Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 17


__ADS_3

POV Mirna


"jangan macam-macam kamu ya,kamu mau apa panggil saya kesini


saya tidak banyak waktu meladeni kamu" ucapku Dengan nada ketus


Pria didepanku ini adalah mantan kekasihku


dia selalu menggangguku, selalu mengancam ku akan memberi tahu Wahyu bahwa anak yg sedang kukandung adalah miliknya bila dia tidak kuberikan uang


saya meninggalkannya dan memilih bersama bang wahyu karena dia sering mabuk dan bermain judi kebiasaannya ini mulai dilakukannya saat usahanya jatuh bangkrut dan saat itu saya mulai menjalin hubungan lagi dengan bang wahyu yg ternyata sangat gampang untuk menggodanya karena bang wahyu masih mencintaiku


dulu saya dan bang Wahyu putus karena tak ada restu orang tua dari bang Wahyu


bang wahyu dijodohkan dengan Nadia istri sahnya


pertemuanku kembali dengan bang wahyu terjadi secara tidak sengaja waktu itu dia melihatku menunggu angkot dipinggir jalan dan diapun menghentikan motornya dan menawarkan untuk


mengantarku pulang, karena hari sudah mulai gelap jadi aku menerima tawarannya dan mulai saat itu komunikasi kami menjadi lancar kami sering jalan berdua tanpa sepengetahuan istrinya Nadia dan kekasihku Aldo


hingga beberapa bulan kami menjalin kasih kembali walaupun saya tau bamg wahyu masih berstatus suami orang dan mempunyai tiga orang anak tapi sy tidak peduli lagi karena hubungan kami sudah sangat jauh walaupun saya sudah tidak perawan lagi karena hubunganku dengan Aldo juga sudah sangat jauh tapi bang wahyu tak mempermasalahkannya karena saya berbohong padanya bahwa saya pernah dilecehkan oleh mantan kekasihku dan saat saya tahu bahwa saya sedang hamil


saya sangat syok dan bingung harus meminta tanggungjawab dari siapa karena aldo juga masih sering memaksaku ketika sedang mabuk untuk memuaskan hasratnya kalau saya menolak dia mengancam akan menyebarkan video panas kami


dengan perasaan tak menentu entah mengapa saya langsung menghubungi bang Wahyu


mengatakan padanya bahwa hamil


bang wahyu mengatakan akan bertanggungjawab hingga akhirnya bapak tau bahwa anak gadisnya hamil


bapak marah besar dan mengusirku dari rumah saya bingung harus kemana? jika saya minta pertanggung jawaban dari aldo yg kerjanya hanya mabuk dan judi sy takut hidupku makin sengsara


dan saya memutuskan untuk menyusul bang wahyu kekota M


bang wahyu sempat syok dan bingung saat tau saya menyusulnya karena takut teman2 dsn bosnya tau tentang perselingkuhan kami tapi suatu keberuntungan bagiku karena Nadia tidak pernah dikenalkan oleh bang wahyu pada teman2nya ditempatnya bekerja selama ini hanya namanya saja yang mereka tau tanpa tau bagaimana rupanya istri sah bang wahyu


saat teman2 dan bos nang Wahyu mengira saya adalah Nadia istri bang wahyu saya tidak menyia-nyiakan kesempatan itu


Bang wahyu pun sudah tak bisa mengelak lagi untuk segera menikahiku


Kami menikah sirih disuatu perkampungan dibantu oleh salah seorang teman Bang Wahyu yang sudah dibayarnya untuk merahasiakan semua ini

__ADS_1


"wetss....santai cantik,ya seperti biasanya saya lagi butuh duit"ucap Aldo menyadarkanku dari lamunanku


" saya mau ambil uang dari mana Aldo," ucapku


" ya terserah kamu mau ambil uangnya dari mana" ucap aldo tersenyum


"tapi saya benar-benar tak punya uang Al"ucapku lagi


"kalau kamu tidak memberikanku uang , video2 panas koleksi ku akan kukirimkan kesuamimu" ucapnya lagi dengan mengancam


"Baiklah saya akan mencarikanmu, tapi saat ini saya betul-betul tidak punya uang" ucapku dan Aldo tersenyum kepadaku senyum yang sangat kubenci


"kamu memang yang terbaik" ucapnya mencolek daguku dan Aldo bersnjak pergi setelah minuman dan makanan yang dipesannya habis


"bayar ya saya lagi bokek" ucapnya lagi dan menyerahkan kertas tagihan makanannya lalu dia berjalan pergi meninggalkan ku yg masih duduk


saya pun bergegas menuju kasir untuk membayar tagihannya


"sialan kamu Aldo semoga saja kamu ketabrak mobil" ucapku kesal


🥀🥀🥀


sesampainya dirumah aku mendapati bang wahyu duduk disofa ruang tamu dengan wajah memerah tangan dilipat didepan dadanya


" saya dari beli susu bang dan jalan2 sebentar bisa stres saya tinggal dirumah terus " ucapku berbohong


" untung tadi beli susu" ucapku dalam hati bersyukur karena ada alasan tepat


"kenapa kamu nggak pamit, telponku tdk diangkat dan chatku juga tidak ada yg kamu balas dihubungi kembali sudah tidak aktif" ucap bang wahyu lagi masih dengan enosi


" handphone ku betreinya habis bang makanya langsung mati" ucapku


memang Tadi telpon bang wahyu tidak kuangkat juga chatnya tdk ada yg kubaca Hp saya sengaja kumatikan karena malas mendengar ceramah Bang Wahyu ditelpon menambah sakit kepala saja


saya bingung harus ambil uang dari mana untuk memenuhi keinginan Aldo sedangkan uang yg diberikan bang wahyu sudah mulai menipis karena ibuku sering meminta uang


Bang wahyu sudah tidak pernah lagi memberikan Nadia uang belanja bulanan saya sangat senang karena bang wahyu selalu menuruti semua keinginanku


Tapi sampai saat ini bang wahyu tidak ingin menceraikan Nadia sedangkan saya sebentar lagi melahirkan tapi belum ada kepastian status


"saya akan merayu bang wahyu agar jangan sampai dia marah" gumamku dalam hati

__ADS_1


saya berjalan mendekati bang wahyu dan duduk diatas pangkuannya dan mulai mengelus rahangnya dan mencium lehernya pinggulku tak tinggal diam digerakkan perlahan


saya sangat tau Bang Wahyu tidak akan pernah bisa tahan kalau diperlukan seperti itu


tak butuh waktu lama bang wahyu sudah dapat kululuhkan dan bertekuk lutut di hadapanku


"sayang abang mau nengokin dedek bayinya" ucapnya dengan suara serak


Bamg wahyu sudah menggendongku menuju pembaringan dan terjadilah olah sore yang panas sangat menyenangkan


Malam ini bang wahyu pulang kerumah Nadia tp saya tidak peduli yang penting semua gaji bang wahyu diberikan kepadaku setiap bulannya


saya juga tidak akan repot mengurusnya


saya tidak perlu berbau bumbu masakan Karena bang wahyu sangat suka masakan sendiri


"dimana saya harus ambil uang untuk Aldo"


"aaarrrgggg......" ucapku prustasi


"bagaimana ini, kalau Aldo sampai mengirimkan semua video2 panasku bersamanya "


Minggu lalu Aldo meminta jatah nya ,mau tidak mau saya harus menyetujuinya karena kalau tidak Aldo akan terus menerorku.


"Aldo memang bajingan,pasti dia akan berbuat nekad , ?"'gumam Marni


"aaarrtggghhhh,dasar Aldo sialan " marni


mengacak rambutnya prustasi


"saya harus mencari pinjaman,tapi kemana saya akan meminta minjam sedangkan saya tidak punya apa-apa untuk dijadikan jaminan " otakku terus berfikir kemana saya harus mencari pinjaman uang seberapa keras saya berfikir tapi tetep saja tidak mendapatkan jalan keluar kepalaku rasanya mau pecah


lelah berfikir akhirnya saya tertidur,


beberapa malam ini saya tidur sendiri karena bang wahyu harus kembali kerumah Nadia


saya sering merasa cemburu dan berusaha membuat bang wahyu betah bersamaku tapi Nadia menyuruh anak²nya menelepon dan meminta bang wahyu pulang


entah sampai kapan kami seperti ini kucing kucingan terus


beberapa kali saya memintanya untuk menceraikan Nadia tp dia selalu saja mencari alasan terkadang ada rasa jenuh dengan semua ini tapi apa mau dikata ini pilihanku menikah dengan suami orang

__ADS_1


end


__ADS_2