Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 67


__ADS_3

setelah menempuh beberapa jam perjalanan wahyu akhirnya sampai kerumah kost-kostannya


setelah sampai didalam kamarnya wahyu langsung merebahkan tubuh lelahnya


tangannya dijadikan sebagai bantal


" kenapa jadi kepikiran sama anaknya pak Ahmad,dekat dengan anak kecil itu terasa sangat familiar seakan-akan kami itu sudah saling kenal sejak lama


apa karena namanya sama dengan nama anaknya marni ?


bagaimana kabarnya sekarang ya fara dan marni ?


saya rasa mereka sudah bahagia dengan ayah kandungnya fara


semoga saja!


tapi kenapa tiba-tiba saya merasa rindu?!"


monolog Wahyu pada dirinya sendiri tanpa terasa wahyu terlelap dalam lamunannya


" ayah...." panggil seorang anak kecil perempuan


" ayah saya disini" ucap suara itu lagi tapi wahyu tidak melihat siapa-siapa


"sampai jumpa nanti,dada ayah saya sayang ayah " lagi-lagi wahyu mendengar suara anak perempuan tapi Wahyu tidak melihatnya


wahyu terbangun dari tidurnya waktu sudah masuk waktu shalat Maghrib


" kenapa mimpiku lagi-lagi mendengar suara anak perempuan ? siapa dia sebenarnya ? "tanya Wahyu pada dirinya sendiri karena akhir-akhir ini sering mendengar suara anak perempuan memanggil-manggilnya dengan sebutan ayah tap wahyu tidak tau siapa anak perempuan itu


Wahyu berfikir tidak mungkin bila itu suara shila atau Shela putrinya karena itu jelas-jelas suara anak kecil


beberapa bulan berlalu semenjak pertemuan wahyu dan Fara dimall wahyu sering menyapa pak Ahmad dan menanyakan kabar fara


dan sejak itu juga wahyu dan Ahmad jadi sangat akrab


sedangkan obsesi wahyu kepada Nadia tidak berubah setiap wahyu punya waktu pasti akan datang kerumah Nadia dan memohon mohon pada nadia ataupun anak-anaknya


untuk meminta nadia kembali padanya


sampai akhirnya Nadia dan anak2nya bosan menghadapi sifat wahyu yang kekanak-kanakan dan sangat memalukan mereka selalu mengabaikan kehadiran wahyu dan sudah berulang kali diusir bahkan arka pernah menyiramnya air dan membuat arka dapat hukuman dari Nadia


Arka masih sering menangis namun wahyu menulikan semua peringatan dari Nadia


Shela juga sudah mengirimkan video Arka saat berteriak-teriak dan menangis ditepi pantai namun wahyu seakan-akan tidak tau semua itu


wahyu bagaikan teror untuk Nadia dan anak2nya


seperti hari ini wahyu kembali datang kerumah Nadia

__ADS_1


wahyu terus berteriak memanggil nama Nadia namun tak satu orangpun yang keluar menemuinya


tetangga sekitar rumah Nadia pun sudah tidak peduli lagi


tak ada lagi yang datang untuk sekedar menonton drama wahyu mungkin mereka juga sudah jengah dengan kelakuan Wahyu yang seperti orang kurang waras


akhirnya wahyu pergi karena tidak ada yang peduli padanya namun keesokan harinya wahyu datang lagi kali ini Nadia tidak tinggal diam lagi Nadia menyuruh Tora untuk menghubungi polisi dan mengamankan wahyu


Wahyu yang sedang memulai drama bod*hnya


saat pundaknya tiba-tiba ada yang tepuk dengan keras wahyu menoleh kearah orang yang menepuk pundaknya alangkah terkejutnya saat tau siapa yang melakukan itu ternyata dibelakangnya sudah berdiri dua orang berseragam polisi disana juga ada Tora dan wandi juga Nadia berdiri diditeras rumahnya wahyu sempat menoleh kearah Nadia


wahyu dibawa kekantor polisi Tora dan Nadia disuruh ikut untuk dimintai keterangan


Nadia membuat laporan tentang teror yang dilakukan wahyu yang mengakibatkan ketidak nyamanan


wahyu pun harus menginap di hotel prodeo selama seminggu


nadia tidak ingin wahyu menjalani hukuman yang lama nadia tahu itu akan berdampak pada anak-anaknya


Nadia tidak ingin Anak-anaknya dibuly karena ayahnya mantan napi


Nadia memberikan persyaratan diatas materai agar wahyu tidak lagi mengganggu


selama seminggu wahyu merasakan dinginnya tidur beralaskan tikar tipis dan dinginnya dinding penjara


wahyu merenungi semua yang telah dilakukannya


keinginan wahyu untuk bisa bersama Nadia masih ada namun wahyu tidak ingin membuat Nadia merasa tidak nyaman seperti yang pernah dilakukannya dia berjanji akan menunggu sampai nadia datang kepadanya


itu harapan wahyu


hari ini cukup seminggu wahyu tidur dihotel prodeo


wahyu dibolehkan pulang dan menandatangani surat pernyataan dan wajib lapor serta dalam pengawasan selama 6 bulan kedepan


wahyu pulang kerumah kostnya dan


selama seminggu Wahyu dihotelkan


selama seminggu juga wahyu meminta cuti ditempat kerjanya dengan alasan orang tuanya sedang sakit


wahyu berharap tidak ada orang kantornya yang tau apa yang terjadi pada dirinya


🌷🌷🌷


dirumah Nadia


Nadia sedang bersantai dengan Anak-anaknya bercengkrama dan bercanda

__ADS_1


Arka tidak lagi murung, arka sudah kembali ceria


hari-hari terasa damai dan aman tanpa gangguan dari wahyu, tidak ada drama berteriak-teriak didepan rumahnya


usaha Nadia semakin berkembang


pelanggannya semakin banyak sampai dari luar daerah pun datang untuk memesan kue


mereka mengenal kue-kue Nadia saat mereka berkunjung kerumah sakit dan tanpa sengaja membeli kue ditoko kue Nadia sebagai buah tangan untuk menjenguk keluarga yang sedang sakit


dan akhirnya mereka menjadi pelanggan setia di toko kue Nadia baik yang membeli sebagai penjenguk maupun keluarga yang sedang berjaga di rumah sakit


🌷🌷🌷


dua minggu telah berlalu setelah Wahyu keluar dari hotel prodeo


tanpa sengaja wahyu menabrak motor seorang perempuan saat berbelok didepan sebuah cafe


Wahyu yang kaget langsung mengerem mendadak motornya dan bergegas menolong wanita yang ditabraknya karena motor yang dikendarai wanita itu oleng karena hilang keseimbangan


"maaf mbak,maaf tadi saya fokus makanya tidak melihat mbak sedang berbelok " ucap wahyu pada Wanita itu yang masih memakai helm dan masker menutup wajahnya


" makanya mas kalau bawa kendaraan itu harusnya liat- liat jangan sampai terjadi seperti ini kalau sudah seperti ini bagaimana ?! motorku pasti rusak


mana belu gajian lagi, Sial banget deh hari ini "ucap wanita itu memeriksa luka dilututnya


wahyu terdiam seakan sangat familiar dengan suara wanita itu


"mbak tidak apa-apa ?"tanya wahyu lagi


"tidak apa-apa bagaimana lihat mas celana kerja saya sobek untung saya pakai helm seandainya tidak mungkin kepala saya juga bakal terlu" ucap wanita itu dengan nada juteknya dan tidak melihat wahyu yang berjongkok disampingnya


wahyu semakin terdiam mendengar suara wanita itu


"ehhhh malah mengong kayak sapi ompong bukannya membantu ini malah didiami" ucap wanita itu yang sedari tadi menunduk


wanita itu mengangkat wajahnya untuk menatap orang yang telah menabraknya


betapa terkejutnya wanita Itu saat tau siapa yang telah menabraknya


" bang wahyu "ucap marni terkejut


ya wanita yang ditabrak wahyu adalah Marni


wahyu yang mendengar namanya disebut tersadar dari lamunannya


Marni membuka helm dan maskernya


wahyu terkejut melihat siapa yang telah si tabraknya

__ADS_1


"Marni ?!"ucap wahyu


"iya bang, bagaimana kabarmu "jawab marni menatap wahyu lelaki yang pernah mengisi hari-harinya dan mencampakkan nya begitu saja


__ADS_2