
"Simon, Apa yang kau katakan itu sungguh-sungguh,?" Tanya Naina dengan tatapan mata penuh harap
Simon menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nya secara perlahan, ia berpikir mungkin ini sudah waktunya bagi dirinya untuk benar-benar move on dari Michael dan belajar membuka hati untuk Wanita yang sudah pasti mencintai nya, ia tau Naina adalah wanita yang baik, meskipun ia seorang janda tapi itu tidak menjadi masalah bagi Simon, selagi Naina mencintai dan bisa menerima nya apa adanya, maka tidak ada salah nya jika memulai semua nya dari awal dan berjuang bersama,
"Naina, Jujur saja, Sebenarnya aku tidak tau Bagai mana perasaan ku yang sebenarnya terhadap mu, hanya saja setiap kali aku dekat dengan mu, aku merasa tenang dan aku menemukan Kebahagiaan yang aku sendiri tidak pernah rasakan sebelum nya, sebelumnya Aku tidak pernah menjalin hubungan serius dengan seorang wanita, jadi aku tidak bisa mengartikan tentang perasaan ku sendiri, Eemm, maaf sebelum nya mungkin ini terdengar Konyol bagi mu, tapi itu lah yang sebenarnya aku rasakan" kata Simon yang jujur atas apa yang ada dalam hati dan pikiran nya
"Simon, lalu apakah aku bisa mengganggap itu sebagai jawaban iya,? dan apakah kamu mau Memulai Sebuah hubungan baru dengan ku, atau.... atau aku... eemmm aku berjanji akan bersabar menunggu sampai kamu benar-benar Mencintai ku" kata Naina yang tulus dengan tatapan Sayu nya
"Aku Mau" Jawab Simon dengan anggukan kepala tanpa ragu yang sangat meyakinkan
Setelah Mendapat jawaban Iya dari Simon, Keduanya saling tersenyum dan Naina yang begitu bahagia sehingga tanpa sadar ia langsung memeluk Simon dengan sangat erat sehingga Simon merasa kesulitan untuk bernafas Sesaat
"Nai... Nai" Ucap Simon seraya berusaha melepas pelukan Naina yang sangat Erat
__ADS_1
"Kenapa, kau tidak mau aku peluk,?" tanya Naina dengan suara yang terdengar kecewa setelah pelukan nya terlepas
"Ti...tidak seperti itu Nai, hanya saja ,kau membuat ku kesulitan bernafas"
Seketika Naina menyadari kecerobohan nya, ia pun tersipu malu atas perbuatannya nya sendiri,
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam Hari
"Tidak, kau tidak bisa pergi" Jawab Erfan yang tegas tanpa ragu
Wajah Michael yang semula Ceria kini seketika berubah ditekuk dan berpaling ke arah lain tanpa suara sedikitpun, erfan menyadari kalau saat ini ia telah membuat istrinya marah dan ia pun berusaha membujuk nya dengan menyuapkan sepotong Buah apel ke mulut sang istri, namun hingga berkali-kali ia berusaha namun Michael tetap menolak nya dan terus memalingkan wajahnya ke arah lain
__ADS_1
"Sayang ayolah jangan marah, maksud ku, aku ingin mengatakan kalau kau tidak boleh Pergi tanpa aku" Ujar Erfan seraya tersenyum puas setelah berhasil membuat istri nya marah, beberapa saat kemudian sesuai dengan dugaan nya terhadap reaksi sang istri setelah mendengar apa yang ia katakan
Tanpa aba-aba Michael Langsung membalikan wajah nya dan menatap wajah sang suami dengan tatapan mata yang berbinar-binar
"Apa Yang kau katakan barusan bisa di percaya,?" tanya Michael
"Uumm, Kau bisa memegang omongan ku, aku berjanji besok akan menemani mu mengantar Simon hingga ke bandara"
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG