Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 84


__ADS_3

mereka semua sudah lelah seharian menghabiskan waktu bersama keluarga dimall besar dikota ini


makan-makan dan bermain seru seruan membuat semua anak-anak tertidur saat perjalanan pulang


Della juga sudah terlelap dalam pangkuan sang bunda


Arman meraih tangan kanan sang istri lalu menciumnya dengan lembut Nadia Hanya tersenyum dengan muka memerah seperti tomat matang


Arman sangat suka bila pipi Nadia memerah Arman sangat gemas dibuatnya


"makasih ya dek,sudah mau menerima kami dan mengurus kami serta menyayangi kami


I love you dear" ucap Arman dan kembali mengecup tangan Nadia


Nadia yaang diperlakukan seperti itu jantungnya berdegup kencang hingga suaranya terdengar hingga ketelinganya


"sama-sama mas,saya juga ucapkan banyak terima kasih sudah mau menjaga dan menyayangi kami


I love you to " ucap Nadia malu-malu


jantung Arman juga berdegup kencang mendengar ucapan Nadia


Arman Hari ini merasa sangat bahagia karena cintanya disambut dengan manis oleh Nadia


tangan mereka terus bertautan seolah-olah takut terlepas dan menghilang


kini mereka telah sampai didepan rumah


Nadia membangunkan satu persatu anak-anaknya sedangkan Della sudah berada dalam gendongan Arman dan dibawa masuk kedalam kamar Kakaknya Shila dan Shela


karena Della tidak ingin tidur terpisah dengan kedua kakaknya itu hingga Arman mengganti ranjang putrinya dengan yang lebih luas dan muat untuk mereka bertiga


Arkan dan Ardhit juga tidur dalam satu kamar Arman juga sudah membelikan ranjang untuk Ardhit dan membagi kamar Arka atas keinginan Arkan sendiri


🌺🌺🌺


Beda dengan Nadia beda pula dengan marni


hari ini Nadia merasakan kebahagiaan yang berlimpah menghabiskan waktu seharian bersama keluarganya untuk bersenang-senang


sedangkan dengan marni yang sudah membayangkan akan membuat banyak hal dengan Damar dan fara


Marni sudah membayangkan akan merasakan kebahagiaan bersama Damar


Namun semua tidak seperti apa yang dibayangkannya


dihari Minggu pagi marni terbangun dengan senyuman manisnya karena berharap hari ini adalah hari yang cerah marni berdandan rapi dan sedikit makeup natural


marni pun sudah mendandani Fara dengan cantik karena Damar berjanji akan membawanya berjalan-jalan mengelilingi pantai sambil kulineran


marni turun dari kamar lantai dua bersama Fara


Marni langsung mencari keberadaan Damar dan Jack namun tidak ditemukannya

__ADS_1


marni sebenarnya sudah merasa panik namun marni mencoba untuk berfikir positif tentang Damar


"ah mungkin mas Damar dan mas Jack lagi joging "ucap marni dalam hati


kini marni menggandeng tangan Putri kecilnya menuju dapur


marni ingin membuat sarapan untuknya dan juga putrinya


setelah sampai dapur marni mendudukkan fara dikursi meja makan


fara yang memang anak yang penurut duduk dengan tenang


marni membuka magic com dan didalamnya ada banyak nasi entah siapa yang telah memasak mungkin penjaga villa


karena semalam mereka makan siang dan malam Damar memesan makanan untuk mereka


marni pun membuatnya nasi goreng


lalu marni membuka lemari pendingin dan mencari Apa yang bisa dimasaknya untuk mereka makan


dikulkas Hanya ada sayur sawi dan 3 butir telur marni mengambil itu lalu mengolahnya menjadi makanan seadanya yang penting perut mereka bisa terisi


siang menjelang Damar belum juga Datang marni semakin merasa kecewa dan was was


telah terjadi sesuatu pada Damar dan Jack


marni mengajak putrinya untuk bermain disekitar villa itu karena marni takut jika Damar atau Jack datang mencarinya


marni bingung harus menjawab apa karena memang dia tidak tau dimana kedua orang itu


siang Semakin meninggi Damar dan Jack belum juga ada kabarnya akhirnya marni memutuskan untuk pulang kerumahnya


Marni berjalan cukup jauh untuk bisa sampai dipinggir jalan untuk bisa mencari angkutan umum untuk bisa ditumpanginya pulang bersama putrinya


beruntung marni membawa uang didalam dompetnya


marni pun sempat singgah diwarung untuk membeli makanan dan cemilan untuk putrinya takut Fara bosan dan lapar diatas angkot


lama menunggu akhirnya ada juga angkot yang lewat


Marni sangat kecewa kepada Damar karena membiarkan mereka Luntang lantung seperti itu


mereka pergi tanpa kabar sedikitpun


marni berjanji pada dirinya sendiri tidak akan dengan mudah percaya pada siapapun itu lagi marni juga sudah tidak ingin punya hubungan apapun lagi


"mas Damar kamu tega melakukan ini pada kami, kalau memang niat kamu hanya ingin mengerjai cukup Saya saja yang kamu kerjai jangan putriku yang tidak tau apa-apa


kasihan putriku diperlukan seperti ini


kami Luntang lantung dijalan panas panasan seperti ini


melakukan perjalanan jauh" ucap marni dalam hati matanya berkaca-kaca melihat putrinya yang terlelap dalam pangkuannya mungkin kelelahan

__ADS_1


berapa jam lamanya Marni menempuh perjalanan dan dua kali naik turun angkot hingga sampai kerumah kostnya


setelah sampai didalam rumah kost marni merebahkan tubuh putrinya yang masih terlelap


tubuhnya Terasa remuk mungkin terlalu lama menggendong fara


marni membersihkan diri agar Terasa segar setelah itu marni memasak mie instan untuk mengganjal perutnya yang sudah kerongkongan


marni tidak khawatir kepada putrinya akan lapar karena diterminal tadi saat akan tukar angkot marni sempat membeli susu kotak dan roti untuk fara


stelah merasa perutnya kenyang marni merebahkan tubuhnya yang terasa lelah disamping putrinya yang tertidur lelap tak butuh waktu lama marni pun ikut tertidur


🌺🌺🌺


sedangkan disebuah rumah sakit Damar merasa sangat bersalah kepada marni dan fara karena telah meninggalkan mereka divilla tanpa memberi kabar


semalam setelah marni dan fara tidur Damar mendapatkan kabar dari orang-orang kepercayaannya bahwa telah menemukan istrinya yang telah lama pergi meninggalkannya


Damar sudah tau semua kebenarannya semua itu adalah akal-akalan ibunya yang ingin memisahkan dirinya dan wanita yang dicintainya


Damar pun sudah tau bahwa istrinya hamil dan melahirkan putranya


kini istrinya dirawat dirumah sakit karena mengalami kecelakaan saat akan pulang bekerja


malam itu Damar menjadi sangat bingung harus memilih siapa


terus menemani marni divilla wanita yang bisa membuatnya jatuh cinta lagi atau segera menemui ibu dari anaknya yang dulu sangat dicintainya dan sampai sekarangpun rasa itu masih ada namun tak sebesar dulu


Damar sempat prustasi namun akhirnya dia memilih untuk pergi kerumah sakit untuk melihat kondisi sang mantan istri sirinya lalu kembali lagi kevilla menemani marni dan fara


Namun saat melihat sang mantan istri sirinya dalam kondisi kritis damar tidak tega meninggalkannya dan akhirnya Damar lupa akan keberadaan marni dan fara


hingga malam menjelang Damar tersadar bahwa telah meninggalkan marni divilla begitupun jack lupa akan mereka berdua karena banyaknya pekerjaan yang Damar berikan hingga lupa pada dua orang itu


"halo Jack kamu dimana?" tanya Damar saat telponnya diangat


"lagi dirumah bos baru saja mau istirahat " Jawab Jack


"jack bagaimana marni dan fara apakah mereka masih divilla?apa kamu sudah mengantarkan mereka pulang?" tanya Damar


jack yang juga baru tersadar bahwa malam kemarin mereka meninggalkan marni dan fara divilla milik Damar menepuk jidatnya


"astagfirullah bos maaf saya lupa kalau kita sudah meninggalkan mereka divilla " jawab jack


"Kalau begitu kamu cari tau apakah mereka masih disana ?" ucap Damar lagi dengan mengusap kasar wajahnya


"baik bos" ucap jack cepat lalu menelpon penjaga villa


"halo pak restu, apakah perempuan dan anak kecil yang datang bersama kami kemarin masih berada divilla ?" tanya Damar saat telponnya diangat


"mereka sudah tidak ada tuan sejak siang tadi saya tidak melihat mereka " jawab pak restu cepat'


"oh kalau begitu baiklah pak" ucap jack semakin merasa bersalah

__ADS_1


__ADS_2