
POV Naina
"Bu, apakah Semua kata-kata yang keluar dari mulut mu hari ini adalah sebuah kejujuran, kalau iya makan aku akan sangat bersyukur atas kebaikan Tuhan yang telah memberi hidayah bagi mu, tapi entah mengapa hati ini merasa ragu untuk mempercayai apa yang kau katakan hari ini tentang semua penyesalan mu, Maafkan aku Bu, aku tidak bermaksud Untuk tidak percaya atau pun durhaka padamu, tapi sebagai seorang anak yang sudah kau bohongi berkali-kali rasanya terlalu sulit bagiku untuk mempercayai semua yang kau ucapkan tanpa Adanya bukti yang membuat ku yakin untuk itu, mungkin aku bisa memaafkan semua kesalahan yang kau lakukan di masa lalu terhadap diriku tapi aku tidak akan pernah bisa memaafkan diriku jika sampai melakukan kesalahan untuk yang kesekian kalinya karna termakan tipu daya mu lagi dan sekarang biarkan aku mempertimbangkan terlebih dahulu tentang apa yang harus aku lakukan selanjutnya". Ucap Naina yang Bergumam dalam hati sambil menatap sang ibu dengan sangat dalam
POV author
setelah beberapa saat Naina yang memandang sang ibu dengan cukup lama, ia pun berinisiatif untuk menengahi pembicaraan mereka saat ini, karna sejujurnya Naina masih dalam kondisi dilema memikirkan Atas kata-kata yang keluar dari mulut sang ibu hari ini,
"Bu, Maafkan aku sebenarnya, aku tidak bermaksud untuk menyinggung perasaan mu tapi alangkah baiknya aku mengatakan isi hatiku saat ini agar tidak membuat mu kecewa di masa depan, sebaiknya ibu renungkan saja dulu tentang semua Penyesalan yang ibu katakan hari ini, bagai manapun Aku bukan satu-satunya Anak mu yang pernah kau sakiti jadi pikirkan lah dengan matang tentang semua yang kau ucapkan, aku tidak bermaksud meragukan mu tapi aku harap kau bisa mengerti dengan keadaan ku saat ini" Kata Naina seraya beranjak Dari tempat duduknya dan meninggalkan ibu seorang diri di ruang keluarga itu
Nyonya Rongrong Hanya diam dengan tatapan mata penuh kebencian saat melihat Naina yang Berlalu meninggalkan nya seorang diri di ruangan itu
__ADS_1
"Heh, rupanya sekarang putri ku ini sudah cukup pandai dalam menilai keadaan, Sekarang kau bukan lagi Naina putri ku yang mudah di bohongi seperti dulu, baiklah kalau begitu, mungkin aku memang harus melakukan sesuatu lainnya agar bisa membuat Kau dan erfan kembali berpihak padaku, aku tidak akan membiarkan seorang pun merebut apa yang menjadi milikku terutama Putraku, mungkin mudah saja untuk aku mengorbankan seorang putri demi tujuanku tapi untuk putraku Aku akan melakukan apa saja agar dia tetap bertahan di sisi ku karna bagai mana pun dia adalah satu-satunya penerus ku yang akan mewarisi harta kekayaan keluarga 'Zhou'"
Hari berganti hari dan bulan berganti tahun,
hari ini tepat 1 tahun usia pernikahan Erfan dan Michael, saat ini mereka tengah manikmati makan malam bersama dengan Para sahabat/teman dekat serta kerabat mereka, juga Para Staf ( Karyawan Zhou Group dan 'Start Wings' )
Sekaligus merayakan keberhasilan Erfan atas pencapaian nya yang telah berhasil membuat 'Zhou Group' bangkit kembali berdiri kokoh dan bahkan lebih sukses dari sebelumnya, tentunya semua itu tak luput dari Bantuan Michael dan juga 'Start Wings' yang selalu berdiri tegak di belakang 'Zhou Group'
Hari ini erfan secara khusus memboking sebuah Cafe untuk perayaan atas keberhasilan itu Serta perayaan Anniversary pernikahan nya yang pertama
BERSAMBUNG
__ADS_1
PENGUMUMAN...!!!
"*Assalamualaikum Wr WB, Untuk para penggemar/Pembaca sekalian, pertama-tama saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan kalian untuk karya kecil saya ini,
author hanya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya Atas keterlambatan Author dalam meng Update episode baru,
Dan author berharap kalian dapat mengerti, karna Author sendiri juga punya kesibukan lain di dunia nyata yang harus dilakukan
terima kasih atas perhatian nya dan semoga kita semua selalu di berikan kesehatan dan dimudahkan dalam urusan mencari Rezeki,
dan Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan ( Islam )
__ADS_1
assalamualaikum Wr WB
🙏🙏🙏🥰*