Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 112


__ADS_3

bagaimana menurut kamu Ardhit, apakah kamu setuju bila pernikahanmu dipercepat?" tanya Arman kepada putranya


"saya mengikut saja bagaimana baiknya papi" ucap Ardhit


"bagaimana denganmu nak Fara?" ucap Arman kini dia bertanya kepada Fara


"saya mengikut saja om,tapi apakah boleh keluarga angkatku dikampung bisa hadir di pernikahanku?" ucap Fara dan bertanya Balik kepada Arman


"tentu saja nak,kamu bisa menghubungi mereka dan menyuruhnya datang kemari " jawab Arman


"baiklah om,saya akan menelepon mereka " ucap Fara


"iya nak" jawab Arman


Fara pun mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celana panjang kulotnya


fara mengotak atik ponselnya mencari kontak orang yang ingin di telponnya, setelah mendapatkan kontaknya fara pun mulai menelpon dan mengaktifkan loudspeaker ponselnya agar semua bisa mendengar percakapannya


"Assalamualaikum bibuk,bibuk dan keluarga apa kabar ?" ucap Fara saat panggilannya terjawab


"Waalaikumsalam sayang, Alhamdulillah semua baik dan sehat, kamu sendiri apa kabar nak.bibuk kangen " ucap Sari diseberang sana


" Fara juga kangen sama Bibuk,Babah kemana buk?" ucap Fara berbasa-basi


"Babah lagi bersih-bersih soalnya baru pulang dari ladang" ucap sari


"Bibuk bisakah Fara berbicara dengan Babah ?" ucap fara


"tentu saja nak,kamu tunggu sebentar ya bibuk panggil Babah mu dulu " ucap sari


"iya buk" jawab fara,tak berselang lama terdengar suara lelaki diseberang sana


"Halo Assalamualaikum nak" ucap pak Ahmad


"waalaikumsalam bah, Babah fara kangen " ucap Fara


"Babah juga nak, kapan kamu kembali nak" ucap pak Ahmad


"nanti bah fara pasti kesana" ucap fara lagi


setelah lama berbasa-basi Fara mulai mengutarakan maksudnya menelpon


"Babah,Bibuk fara ingin ngomong sesuatu " ucap Fara


"mau ngomong apa nak?" tanya pak Ahmad penasaran


"Bisakah Babah dan Bibuk datang kemari bersama semua keluarga ?" ucap Fara


"kamu kenapa nak? kamu sakit ?" ucap Ahmad khawatir


"Bah anak kita kenapa Bah, Bibuk takut terjadi sesuatu padanya disana dia sendirian bah hiks hiks hiks" ucap sari pada suaminya dan terdengar oleh semua


"sabar buk,Fara belum menjelaskan apa-apa, doakan saja anak kita baik-baik saja disana" ucap pak Ahmad menenangkan istrinya yang sudah menangis sesenggukan


"iya Bah" ucap sari lagi


"Bibuk Fara baik-baik saja,fara ingin kalian semuanya kesini karena Fara akan menikah tiga hari lagi,Fara juga sudah bertemu dengan Ayah Fara juga Saudara-saudara Fara " ucap Fara membuat Ahmad dan sari terkejut


"apa??? apakah kami tidak salah dengar nak?" ucap pak Ahmad

__ADS_1


"tidak Babah, Babah tidak salah dengar Fara Akan menikah tiga hari lagi dan Fara berharap Bibuk , Babah dan keluarga yang lainnya sudi hadir menjadi saksi dihari bahagia ku " ucap Fara dengan suaranya yang parau


"iya nak Babah dan Bibuk akan usahakan Hadir


"nak berikan ponselnya pada Ayah,ayah ingin berbicara dengan pak Ahmad " ucap Wahyu meminta ponsel fara,farapun segera menyerahkannya kepada ayahnya itu


"Halo Assalamualaikum,pak Ahmad,saya wahyu ayahnya Fara


Apakah pak Ahmad masih ingat pada saya?" ucap wahyu


"Waalaikumsalam,pak wahyu yg dulu sering menjenguk Fara waktu kecilnya ?" ucap pak Ahmad


"iya pak Ahmad,saya ingin pak Ahmad dan keluarga sudi hadir menyaksikan pernikahan putri kita" ucap wahyu lagi


"Insya Allah pak Wahyu saya usahakan " ucap pak Ahmad


"kami tunggu kehadirannya pak Ahmad " ucap Wahyu lagi


"iya pak wahyu" ucap pak Ahmad


"assalamualaikum pak Ahmad sampai bertemu disini" ucap wahyu


"waalaikumsalam"jawab pak Ahmad dan panggilan pun berakhir


"kalau begitu kami pamit pulang dulu,kami akan membawa Fara ikut bersama kami" ucap Wahyu


"Baiklah bang,oh iya fara mana KTP kamu nak biar Ardhit mendaftarkan pernikahan kalian di KUA"ucap Arman


Fara pun beranjak dari duduknya dan masuk kedalam kamar tamu dimana tasnya berada dan mengambil KTP-nya dan menyerahkan kepada calon mertuanya


"ini om KTP saya" ucap fara menyodorkan KTP nya


"Ardhit,urus semua surat-surat pernikahanmu " ucap Arman kepada putranya


"iya pi" ucap Ardhit


lalu Ardhit merogoh ponselnya dari dalam saku celananya dan mengotak atiknya sebentar dan menelpon seseorang


"Halo Assalamualaikum,Rom tolong daftarkan pernikahanku di KUA hari ini juga kalau bisa hari ini semua selesai dan KTP calon Istri saya,kamu ambil dirumah " ucap Ardhit diteleponnya


"..............."


"iya saya tunggu kamu dirumah " ucap Ardhit lagi


".............."


"okey" ucap Ardhit


wahyu dan keluarganya berpamitan untuk pulang dan membawa serta Fara bersama mereka


Ardhit meminta nomor telepon Fara alasannya agar mudah berkomunikasi bila ada surat-surat pernikahan yang membutuhkan tanda tangannya


Ardhit sibuk mengurus semua persiapan pernikahannya Dan menyerahkan tanggung jawab perusahaan kepada adiknya Arka untuk sementara waktu


Hari yang ditunggunya telah tiba semua keluarga dari kota J telah datang sejak kemarin ingin melihat anak putra sulung dari Arman menikah


sedangkan dikediaman Pak Sardi kini Fara didandani oleh MUA yang dipesan oleh Ardhit


"mbak cantik banget ya" ucap MUA 1

__ADS_1


"iya nggak dandan aja mbaknya sudah cantik,kalau wajahnya kayak mbak ini kita itu nggak perlu repot-repot nambal sana nambal sini agar nutupin semua "ucap MUA 2


setelah selesai didandani Fara duduk diatas ranjang menunggu panggilan untuk keluar


ditempat Ardhit


mereka kini berangkat menuju kediaman keluarga Wahyu untuk melangsungkan pernikahan Ardhit dan Fara


Ardhit sedari tadi merasa gugup menghadapi pernikahannya, keringat dingin membasahi tubuhnya


"Santai kak, ucapkan istighfar dan berdoa agar diberi kelancaran"ucap Arka mencoba menenangkan kakaknya itu


"iya dek kakak,jadi gugup takut kakak salah mengucapkan ikrar nikah " ucap Ardhit jujur


"tenang ya kak, semoga semua lancar dan cepat halal" ucap Adrian mencoba membuat kakaknya tertawa namun itu tidaklah mempan


setelah menempuh beberapa jam perjalanan kini mereka telah sampai didepan rumah sederhana berlantai dua milik keluarga Pramana


kini mereka turun dari mobil masing-masing dengan membawa seserahan


Ardhit berjalan masuk diapit oleh papi dan kedua adik laki-lakinya


"Assalamualaikum"ucap rombongan Ardhit saat memasuki rumah mempelai wanita, semua seserahan diberikan kepada keluarga mempelai perempuan


mereka semua dipersilahkan untuk duduk


kini Ardhit duduk didepan pak penghulu, pegawai KUA sebagai saksi dan wahyu


Wahyu meminta kepada pak penghulu untuk menjadi wali hakim untuk menikahkan fara dan Ardhit, sedangkan dibelakang Ardhit disana ada Arman,arka , Adrian dan saudara sepupu dari arman


semua keluarga hadir untuk menyaksikan pernikahan Ardhit dan Fara,sari dan Ahmad beserta beberapa ponakan dan kerabat yang ingin menjadi saksi pernikahan saudara mereka juga sudah tiba dari kemarin


Farhan anak Safitri datang bersama istri dan anak-anaknya, begitu pun dengan firman juga datang bersama anak sulungnya karena istrinya tidak bisa ikut karena punya anak bayi, Ferdinand juga datang ingin melihat adik kesayangannya menikah


Fara sangat bahagia ketiga kakak panutan serta kesayangannya rela datang dari jauh demi dirinya


sari masuk kedalam kamar pengantin menemui fara lalu melakukan video call dengan Safitri kakaknya dikampung, Safitri dan suaminya tidak bisa hadir karena tidak ada yang akan mengurus ibu mereka yang sudah sepuh


"Assalamualaikum,kak" ucap sari saat panggilan teleponnya terhubung


"waalaikumsalam, putriku mana sar?" ucap Safitri


"ini kak putri kita " ucap sari mengarahkan kameranya pada fara


"Masya Allah, cantiknya putri ibuk Pak pak sini pak" ucap Fitri berteriak memanggil suaminya yang sedang dalam kamar mandi


"ada apa buk?" tanya suami Fitri


"pak lihat putri kita " ucap Fitri pada suaminya


"Masya Allah kamu cantik sekali Nak , maafkan bapak dan ibu tidak bisa menghadiri pernikahan mu kamu taukan nenek sudah tidak bisa ditinggal-tinggal " ucap suami Fitri


"tidak apa-apa pak ,salam buat nenek,tunggu nak biar nenek melihatmu " ucap suami bu Fitri


sambil berjalan cepat kedalam kamar ibu mertuanya


"mak lihat mak cucumu cantik sekali " ucap suami bu Fitri memperlihatkan video call sari


"Masya Allah cantik sekali cucuku, semoga pernikahan mu langgeng hingga Janna nya dan kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah " ucap nenek memberikan doa baiknya "Aamiin ya rabbal alamin" ucap Fara dan sari

__ADS_1


sari keluar dari kamar fara dan menuju ke ruang tamu dimana akad nikah dilakukan


__ADS_2