tamu tamu atau mengadakan meeting dengan karyawannya


Shila sama sekali tidak tahu bahwa Adnan ada diluar sedang menyaksikan Shela yang sedang memasak pesanan para pengunjung restorannya


shela memang sengaja melakukan itu semua untuk menarik para pelanggannya dengan cara menyaksikannya memasak secara live selama beberapa menit setelah itu tirai akan ditutup dan Shela akan kembali keruangannya untuk bergabung bersama kakak dan adik-adiknya


"kak lapar!" ucap Adrian adik bungsunya anak Nadia dan Arman


"iya kak, Saya juga sudah lapar " ucap Della membenarkan ucapan adik kesayangannya


Adrian langsung memeluk sang kakak dari samping karena kakaknya itu selalu mendukungnya

__ADS_1


Della tersenyum dan mengelus kepala adiknya


" ya sudah, kalian mau makan apa ?"ucap Shela akhirnya


mereka pun menyebut apa saja pesanan mereka shela dan shila memang tidak pernah melarang adik-adiknya selagi mereka makan dengan porsi yang sewajarnya karena baik shila maupun Shela sangat memperhatikan makanan yang dimakan adik-adiknya


setelah pesanan mereka datang mereka makan malam bersama


sedangkan diluar ruangan Adnan masih setia duduk dan berharap shila muncul dari dalam dapur.


setelah makan malam shila,shela dan adik-adiknya memilih pulang karena sang bunda sudah menelpon dan menyuruh mereka untuk segera pulang


namun mereka berenam tidak keluar melalui pintu depan restoran akan tetapi melalui pintu belakang khusus untuk karyawan-karyawati dan langsung terhubung dengan tempat parkir kendaraan para karyawan restoran


Adnan masih saja duduk dibangku pantry itu menunggu shila keluar dari sana namun sampai restoran akan tutup dan Adnan ditegur oleh seseorang karyawan dan Security memberitahu bahwa restoran akan segera ditutup


karena masih penasaran akhirnya Adnan bertanya pada dua orang yang ada didepannya itu


"apakah koki kalian masih ada didalam ?" tanya Adnan pada mereka


ini bukan hal pertama kalinya mereka hadapi tapi ini sudah sering terjadi ada-ada saja pengunjung pria yang ingin mengenal koki sekaligus Bos cantik mereka,dan mereka banya ingin mengenal lebih dekat dengan bermacam macam alasan


Namun Shela sangat pandai menghindar dari mereka seperti sekarang ini shela sudah lama pulang namun fansnya masih setia menunggu


"oh koki kami sudah lama pulang mas" jawab karyawan Shela


"ah kamu pasti berbohong kan?" jawab Adnan tidak percaya


"ya sudah kalau masnya tidak percaya silahkan menunggu diluar karena kami akan menutup tempat ini"ucap security itu dengan melipat kedua tangannya didepan dadanya tanda memohon pengertian dari Adnan


Adnan pun mengikuti saran yang dilakukan oleh security itu dia pun keluar dari restoran dan menunggu di depan restoran


satu persatu karyawan keluar dari pintu depan dan rolling door restoran itu ditutup oleh salah seorang karyawan pria lalu menguncinya


Adnan masih saja terus menunggu rasa penasarannya mengalahkan rasa lelah ditubuhnya setelah seharian bekerja di rumah sakit kini harus menunggu sang pujaan hati namun yang ditunggu tidak menampakan dirinya


setelah semua karyawan restoran semua pulang dan tempat itu menjadi sunyi Adnan pun memutuskan untuk pulang kerumahnya

__ADS_1


__ADS_2