
"pala dandi ndat atan tatal mama dadi mama ndat poleh nyanyis ya"ucap farah mencium pipi marni
"iya sayang mama tidak akan nangis lagi" ucap marni dan kembali memeluk fara
marni dan fara sekarang tidak tinggal dirumah kontrakan yang ditempatinya dulu bersama wahyu
marni tinggal di kamar kost kostan yang dekat dengan tempatnya bekerja sebagai cleaning servis disebuah restoran dekat kantor wahyu bekerja namun marni tidak pernah tau
disana tempat kerja wahyu
tubuh marni yang dulu seksi sekarang telah kurus dengan wajah penuh jerawat kecil-kecil
wajah marni tidak semulus dulu jangankan untuk perawatan kecantikan untuk makan pun harus berhemat
setiap hari marni menitipkan fara kecil dirumah tetangganya yang bernama sari memang belum memiliki momongan
sari sangat menyayangi fara yang penurut dan juga pintar
suami sari yang telah membantu marni bekerja di restoran itu dengan bantuan temanya yang bekerja sebagai pelayan direstoran itu
marni sangat bersyukur masih ada yg ingin membantunya
sedangkan suami sari bekerja dikantor dimana wahyu juga bekerja
sudah lama wahyu tidak mengirimkan uang untuk fara
Itu yang membuat marni harus bekerja bekerja
marni juga masih terus mencari keberadaan Aldo yang hilang bak ditelan bumi
marni pernah bertanya kepada teman-teman Aldo tapi tidak ada yang tau keberadaan Aldo
tapi berbulan bulan lamanya marni mencari keberadaan Aldo akhirnya marni mendapatkan titik terang dimana aldo sekarang marni hanya ingin memperkenalkan fara pada aldo
yang semakin besar wajahnya sangat mirip dengan Aldo ayah biologisnya
marni sangat senang telah mengantongi alamat tempat tinggal Aldo
semangat hidup marni kembali lagi dan berharap bertemu Aldo dan bisa hidup bersama membesarkan fara anak mereka
beberapa hari berlalu akhirnya Hari ini marni libur
marni berencana akan kealamat yang diberikan oleh temannya Aldo
Pagi-pagi sekali marni sudah bangun menyiapkan sarapan untuknya dan putri kecilnya
marni segera membangunkan putrinya
" bangun sayang fara maukan ketemu sama papa ?"ucap marni membangunkan putri kecilnya
fara mengerjapkan matanya lucu
marni gemas melihat anaknya
Marni menciumi anaknya sehingga fara tergelak karena merasa geli
" ayo mandi sayang biar kamu wangi kita mau ketemu papa ,fara maukan ketemu sama papa?" ucap marni
__ADS_1
"papa mama?" ucap fara masih bingung
"iya sayang kita hari ini akan ketemu papa" ucap marni lagi bibirnya tak lepas dari senyuman membayangkan bertemu dengan Aldo yang selalu memberinya kehangatan, memperlakukannya dengan lembut
Aldo juga pernah berjanji akan membawanya pergi dari wahyu dan sekarang marni sudah lama bercerai dari Wahyu
Marni sangat berharap Aldo masih ingin hidup bersamanya
"mama ayo ndi"ucap fara membuyarkan lamunan marni
"iya sayang ayo, setelah itu kita sarapan "ucap marni dan segera membawa fara masuk kekamar mandi untuk membersihkan tubuh mungil putrinya
"emmmm.....anak mama wangi, pasti papa senang ketemu sama putri cantik mama ini"ucap marni mencium perut putrinya hingga tergelak
"ayo sayang kita sarapan dulu "ajak marni pada putrinya
"ayo mama pala dah papal"ucap fara
anak marni dan aldo ini memang masih kecil tapi sudah sangat pengertian dan juga sabar mungkin dari kecil fara dirawat sari wanita yang bertutur kata lembut dan ramah juga penyabar itulah kenapa fara juga berlaku seperti itu
Marni pun menyuapi fara sarapan
"cuda mama pala dah nyang" ucap fara
"iya sayang"ucap marni segera menghabiskan sarapannya
setelah selesai sarapan Marni menyiapkan semua keperluan fara dan segera pergi kealamat Aldo yang didapatkan marni dari salah satu temannya Aldo
sebelum berangkat marni kerumah sari untuk memberitahu sari untuk membawa fara kerumah papanya
"assalamualaikum,mbak sari" ucap marni
"wa'alaikumsalam,eh mbak marni ayo masuk mbak" ucap sari pura-pura tidak melihat fara
"mbak faranya mana mbak kok nggak ikut?"ucap sari tersenyum jahil dan mengedip-ngedipkan matanya
marni yang mengerti kode dari sari hanya diam menahan tawanya
"bibu imi pala,bibu apa cih nda iyat pala "ucap fara dengan bibir dikerucutkan
"oh anak cantiknya bibu ada disini? tadi bibu sangka bukan fara yang berdiri disini soalnya cantik benget "ucap sari menggoda fara dan memujinya
fara yang mendengar pujian ibu asuhnya pipi gembil nya bersemu merah fara menggoyangkan kakinya salah tingkah
Marni dan sari melihat itu tertawa
"temapa bibu pama mama tawatawa" ucap fara heran
"tidak sayang ini ikat rambutnya lucu sekali" ucap sari gemas
fara menggoyangkan kepalanya sehingga ikat rambut duanya bergoyang kesana kemari
"mbal hari ini saya mau ajak fara jalan mau kerumahbpapanya" ucap marni pda sari
"benarkah mbak, Alhamdulillah mbak sudah dapr alamat papanya fara" ucap sari tulus
"iya mbak, doain ya mbak semoga papanya fara benar-benar tinggal dialamat Itu "ucap marni penuh harap
__ADS_1
" iya mbak semoga saja" jawab sari
"kalau begitu kami berangkat dulu ya mbak "pamit marni
"iya mbak hati-hati ya! fara jangan nyusahin mama ya sayang !"jawab sari
"dada bibu pala egi lulu ya,danan lindu"ucap fara membuat sari menciumnya gemas
"iya sayang bibu akan tahan rindunya "ucap sari tersenyum fara pun tersenyum lalu mencium pipi sari yang sedang berjongkok di depannya
marni dan fara pun pergi menggunakan taxi online untuk mencari alamat rumah Aldo
setelah menempuh perjalanan selama dua setengah jam marni sampai di alamat rumah yang di berikan oleh teman Aldo
sedangkan fara yang kelelahan menempuh perjalanan jauh untuk pertama kalinya terlelap dipangkuan marni
Marni pun turun dari taxi online dan fara dalam gendongannya
jantung marni berdetak kencang saat berdiri didepan sebuah rumah besar berpagar hitam
marni melihat bel berada di tembok dekat pagar
marni pun memencet bel tersebut berulang kali akhirnya ada pria paruh baya yang datang menghampirinya
"maaf mbak cari siap?"tanya pria paruh baya itu
"maaf pak mengganggu apa benar ini rumahnya bapak Rifaldo ?" tanya marni ragu
"iya mbak ini rumah pak Rifaldo, mbaknya perlu apa ya cari pak Aldo?" jawab pria paruh baya tersebut
"saya temannya pak ada yang ingin saya sampaikan "ucap marni
"oh kalau begitu mbak tunggu sebentar ya saya tanya dulu didalam" ucap pria itu dan berlalu masuk kedalam rumah bersar itu marni memilih duduk ditrotoar pinggir jalan karena lelah apalagi marni sedang menggendong fara
" tak berselang beberapa lama pria paruh baya itu kembali keluar menemui marni yang sedang duduk ditrotoar dengan fara di pangkuannya yang masih tertidur dengan pulas
"mbak ayo silahkan masuk "ucap pria paruh baya itu setelah membuka pagar
"marni tertegun melihat rumah besar bnan mewah itu
marni menjadi ragu apakah benar ini rumah Aldo?" gumam marni pelan
"ayo mbak masuk"ajak pria paruh baya itu
Masrni awalnya ragu akan tetapi rasa penasarannya lebih besar
marni mengikuti langkah pria paruh baya itu masuk kedalam rumah besar nan megah itu
Marni lagi-lagi tertegun melihat isi rumah itu
"ayo mbak silahkan duduk"ucap pria paruh baya itu lagi mempersiapkan marni duduk
setelah marni duduk pria paruh baya itu masuk kedalam entah akan kemana apakah akan memanggil Aldo itu yang difikirkan marni
fara yang terlelap semakin terlelap karena ruangan itu sangat sejuk sehingga fara enggan membuka matanya
🍀🌻🌷
__ADS_1
maaf upnya pelan-pelan tapi diusahakan up tiap hari
terimakasih banyak semua karena sudah mau mampir 😊