Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 91


__ADS_3

"Eemm, hehee, maaf Mon Aku sengaja cuma ngikut mereka aja, sebenarnya aku paling gak suka nyium bau rumah sakit" Kata Naina yang beralasan


Simon membuang nafas gusar karena merasa tak habis pikir dengan sahabat nya itu, diam-diam dalam hati Simon bergumam Sendiri


( Nai, nai, Kalau tau dari awal kamu fobia rumah sakit harus nya ga perlu capek-capek buat ngikut sampe kesini, lagian kan sama aja nunggu kabar dari mereka juga Ujung-ujungnya, emang dasar ya, kalo gak aneh-aneh kerjaan nya ya bukan cewek )


Sementara Simon dan Naina asik mengobrol hingga tak terasa kini Michael dan erfan telah keluar dari rumah sakit, kedua suami istri itu sudah berada di tempat parkir namun keduanya terlihat celingak-celinguk mencari keberadaan Dua insan yang tak tau entah di mana keberadaan nya,


Yang tadi nya ikut kerumah Sakit dengan tujuan menemani Michael dan erfan namun nyatanya kedua makhluk hidup itu malah kelayapan entah kemana.


"Yang, perasaan tadi ka Nai sama Simon ikut satu mobil dengan kita kan ya...?" tanya Erfan


"Tadi nya iya tapi sekarang aku gak tau mereka di mana, lagian tadi perasaan mereka juga ga ikut masuk kedalam ( rumah sakit ), atau kamu coba telpon gih, barang kali mereka udah pulang duluan" kata Michael yang memberi usul pada sang suami

__ADS_1


Erfan pun menurut pada apa yang di katakan oleh sang istri, ia segera Menelpon sang Kaka untuk mencari tau keberadaan ( posisi ) mereka saat ini


"Hallo Efan ada apa" Tanya Naina saat Panggilan telpon telah tersambung


"Ka, kau bilang tadi mau temani Kami ke rumah Sakit, tapi di mana kau sekarang, mengapa aku tidak melihat batang hidung mu sejak kita sampai tadi...?" tanya erfan yang langsung Menyemprotkan kekesalan nya pada sang kakak


Naina menjauh kan sedikit ponsel dari telinga nya akibat suara erfan yang menurut nya terlalu nyaring "Efan sebenarnya kau ini Emak-emak apa bukan sih, datang-datang telpon langsung nyerocos aja tuh mulut udah kayak Toa pula ngomong sekencang nya, kau pikir aku ini tuli apa" kata Naina yang kesal akibat di marahi sang adik


"Eh, dasar adek ga ada akhlak kamu ya, Mau main tinggal-tinggal aja, ya udah tunggu sebentar, kurang dari 5 menit aku udah di situ" sahut Naina yang langsung mematikan telepon secara sepihak


tentu saja perbuatan nya itu membuat erfan semakin kesal "Eh, Di matiin lagi" kesal erfan


"Udah lah yang, jangan marah-marah lagi, Dia kan Kaka kamu juga, mungkin dia lagi nyari udara segar aja di luar karna ga mau nyium bau rumah sakit" kata Michael yang mencoba menenangkan Suaminya

__ADS_1


Sementara di sebrang jalan


Naina dan Simon tengah berusaha mencari celah di tengah-tengah ke padatan Jalan raya yang di penuhi dengan berbagai macam jenis kendaraan yang berlalu lalang agar bisa menyebrang


"Simon, kalau boleh tau hari ini hari apa, mengapa jalan begitu padat seperti ini, biasanya Jam segini orang-orang masih di kantor atau di jam kerja lainnya, tapi kok hari ini ramai sekali....?"


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2