Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 96


__ADS_3

Siang menjelang Kini Della sudah berada ditoko kue milik ibunya menunggu orang yang akan datang untuk memesan kue ditoko kue milik mereka itu


Sejak jam 11 Della sudah ada disana merecoki pekerjaan jeni dan jaka,Della juga sangat senang mengganggu para karyawan Bundanya, karyawan Nadia tidak pernah marah bila Della menjahili mereka karena kehadiran Della disana menjadi hiburan tersendiri bagi mereka


Della tidak pernah menjahili mereka diluar batas Della hanya akan memberikan mereka teka teki yang membuat mereka memperlihatkan berbagai mimik yang lucu bila dilihat dan mengundang tawa


" Bang pardi" panggil della pada pardi yang sedang duduk mengemas kue-kue yang sudah siap diantar


"ada apa neng?" tanya Pardi dengan perasaan yang was-was


"Abang jawab pertanyaan Neng Della yang cantik pari purna ini hahaha" ucap Della dengan gaya tengilnya


" huuuuuuu, narsis amat Neng" ucap beberapa karyawan menyoraki Della


" ayo neng mau tanya apa sama Bang pardi yang ganteng sejagat raya ini " ucap pardi juga dengan gaya tengilnya


membuat semua yang melihatnya tertawa terbahak bahak bahkan Della pun tertawa keras melihat gaya pardi


"okeh bang jawab ya " ucap Della


"iya neng dengan senang hati Abang akan menjawabnya " ucap pardi


"Gini bang kenapa sih pohon mangga depan rumah harus ditebang?" tanya Della memberi teka teki


pardi mengerutkan keningnya begitupun dengan yang lainnya


"itu mah jawabannya kecil" ucap pardi menjentikkan jari kelingking dan jempolnya


"apa bang jawabnya " tanya Della


" karena kalau ngak ditebang nanti bisa-bisa tumbang bila ada angin kencang " jawab kardi bangga karena mampu menjawab teka-teki Bos kecilnya dan semua karyawan mengangguki ucapan Pardi


"salah bang " jawab Della


"loh kok salah?! trus apa dong?" tanya pardi penasaran begitu pun yang lainya


"lah memang kan kalau pohon itu harus ditebang ! karena kalu dicabut itu sangat berat hahahahahaha " jawab Della dan tawa semua karyawan pecah


"Del,abang juga punya teka teki "ucap Adi


"Apa Bang Adi?" tanya Della penasaran


"dengar ya!, apa namany bila yang ditembak kebawah tapi yang kena hidung" Tanya Adi pada Della


"Ampun deh Bang Adi" ucap Della penasaran


"kalau yang lain ada yang tau nggak ?" tanya Adi pada teman-temannya

__ADS_1


mereka hanya menggeleng karena mereka memang tidak tau jawabannya apa


"apa dong bang,jangan sampai saya mati penasaran !"ucap Della penuh Dramatis


"okey Oke jawabnya ya kamu kentut Dell?" jawab Adi yang membuat Della mengerucutkan bibirnya karena dituduh kentut oleh adi


"Apaan sih bang, disuruh tanya jawabnya malah menuduh saya kentu lagi" ucap Della kesal


"nah kan jawabannya itu !" ucap Adi lagi


"itu Pa bang ?" ucap Della masih penasaran


"Nih Abang tanya ni ya, kalau kamu kentut yang kena apanya?!" tanya Adi lagi


"kamu nanya ??? "ucap Della kesal


"hahahahahahaha " suara yang lain mendengar perdebatan Adi Dan Della


"lah kan emang jawabnya ya itu Kentut


KE - ke N -ken TU-tu T Tut Kentut


nah yang ditutup apa? kan hidung!" Jawa Adi dan Akhirnya semua mengerti karena melalui Drama kolosal jadi tawa mereka yang mendengar sudah melayang terbawa angin


Adi hanya garuk-garuk kepala karena tidak ada temannya yang tertawa mendengar jawabannya


Adi kembali ketempat duduknya dan melanjutkan pekerjaannya yang lain hanya saling pandang dan mengulum senyum mereka


sedangkan dilantai dua mereka jadikan ruang pertemuan atau ruang VIP karena banyak orang-orang kantoran yang datang untuk membicarakan masalah pekerjaan mereka sambil menikmati kopi dan kue ataupun makan siang bersama


sedangkan karyawan yang tinggal dimess toko, Shela pindahkan diruko sebelah kanan toko kue dan berada di lantai dua dan dibawah kamar mess karyawannya mereka jadikan tempat parkiran pengunjung jadi mereka tidak memarkirkan kendaraan mereka disisi jalan besar atau didepan toko


Della sudah bosan menunggu orang yang dikatakan kakaknya namun orang itu tidak muncul-muncul juga


Seperti janjinya Shila datang ketoko saat jam istirahat disana dia dapat melihat adiknya duduk dengan lesu, shila segera menghampiri adiknya itu dan tanpa disadarinya Adnan sejak tadi mengikutinya karena Adnan sempat mengajak Shila makan siang namun Shila selalu menolak ajakannya dengan alasan ingin makan siang bersama adiknya.


Adnan sejak tadi memperhatikan Shila dan Della tiba-tiba Datang dua orang pria paruh Baya menghampiri mereka dan mereka bersalaman


Adnan tidak dapat mendengar apa yang mereka bicarakan karena jarak mereka jauh


sedangkan dimeja Shila dan tamunya mereka membicarakan kerjasama mereka dan mereka sepakat


Tuan Damar dan Jack tertawa lepas mendengar cerita Della mereka merasa sangat senang bisa bekerja sama karena kagum anak seusia Della sudah ingin mengurus pekerjaan


"usia kamu berapa nak?" tanya tuan Damar


" 18 tahun pak " ucap Della

__ADS_1


"wah kamu masih sangat muda tapi sudah mauengurus pekerjaan seperti ini" ucap Tuan Damar lagi


"hehehe....saya cuma menggantikan sementara tugas kakak saya pak, kebetulan hari ini dia berhalangan datang jadi saya dan kakak saya ini yang menggantikannya " ucap Della tersenyum manis


"loh mbak ini kan yang kemarin yang janjian dengan saya ,lalu kenapa adik ini mengatakan dia sedang berhalangan?" ucap jack bingung


Shilla dan Della saling tatap dan melempar senyum


Damar yang melihat itu pun mengerutkan keningnya


"maaf pak yang bapak temui kemarin itu adik saya, namanya shela pemilik restoran Doble S, sedangkan saya Shila Dokter di rumah sakit seberang " ucap shila meluruskan kesalah pahaman dan kebingungan kedua pria paruh baya didepan itu


"oh ..... jadi seperti itu?" ucap jack menggaruk kepalanya


"iya pak,kami saudara kembar identik jadi kalau nggak diperhatikan baik-baik maka orang akan salah paham" ucap shila lagi


"kalau begitu maaf nak shila, sebenarnya tadi saya juga bingung saat nak shila meminta saya menjelaskan kembali apa yang disepakati kemarin !" ucap jack lagi sambil tersenyum


Shila pun ikut tersenyum mendengar penjelasan pak jack


"kalau begitu saya pamit pak,jam istirahat saya sudah selasai,terima kasih banyak atas kepercayaan bapak ingin menjalin kerja sama dengan kami" ucap Shila ramah dan sopan lalu menjabat tangan kedua pria paruh baya itu


"Sama-sama nak Shila,kami juga ucapkan banyak terimakasih karena Nak shila telah meluangkan waktu untuk menemui kami" ucap pak Damar kepada shila


" iya pak sama-sama " ucap shila lagi


"kalian berdua anak-anak yang hebat,orang tua kalian pasti bangga dengan kalian yang saling mendukung satu sama lainnya " ucap Pak Damar lagi


Shila dan Della tersenyum mendengar itu semua


"Saya pamit duluan ya pak! kalau bapak masih ingin duduk dulu disini silahkan sambil menikmati kopi atau lainnya" ucap shila lalu berdiri dari duduknya


"Dek kakak kembali kerumah sakit ya! kamu mau langsung pulang atau nunggu kakak disini lalu kita pulang bareng ? " tanya shila pada adiknya


"saya masih disini kak,mau nungguin cika soalnya saya sama cika mau jengukin tetangganya yang sedang dirawat dirumah sakit tempat kakak kerja " jawab Della


"ya sudah kalau begitu kakak balik kerumah sakit ya" ucap Shila mengelus lembut kepala adiknya yang terbungkus hijab berwarnama biru


"iya kak"ucap Della lalu meraih tangan kakaknya dan menciumnya


Damar dan Jack Semakin kagum melihatnya


"Assalamualaikum,mari pak saya duluan " ucap Shila


"Wa'alaikumsalam "jawab mereka bertiga


"Hati-hati nak" ucap Damar

__ADS_1


setelah kepergian kakaknya Della pun berpamitan untuk masuk kedalam ruangan pribadi kakaknya Shela


"saya juga pamit ya pak" ucap Della dan diangguki oleh kedua pri itu


__ADS_2