Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 80


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, dengan berbagai cara erfan membujuk sang ibu agar mau makan dan akhirnya nyonya Rongrong pun mau menuruti apa yang di katakan oleh erfan padanya


Dengan telaten erfan mengurusi sang ibu dan memberinya makan, sesuap demi sesuap bubur perlahan telah di telan oleh nyonya Rongrong hingga bubur di mangkok kecil itu habis tak tersisa dan kini kondisinya sudah mulai agak membaik


"Efan, kamu kemana saja, kenapa kamu tidak pulang menjenguk ibu...?" tanya nyonya Rongrong yang masih dengan Suara yang lemah


"Ibu sebaiknya jangan banyak bicara dulu, lebih baik ibu istirahat saja biar ibu segera pulih" kata erfan seraya membaringkan kembali tubuh ibunya dengan perlahan


Untuk beberapa saat Nyonya Rongrong pun kembali beristirahat setelah maka dan meminum obat yang di berikan oleh dokter sebelumnya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Singkat cerita


Hari berikutnya erfan mengajak Michael untuk menjenguk sang ibu, kali ini Michael mencoba memberanikan diri untuk ikut dengan suaminya walau dalam hatinya masih merasa ragu untuk bertatap muka secara langsung dengan Ibu mertuanya itu

__ADS_1


"Bu, apa keadaan mu sudah membaik, Lihatlah siaoa yang aku bawa, aku mengajak Nuan untuk datang melihatmu" kata erfan yang berbicara dengan sang ibu yang saat ini masih berbaring di tempat tidur


Saat mendengar nama Nuan di sebutkan, Nyonya Rongrong yang semula sudah bangun seketika merasa marah dan langsung berusaha bangkit dari tempat tidur nya


"Efan, siapa yang mengijinkan Mu membawa wanita ini ke sini...?" tanya nyonya Rongrong dengan nada bicara yang kasar


"Bu, dia istriku, aku yang mengajaknya datang kesini untuk menjenguk ibu" kata erfan, sementara Michael hanya diam menyaksikan Reaksi sang ibu mertua yang tidak menerima kedatangan nya


"Efan, aku tidak mengijinkan mu membawa wanita ini masuk kerumah ku, cepat bawa dia pergi dari sini, aku sangat muak melihatnya"


"Karna dia adalah pembunuh, dia yang membunuh ayah mu"


"DEG" Seketika kata-kata itu berhasil membuat erfan dan Michael tertegun


"Bu, Bu ap apa maksud mu...?" tanya erfan yang masih belum mengerti

__ADS_1


Tiba-tiba Nyonya Rongrong langsung menangis tersedu-sedu seolah ia ingin memperlihatkan pada putranya bahwa apa yang dia katakan adalah kebenaran


"Efan, selama bertahun-tahun ibu berusaha menyembunyikan kebenaran ini dari mu, ibu hanya bisa diam ketika kamu menyalahkan ibu karna telah memisahkan kamu dengan wanita itu ( menunjuk Michael ) tapi pernah kah kamu bertanya sedikit saja Mengapa dan apa sebabnya ibu melakukan itu semua, asal kau tau erfan, jika bukan karna menyelamatkan dia dari kebakaran itu, mungkin ayah mu masih ada Disini bersama kita dan menemani ibu saat ibu sakit"


Michael terdiam sesaat dan tak mampu berkata apapun, bayangan kejadian selama bertahun-tahun yang lalu kini kembali berputar di benak nya, di mana di saat Rumah nya ya h terbakar hingga melenyapkan kedua orang tua nya bersama dengan Paman Jojo yang ia kenal sebagai saudara dari ayahnya


"Ja jadi, pa paman Jojo itu...?" Ucap Michael yang tercekat dan tak mampu melanjutkan Kata-katanya


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2