
seminggu setelah pernikahan shela dan Rifqi serta resepsi pernikahan mereka ber enam
Hari ini resepsi pernikahan mereka digelar di hotel Milik keluarga Rifqi kali ini mereka mengundang semua kolega bisnis mereka termasuk Damar dan Jack,kali ini shila terlihat sangat cantik dan anggun dengan balutan gaun pengantin berwarna pink dengan taburan pertama sebagai penghias gaunnya sedangkan Shela tak kalah cantik dan anggun dengan balutan gaun berwarna coklat susu yang juga berhiaskan permata-permata yang berkilauan
para tamu telah banyak yang datang memberikan ucapan selamat dan kado termasuk Damar dan Jack juga telah Hadir dipesta itu bersama Dua orang pria tampan yaitu anak Damar bersama Friska yang bernama Evan Aleksander dan juga anak dari Jack bernama Felix Jackson
mereka naik keatas pelaminan dan mengucapkan selamat,Damar juga menyempatkan diri bertanya kepada Shela yang menyangka shila namun shila cepat menyahuti pertanyaan Damar tentang keberadaan Fara
" Dokter shila apakah kamu tau Dimana gadis yang pernah saya tolong tempo hari ?" ucap Damar bertanya kepada Shila namun tatapannya tertuju kepada shela
"oh...Fara ada bersama kami pak Damar " ucap shila cepat dan Damar menolehkan kepalanya menatap shila, Shila hanya tersenyum sedangkan Shela sudah menahan tawanya agar tidak meledak keluar
"oh maaf maaf, ternyata ini Dokter Shila saya jadi bingung karena tidak bisa membedakan kalian wajah kalian sama persis" ucap Damar tersenyum kikuk
"Trus sekarang dia dimana nak?" ucap Damar lagi
"permisi tuan apakah anda sudah selesai kami juga ingin mengucapkan selamat kepada mereka " ucap salah satu tamu yang kesal karena damar lama sekali diatas pelaminan
"oh iya maafkan saya" ucap Damar
"Fara mungkin ada dibawah sana pak Damar" ucap shila sebelum Damar melangkah turun dari pelaminan
"iya nak terima kasih " ucap Damar lalu turun dari pelaminan
"Jack kamu Cari Fara saya ingin bertemu dengannya dan membicarakan tentang rencana kita" ucap Damar pada jack
Baiklah Tuan " jawab Jack lalu melangkah mencari keberadaan Fara
"emangnya Fara bakalan mau Dad menikah dengan Evan yang sifatnya play boy seperti itu ?kasihan Gadis itu Dad!" ucap Felix yang memang tidak pernah suka pada Evan Anak Bos Ayahnya
"ya mau gimana lagi Boy,kita hanya menuruti permintaan Tuan Damar" ucap Jack yang juga keberatan dengan rencana Damar
"Dad lebih baik kita makan dulu yuk, soalnya saya sudah lapar sejak pagi tidak sempat sarapan dan sekarang juga sudah lewat makan siang hehehehe" ucap Felix cengengesan
"oh Boy maafkan Dady nak,ayo kita ambil makan dulu" ucap Jack merasa bersalah kepada putranya
" no problem daddy" ucap Felix tersenyum
mereka berdua pun berjalan menuju ke stand makanan namun tanpa sengaja Felix bertabrakan dengan Della,untung Felix menangkap tubuh mungil Della hingga Della tidak terjatuh
"oh maafkan saya,saya tidak sengaja"ucap Felix merasa bersalah
__ADS_1
"tidak apa-apa,terima kasih karena sudah menolongku" ucap Della
"iya sama-sama " jawab Felix namun pandangannya tak lepas menatap wajah Cantik Della
Jack menyenggol lengan putranya dan membuat putranya itu tersadar
"kalau begitu saya permisi, silahkan menikmati hidangannya" ucap Della dan melangkah pergi meninggalkan Jack dan Felix
setelah Della pergi Jack kembali menuju ke stand makanan Jack sedikit menyeret putranya karena masih melihat Della dari kejauhan
"katanya kamu lapar Boy,ayo makan" ucap Jack sedikit kesal kepada putranya
"Iya Dad" jawab Felix lemas
setelah mereka makan kini kembali mencari keberadaan Fara
lama mencari akhirnya Jack menemukan Fara yang sedang duduk sendirian karena merasa badannya lemas dan kepalanya pusing mungkin karena kelelahan karena sudah hampir dua bulan bini Fara sibuk dengan persiapan pernikahan dan resepsi kakak iparnya
Jack mendekati Fara di ikuti oleh Felix di belakangnya
"Nak Fara apakah kamu masih ingat dengan uncle ?" ucap Jack
"uncle Jack,apa kabar?" Ujar Fara sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk mencium punggung tangan Jack
"kamu sendiri apa kabar nak,maafkan Uncle karena tidak pernah datang menjengukmu saat dirumah sakit setelah hari itu, karena uncle banyak pekerjaan perusahaan Tuan Damar sedang menghadapi masalah maka dari itu uncle tidak punya banyak waktu" ucap Jack merasa bersalah karena sekali lagi meninggalkan Fara tanpa kabar seperti dulu saat meninggalkan Fara di villa bersama ibunya karena ibu Damar dan Friska yang masih menjadi calon istri Damar,sumber masalah yang dihadapi Damar saat ini pun karena Friska dan Nyonya Carolina ibu Damar yang selalu saja berfoya-foya tanpa memikirkan akibatnya, perusahaanDamar kembali terancam Bangkrut seandainya bukan karena bantuan dari Fariz dan Rifqi serta saham Almarhum Aldo yang ditanamnya di perusahaan Damar semasa hidupnya dan itu untuk diberikan kepada Fara sebagai ahli warisnya
Damar berencana akan menikahkan Fara dengan Putranya agar harta warisan Aldo untuk Fara akan dikuasainya dan perusahaannya tidak bangkrut
"Tuan Damar ingin bertemu denganmu nak" ucap Jack dengan berat hati
"oh benarkah Uncle papa mamar ingin bertemu denganku?" ucap Fara tersenyum,namun dalam hati Jack merasa tidak senang karena Damar ingin memanfaatkan Fara
"iya nak" ucap Jack lagi
"dimana papa mamar uncle ?" ucap Fara celingukan
"dia disana bersama putranya " ucap Jack lagi
"oh...ayo kita kesana,saya ingin bertemu dengannya " ucap Fara dengan semangat
"Sabar kak Fara " ucap Felix
__ADS_1
fara menoleh kepada Felix dan mengernyitkan keningnya
Jack yang melihat itu langsung mengenalkan putranya kepada Fara
"oh iya nak Fara kenalkan ini putra sulung uncle namanya Felix " ujar Jack
"oh hai salam kenal" ucap Fara mengulurkan tangannya kepada Felix dengan tersenyum, Felix menyambut tangan Fara juga dengan tersenyum
"salam kenal balik kak Fara" ujar Felix
kini mereka bertiga berjalan kearah meja yang tempati Damar dan putranya duduk
"Assalamualaikum,papa mamar " ucap Fara saat berdiri di samping Damar, Damar menoleh dan melihat seorang gadis cantik dengan lesung pipinya saat tersenyum,Evan yang melihatnya langsung tertarik
"cantik sekali gadis ini,saya pasti sangat beruntung bila bisa mengajaknya keatas ranjang " icap Evan dalam hati dengan senyuman Devilnya, Felix yang melihat itu sangat tidak senang namun iya tidak dapat berbuat apa-apa
"Fara, bagaimana kabar kamu nak ?" tanya Damar penuh perhatian
"Baik papa,papa mamar Apa kabar ?" jawab Fara dan kembali bertanya pada Damar
"Alhamdulillah,papa sehat seperti yang kamu lihat " ucap Damar
sedangkan Jack hanya diam memperhatikan, sebenarnya Jack sudah sangat muak dan ingi berhenti bekerja dan jack sudah beberapa kali mengajukan surat pengunduran dirinya namun Damar tidak pernah mau menerima surat pengunduran dirinya, alasannya dia belum mendapatkan asisten yang tepat untuk bisa menggantikan Jack
Fara meraih tangan Damar dan menciumnya,fara duduk didepan Evan pas disamping Damar dan jack sedang Felix duduk disamping Evan
"Fara sebenarnya papa ingin mengatakan sesuatu tapi papa rasa disini bukan tempat yang tepat untuk berbicara, bisakah kita pindah ketempat lain untuk membicarakannya " ucap Damar pada Fara
"Maafkan saya papa saya harus meminta izin dulu pada keluargaku karena saya takut jika mereka mencariku" ucap Fara lembut
"keluarga ?saya kira kamu disini tidak memiliki siapa-siapa " ucap Damar mengernyitkan keningnya
"iya, sekarang saya sudah menemukan ayah wahyu dan ternyata Dokter Shila adalah anak ayah wahyu " ucap Fara sumbringah
"oh benarkah ?"ucap Damar
"Atau begini saja pap mamar datang saja kerumah bunda Nadia karena saya sekarang tinggal disana sekalian saya kemalkan dengan keluarga saya "
ujar Fara
"Tapi Fara saya hanya ingin berbicara denganmu " ucap Damar mulai emosi namun dia berusaha menahan emosinya
__ADS_1
"kalau begitu bicarakanlah disini, karena saya tidak bisa ikut dengan papa mamar " ucap Fara tetap dengan pendiriannya
"ini semua untuk kebaikanmu Fara dan ini ada hubungannya dengan papa kandungmu "ucap Damar membujuk Fara,Fara mulai Goyah mendengar penuturan Damar menyebut nama papanya namun Fara tidak ingin suaminya dan keluarganya marah karena dia pergi tanpa berpamitan