Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 55


__ADS_3

hari ini Hari ketiga marni dirumah sakit pemulihan pasca selesai melahirkan


wahyu sudah mengurus semua administrasinya


karena marni sudah dibolehkan pulang


setelah administrasi selesai wahyu mengajak marni untuk pulang


wahyu sudah memesan taxi online untuk mereka tumpangi untuk pulang


sesampainya dirumah kontrakannya marni merasa senang tetangganya sangat antusias menyambut kedatangan sibayi mungil


tetangga yang belum sempat datang menjenguknya di rumah sakit kini mereka datang kerumah marni membawa berbagi macam kado dan makanan


Marni merasa memiliki keluarga meski mereka sering bersikap jutek akan tetapi mereka sangat perhatian


seminggu kemudian yang dinantikan Wahyu kini telah selesai wahyu datang kerumah sakit untuk mengambil hasil tes DNA dirinya dan sibayi mungil yang Marni


beri nama " Farah Farizka Pramana "


wahyu datang kerumah sakit sebelum berangkat bekerja, sesampainya dirumah sakit wahyu langsung berjalan kearah laboratorium disana Wahyu telah ditunggu oleh petugas yang melakukan tes pada rambut bsby farah dan rambut Wahyu


Wahyu merasa degdegan saat mengambil amplop putih yang dipegang oleh petugas laboratorium


wahyu membukanya namun wahyu tidak tau cara membaca nya jadi Wahyu memberikan kepada petugas laboratorium itu kembali dan minta tolong untuk membacakan hasilnya


petugas laboratorium pun membacakan hasilnya saat mendengar hasilnya wahyu membulatkan matanya tidak percaya anak bayi lucu dan menggemaskan yang mulai membuatnya jatuh cinta kepadanya ternyata bukanlah anak biologisnya


"siapkah ayah biologis bayinya marni ?!"ucap wahyu mengepalkan tangannya


"selama ini saya sudah dibodohi nya, meninggalkan anak kandungku demi merawat anak orang lain, mengabaikan anak kandungku demi anak yang tidak tau siapa ayahnya "


ucap wahyu pada dirinya sendiri


Wahyu menyugar rambutnya prustasi


"awas kamu Marni ternyata benar kata adikku kamu itu perempuan murahan "ucapnya lagi diliputi amarah dan penyesalan


"maafkan abang wulan abang tidak percaya sama kamu,dan apakah Nadia juga tau siapa marni Nadia oernah mengatakan bahwa pacar marni sering datang " ucap wahyu lagi berbicara sendiri


orang-orang yang melewatinya ada yang tersenyum menghina,ada yang Hanya mengernyitkan dahinya heran,ada juga yang merasa iba karena menganggap wahyu kurang seons


lama Wahyu termenung dan berbicara sendiri ditaman depan rumah sakit


wahyu memilih pulang dan menanyakan ini semua pada marni


wahyu pergi dari taman rumah sakit fan menuju parkiran untuk mengambil motornya


sesampainya di parkiran ponsel wahyu berdering dan yang menelpon adalah Wisnu teman kerja wahyu

__ADS_1


"Assalamualaikum bro kamu dimana?apa kamu lagi sakit ?"tanya Wisnu yang membuat wahyu terkejut dan baru ingat kalau hari ini harus kekantor kerena ada proyek baru yg akan dikerjakan


"wa'alaikumsalam,bro iya saya lagi sakit ini saya masih dirumah sakit "ucap wahyu sesikit berbohong


Wisnu yang merasa khawatir pada teman baiknya itu langsung mengganti Jadi video call


Wahyu langsung mengangkat video call dari Wisnu


dilayar ponsel wisnu tampak wajah pucat wahyu


"kamu sama siapa bro kerumah sakit?"tanya Wisnu


"sendiri saja bro tadi pagi waktu akan berangkat kerja saya singgah periksa,dan ini sudah mau kekantor "ucap Wahyu masih berbohong karena tidak mungkin wahyu berterus terang bahwa dia kerumah sakit untuk mengambil hasil tes DNA dirinya dan bayinya


"iya bro kalau begitu kamu baik-baik dijalan biar nanti saya tanya pak Bambang "ucap wisnu


"terimakasih banyak bro,kalau begitu saya akan segera kekantor assalamualaikum "ucap wahyu


"wa'alaikumsalam "jawab Wisnu lalu mengakhiri panggilannya


Wahyu kini menyalakan mesin motornya dan melajukan motornya menuju kantor tempatnya mencari nafkah


sesampainya dikantor wahyu memarkirkan motornya diparkiran tempatnya biasa memarkirkan motornya itu


wahyu segera bergegas masuk kedalam kantor dan menuju keruang kerjanya


wahyu hanya menanggapi ucapan teman2 nya dwngan anggukan dan senyuman


kini wahyu telah berada didalam ruangannya dan duduk dikursi kerjanya


belum lama duduk Wisnu datang mendekatinya


"bagaimana keadaanmu bro?apa kamu baik-baik saja?tanya Wisnu sangat khawatir seburuk-buruknya kelakuan wahyu tapi wahyu adalah pekerja keras walau sedikit pelit


banyak teman-temannya yang serius memnita bantuannya bila ada yang kesulitan menyelesaikan laporannya Wahyu juga sangat cekatan


"saya baik-baik saja bro, terimakasih telah mengkwatirkanku "jawab wahyu tulus


wahyu menyelesaikan laporannya sebelum rapat dimulai


laporan wahyu hanya tinggal diperbaiki saja jadi tidak membutuhkan waktu lama menyelesaikannya


"bro ayo keruang rapat sebentar lagi pak Bambang datang "ujar Wisnu


"iya,ayo" ucap wahyu lalu mengikuti langkah Wisnu keruang rapat


tidak berapa lama mereka duduk diruang rapat menunggu pak Bambang


orang yang ditunggu akhirnya datang dan rapat pun dimulai

__ADS_1


setelah satu jam rapat keputusan telah didapatkan dan penentuan yg akan menangani proyek baru yang cukup besar diluar kota


kali ini Wahyu tidak mendapatkan kesempatan itu


wahyu hanya bisa pasrah karena keberhasilan proyek besar tersebut nantinya akan menjadi batu loncatan kenaikan jabatan dan gaji


sedangkan proyek besar ini wahyu tidak masuk kedalam tim


wahyu kembali keruang kerjanya bersama teman-temannya yang lain


"Bro makan siang nanti kita makan diwarung depan saya yang traktir "ucap salah satu teman wahyu yang bernama Dito


"dalam rangka apa nih bro kita ditraktir makan "ucap Anton


"Alhamdulillah kemarin istriku terima gaji pertama jadi seorang PNS "ucap Dito bersemangat


"Alhamdulillah, selamat ya Bro "ucap mereka serempak


"iya terimakasih banyak ucapannya "ucap Dito


beberapa lama mereka berkutat dengan pekerjaan mereka masing-masing


akhirnya jam istirahat tiba wahyu dan ke lima temannya kini berjalan bersama keluar dari perusahaan tempat mereka bekerja menuju sebuah warung makan yang berbeda diseberang jalan


tiba di warung mbak Ratih mereka langsung memesan makanan laku memilih duduk lesehan di tempat yang sediakan


saat mereka menunggu makanan datang mereka berbincang-bincang ngalor ngelidur dan akhirnya Anton menyinggung masalah Marni san dan bayinya


"yu kapan acar aqiqahan anak kamu?"tanya Anton


"Belu tau ton soalnya belu ada dana, marni sih pengen secepatnya tapi takut kayak kemarin ngak bisa bayar catering dan yang lainnya kalau nggak pegang duit bisa-bisa malu lagi deh"ucap wahyu sendu karena bukan rahasia lagi apa yang terjadi pada wahyu hari Itu


"itu suh kesalahan bini ellu bro berani memesan catering juga dekorasi mahal tanpa diskusi dulu sama ellu sebagai suami dan buntut- buntutnya kamu juga yang kena getahnya "ucap wisnu


"iya Bro, saya juga kesal tapi ya mau gimana lagi sudah terjadi juga "ucap wahyu sebenarnya merasa malu pada teman-temannya


"yang sabar,yakin semua ada hikmahnya "ucap temannya menimpali


"permisi pak ini pesanannya "ucap pelayanan warung itu membawa pesanan mereka


"oh iya silahkan letakkan disini "ucap Dito


sang pelayan pun meletakkan semua pesanan yang dibawanya bersama dua temannya yg membawa pesanan mereka semua


"silahkan pak dinikmati,jika ada yang dibutuhkan kami ada disana "ucap pelayanan itu ramah


"


ditempat Nadia

__ADS_1


__ADS_2