
hari ini Hari ketiga marni dirumah sakit pemulihan pasca selesai melahirkan
wahyu sudah mengurus semua administrasinya
karena marni sudah dibolehkan pulang
setelah administrasi selesai wahyu mengajak marni untuk pulang
wahyu sudah memesan taxi online untuk mereka tumpangi untuk pulang
sesampainya dirumah kontrakannya marni merasa senang tetangganya sangat antusias menyambut kedatangan sibayi mungil
tetangga yang belum sempat datang menjenguknya di rumah sakit kini mereka datang kerumah marni membawa berbagi macam kado dan makanan
Marni merasa memiliki keluarga meski mereka sering bersikap jutek akan tetapi mereka sangat perhatian
seminggu kemudian yang dinantikan Wahyu kini telah selesai wahyu datang kerumah sakit untuk mengambil hasil tes DNA dirinya dan sibayi mungil yang Marni
beri nama " Farah Farizka Pramana "
wahyu datang kerumah sakit sebelum berangkat bekerja, sesampainya dirumah sakit wahyu langsung berjalan kearah laboratorium disana Wahyu telah ditunggu oleh petugas yang melakukan tes pada rambut bsby farah dan rambut Wahyu
Wahyu merasa degdegan saat mengambil amplop putih yang dipegang oleh petugas laboratorium
wahyu membukanya namun wahyu tidak tau cara membaca nya jadi Wahyu memberikan kepada petugas laboratorium itu kembali dan minta tolong untuk membacakan hasilnya
petugas laboratorium pun membacakan hasilnya saat mendengar hasilnya wahyu membulatkan matanya tidak percaya anak bayi lucu dan menggemaskan yang mulai membuatnya jatuh cinta kepadanya ternyata bukanlah anak biologisnya
"siapkah ayah biologis bayinya marni ?!"ucap wahyu mengepalkan tangannya
"selama ini saya sudah dibodohi nya, meninggalkan anak kandungku demi merawat anak orang lain, mengabaikan anak kandungku demi anak yang tidak tau siapa ayahnya "
ucap wahyu pada dirinya sendiri
Wahyu menyugar rambutnya prustasi
"awas kamu Marni ternyata benar kata adikku kamu itu perempuan murahan "ucapnya lagi diliputi amarah dan penyesalan
"maafkan abang wulan abang tidak percaya sama kamu,dan apakah Nadia juga tau siapa marni Nadia oernah mengatakan bahwa pacar marni sering datang " ucap wahyu lagi berbicara sendiri
orang-orang yang melewatinya ada yang tersenyum menghina,ada yang Hanya mengernyitkan dahinya heran,ada juga yang merasa iba karena menganggap wahyu kurang seons
lama Wahyu termenung dan berbicara sendiri ditaman depan rumah sakit
wahyu memilih pulang dan menanyakan ini semua pada marni
wahyu pergi dari taman rumah sakit fan menuju parkiran untuk mengambil motornya
sesampainya di parkiran ponsel wahyu berdering dan yang menelpon adalah Wisnu teman kerja wahyu
__ADS_1
"Assalamualaikum bro kamu dimana?apa kamu lagi sakit ?"tanya Wisnu yang membuat wahyu terkejut dan baru ingat kalau hari ini harus kekantor kerena ada proyek baru yg akan dikerjakan
"wa'alaikumsalam,bro iya saya lagi sakit ini saya masih dirumah sakit "ucap wahyu sesikit berbohong
Wisnu yang merasa khawatir pada teman baiknya itu langsung mengganti Jadi video call
Wahyu langsung mengangkat video call dari Wisnu
dilayar ponsel wisnu tampak wajah pucat wahyu
"kamu sama siapa bro kerumah sakit?"tanya Wisnu
"sendiri saja bro tadi pagi waktu akan berangkat kerja saya singgah periksa,dan ini sudah mau kekantor "ucap Wahyu masih berbohong karena tidak mungkin wahyu berterus terang bahwa dia kerumah sakit untuk mengambil hasil tes DNA dirinya dan bayinya
"iya bro kalau begitu kamu baik-baik dijalan biar nanti saya tanya pak Bambang "ucap wisnu
"terimakasih banyak bro,kalau begitu saya akan segera kekantor assalamualaikum "ucap wahyu
"wa'alaikumsalam "jawab Wisnu lalu mengakhiri panggilannya
Wahyu kini menyalakan mesin motornya dan melajukan motornya menuju kantor tempatnya mencari nafkah
sesampainya dikantor wahyu memarkirkan motornya diparkiran tempatnya biasa memarkirkan motornya itu
wahyu segera bergegas masuk kedalam kantor dan menuju keruang kerjanya
wahyu hanya menanggapi ucapan teman2 nya dwngan anggukan dan senyuman
kini wahyu telah berada didalam ruangannya dan duduk dikursi kerjanya
belum lama duduk Wisnu datang mendekatinya
"bagaimana keadaanmu bro?apa kamu baik-baik saja?tanya Wisnu sangat khawatir seburuk-buruknya kelakuan wahyu tapi wahyu adalah pekerja keras walau sedikit pelit
banyak teman-temannya yang serius memnita bantuannya bila ada yang kesulitan menyelesaikan laporannya Wahyu juga sangat cekatan
"saya baik-baik saja bro, terimakasih telah mengkwatirkanku "jawab wahyu tulus
wahyu menyelesaikan laporannya sebelum rapat dimulai
laporan wahyu hanya tinggal diperbaiki saja jadi tidak membutuhkan waktu lama menyelesaikannya
"bro ayo keruang rapat sebentar lagi pak Bambang datang "ujar Wisnu
"iya,ayo" ucap wahyu lalu mengikuti langkah Wisnu keruang rapat
tidak berapa lama mereka duduk diruang rapat menunggu pak Bambang
orang yang ditunggu akhirnya datang dan rapat pun dimulai
__ADS_1
setelah satu jam rapat keputusan telah didapatkan dan penentuan yg akan menangani proyek baru yang cukup besar diluar kota
kali ini Wahyu tidak mendapatkan kesempatan itu
wahyu hanya bisa pasrah karena keberhasilan proyek besar tersebut nantinya akan menjadi batu loncatan kenaikan jabatan dan gaji
sedangkan proyek besar ini wahyu tidak masuk kedalam tim
wahyu kembali keruang kerjanya bersama teman-temannya yang lain
"Bro makan siang nanti kita makan diwarung depan saya yang traktir "ucap salah satu teman wahyu yang bernama Dito
"dalam rangka apa nih bro kita ditraktir makan "ucap Anton
"Alhamdulillah kemarin istriku terima gaji pertama jadi seorang PNS "ucap Dito bersemangat
"Alhamdulillah, selamat ya Bro "ucap mereka serempak
"iya terimakasih banyak ucapannya "ucap Dito
beberapa lama mereka berkutat dengan pekerjaan mereka masing-masing
akhirnya jam istirahat tiba wahyu dan ke lima temannya kini berjalan bersama keluar dari perusahaan tempat mereka bekerja menuju sebuah warung makan yang berbeda diseberang jalan
tiba di warung mbak Ratih mereka langsung memesan makanan laku memilih duduk lesehan di tempat yang sediakan
saat mereka menunggu makanan datang mereka berbincang-bincang ngalor ngelidur dan akhirnya Anton menyinggung masalah Marni san dan bayinya
"yu kapan acar aqiqahan anak kamu?"tanya Anton
"Belu tau ton soalnya belu ada dana, marni sih pengen secepatnya tapi takut kayak kemarin ngak bisa bayar catering dan yang lainnya kalau nggak pegang duit bisa-bisa malu lagi deh"ucap wahyu sendu karena bukan rahasia lagi apa yang terjadi pada wahyu hari Itu
"itu suh kesalahan bini ellu bro berani memesan catering juga dekorasi mahal tanpa diskusi dulu sama ellu sebagai suami dan buntut- buntutnya kamu juga yang kena getahnya "ucap wisnu
"iya Bro, saya juga kesal tapi ya mau gimana lagi sudah terjadi juga "ucap wahyu sebenarnya merasa malu pada teman-temannya
"yang sabar,yakin semua ada hikmahnya "ucap temannya menimpali
"permisi pak ini pesanannya "ucap pelayanan warung itu membawa pesanan mereka
"oh iya silahkan letakkan disini "ucap Dito
sang pelayan pun meletakkan semua pesanan yang dibawanya bersama dua temannya yg membawa pesanan mereka semua
"silahkan pak dinikmati,jika ada yang dibutuhkan kami ada disana "ucap pelayanan itu ramah
"
ditempat Nadia
__ADS_1