Suamiku Pelit Bin Medit

Suamiku Pelit Bin Medit
Bab 19


__ADS_3

Saat hampir sampai rumahnya


Nadia menghentikan motornya dan menyeka air matanya ia tidak ingin orang2 tau kesedihannya


walaupun matanya terlihat sembab Nadia menutup wajahnya dengan memakai masker yg selalu dipakainya saat berkendara


sesampainya didepan rumah diteras terlihat Mita sedang menyapu lantai teras mungkin kue2 pesanan sudah selesai dibuatnya


"Assalamualaikum,Mit tolong ya itu pesanannya tante rani dan Tante lila tolong diantar ya


mbak tiba-tiba ngak enak badan " ucap Nadia sambil melangkah masuk kedalam rumah diikuti mita


"mbak sakit apa? kita kedokter ya!" ucap mita sangat mengkhawatirkan Nadia karena baru kali ini Nadia seperti ini


" mbak nggak apa-apa mit,mbak mungkin hanya kelelahan " ucapa Nadia dan tersenyum dibalik maskernya tp mita pasti tau kalau Nadia sedang tersenyum dengan melihat matanya yang menyipit


" saya lelah mit,lelah jiwa dan raga " ucap nadia dalam hati


"ya sudah mbak istirahat aja dulu biar nanti makan siang anak-anak saya yg buatkan"ucap mita


Nadia merasa bersyukur karena dia masih dikelilingi orang-orang yang peduli dan sayang padanya


"Makasih banyak ya mit"ucap Nadia


"iya mbak sama-sama,mbak istirahat aja ya"jawab mita dan diangguki Nadia lalu berjalan kedalam kamarnya


sesampainya didalam kamar Nadia mengunci pintu kamarnya lalu duduk diatas ranjang dan bersandar di kepala ranjang Nadia memeluk lutut nya dan menyembunyikan wajahnya Nadia kembali menangis tersedu-sedu


"ya Allah apa yang harus kulakukan"Nadia terus menangis yang mendengar tangisannya pasti akan ikut merasakan kesedihan yang mendalam


"ya Allah kuatkan hamba, astagfirullah" ucap Nadia menangis tersedu-sedu


karena lelah menangis akhirnya Nadia tertidur


Sore menjelang Nadia baru terbangun dari tidurnya


Nadia teringat anak2nya


Nadia duduk ditepi ranjang dan saat akan bangkit dari duduknya tiba-tiba kepala Nadia terasa sakit


"Astagfirullah, kepalaku sakit sekali mungkin karena menangis lama dan juga belum makan siang " ucap Nadia masih memegang kepalanya


"Saya harus kuat demi anak-anakku,saya tak ingin mereka melihatku lemah dan mengasihaniku terutama bang wahyu


dia tidak boleh tau aku rapuh dan terpuruk


saya harus bangkit,ya saya harus bangkit jangan sampai anak-anakku melihat ini semua dan membuat mereka ikut sedih dan merasa tidak nyaman


saya harus mencari banyak bukti perselingkuhan mereka


saya akan membuat kamu menyesal bang karena sudah membuatku seperti ini

__ADS_1


saya bisa tanpamu bang,saya pasti bisa


semangat Nadia


saya akan buktikan padamu bang bahwa saya bisa menafkahi anak2ku tanpa bantuanmu


mulai sekarang kita akan mengurus diri kita masing-masing" Ucap Nadia bermonolog dan menyemangati dirinya sendiri


setelah merasa lebih baik Nadia masuk kekamar mandi


Nadia merasa labih baik dan segar kembali


Nadia pun bergegas menggelar sajadahnya dan melaksanakan kewajibannya sebagai umat Muslim yg tadi sempat terdunda


"ya Allah kuatkan hamba dan beri hamba ketabahan serta jalan keluar yang terbaik untuk kami" doa nadia dalam sholatnya


Kini Nadia telah berada dalam dapurnya memasak untuk makan malam anak2nya


saat sedang asyik dengan kegiatan memasaknya tiba-tiba Shila datang danemeluknya dari belakang


" Bunda sudah sehat? " tanya Shila khawatir


"Iya sayang bunda tidak apa-apa,bunda cuma kelelahan kamu tidak usah khawatir ya sayang" jawab Nadia mematikan kompornya lalu berbalik melihat wajah putrinya yang sudah basah dengan air mata


Nadia mengecup Pucuk kepala putrinya dan tersenyum


" Bunda jangan terlalu lelah ya takut nanti bunda sakit lagi , Shila dan adik2 takut kalau Bunda sakit lagi siapa yang akan perhatikan


Nadia takut anak-anaknya tau kelakuan ayahnya yang sudah mengkhianatinya


"karena apa sayang" tanya Nadia penasaran


"Karena ayah sibuk sekali bunda dan ayah juga jarang berada dirumah bagaimana kami akan mengandalkannya,ayah tidak lagi seperti dulu ya bunda?! dulu ayah sering bermain bersama kami kalu libur bekerja tapi sekarang ayah sangat sibuk ayah tdk punya waktu lagi buat kami" jawab shila cepat dengan mata berkaca-kaca


Nadia mengelus lembut kepala putrinya


Nadia merasa lega karena tidak seperti apa yang ditakutinya


"lihat bang anakmu saja sudah merasa kamu tidak bisa lagi menjadikan kamu panutannya ' ucap Nadia dalam hati


" Ayah bekerja kan untuk kakak juga,jadi kakak jangan sedih ya sayang! kalau kakak sedih dan lihat adik-adiknya pasti mereka juga ikut sedih


lagian juga bunda kan selalu ada untuk kalian


jadi sekarang kakak doakan ayah disetiap selesai sholat supaya ayah selalu diberi kesehatan dan punya banyak waktu untuk menemani kalian main seperti dulu" ucap Nadia memberi pengertian biar bagaimanapun Wahyu tetap ayah dari anak-anaknya yg harus mereka hormati dan sayangi walaupun dia telah menyakiti mereka secara tidak langsung dengan membuang waktu bersama keluarganya dan mengkhianatinya


"iya bunda" jawab Shila


" yuk bantu Bunda siapkan makan malam" kata nadia bersemangat


" siap bunda, memangnya bunda masak apa?" tanya Shila

__ADS_1


"bunda masak ayam krispi kesukaan adik dan ayam Geprek kesukaan kakak"jawab Nadia mencolek hidung mancung Shila


"yei..... asyik"kata Shila senang


Nadia hanya tersenyum melihat tingkah anaknya


"ya Allah selalu berikan kebahagiaan kepada anak-anakku" ucap Nadia dalam hati


acara memasak mereka penuh dengan canda tawa


semua sudah selesai dimasak dan disajikan dimeja makan


" kakak , bunda minta tolong kasi ini ke aunty mita juga aunty sasa mumpung mereka belum pulangl bunda mau kekamar mandi dulu bunda kebelet"ucap Nadia sambil menyerahkan dua bols kecil yang berisi ayam Geprek untuk diberikan kepada kedua karyawannya yang memang khusus menemani Nadia membuat kue2 pesanan pelanggannya disekitar tempat tinggalnya


"okey bunda" jawab Shila mengambil boks itu ditangan Nadia lalu berlari kecil kearah rumah produksi kue2 nadia


" aunty mita......aunty sasa ......,ini ada titipan dari bunda


bunda lagi dikamar mandi lagi kebelet " ucap Shila saat sampai diteras dan melihat mita dan sasa keluar dari rumah produksi kue2 mereka


Shila berlari kearah mereka dan menyerahkan boks yg dibawanya


"iiiiiih.....kok teriak teriak sih cantik, nanti cantiknya hilang loh ikut sama suaranya yang menggelegar dan diterbangkan angin yang lalu" ucap mita penuh Dramatis


Shila dan sasa tertawa mendengar perkataan Mita


Akhirnya mereka bertiga tertawa bersama


" makasih ya sayangnya aunty, bilangin bunda juga maksuh banyak kalau bisa sering-sering aja" ucap mita masih dengan bercanda


mereka bertiga kembali tertawa


" iya Aunty sama2,tp kalau keseringan sih itu enaknya di aunty rekornya dibunda" ucap aShila menimpali perkataan mita juga dengan candaan dan mereka terus saja tertawa


"sudah ah mbak mita pipiku sudah sakit sedari tadi ketawa terus " ucap sasa masih dengan kekehannya


" iya iya, sana masuk sayang,mandi dulu ini sudah sore kan mau berangkat ngaji,bilang bunda ya aunty pamit pulang" ucap Mita diangguki oleh sasa


"Assalamualaikum " ucap mita dan sasa


berbarengan dan berjalan menuju motornya


" iya Aunty,hati2 ya ! Wa'alaikumsalam" jawab Shila lalu berlalu masuk kerumah


"aunty mita sm sasa udah pulang kak?" tanya Nadia pada Shila saat keluar dari dalam kamarnya


" iya bunda, mereka bilang terima kasih banyak


trus kata aunty mita kalau bisa sering-sering aja" ucap Shila cengengesan


Nadia hanya tersenyum dan menggeleng mendengar pesan salah satu karyawannya yang ajaib

__ADS_1


"


__ADS_2