Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 83


__ADS_3

"Jason, seperti nya kali ini aku akan merepotkan kamu lagi, Tapi kau jangan khawatir aku akan meminta pada Simon untuk membantumu menangani perusahaan untuk beberapa waktu kedepan" ujar seseorang di sebrang telpon yang tak lain adalah Presiden direktur WenNuan


"Presdir, sejak kapan aku merasa direpotkan oleh mu, bukan kah sudah kewajiban ku sebagai CEO untuk menangani perusahaan, jika Aku tidak direpotkan lalu apa gunanya Posisiku sebagai CEO di perusahaan mu ini, lagi pula Aku merasa sangat beruntung karena memiliki teman seperti mu, jika bukan karna kau yang mempercayai Diriku sebagai CEO, mungkin sampai sekarang aku masih dipandang rendah oleh semua orang " ucap Jason yang merasa sangat bersyukur dengan keadaan nya yang sekarang, karna jika ia teringat masa lalu nya kelam dan selalu penuh dengan penghinaan orang-orang terhadapnya, itu akan merasa sedih dan menyakitkan


"Jason, kau sudah sangat banyak berjasa pada Perusahaan, aku berhutang banyak padamu, lain kali mintalah sesuatu kepadaku, barang kali aku bisa mewujudkan nya bagi mu, aku akan melakukan/memberikan yang terbaik untuk mu " ujar Michael yang begitu tulus


"Presdir, kau terlalu sungkan, tapi ngomong-ngomong Emang ada masalah apa sampai kau harus ambil cuti begitu lama...?" tanya Jason


"Mmm, sekarang aku sedang hamil muda dan suami aku melarang ku untuk bekerja keras, kau tau sendiri bagai mana sifat suamiku itu, dia hanya mengijinkan ku bekerja di rumah saja" jelas Michael


"Woahhh, kabar baik kalau begitu, sebentar lagi aku akan punya keponakan dong, Selamat Ya Presdir, selamat atas kehamilan mu " ujar Jason yang ikut bahagia mendengar kabar tentang kehamilan Sang Presdir

__ADS_1


"Terima kasih Jason, kalau begitu mulai sekarang aku bergantung pada mu, semoga Kedepannya Perusahaan kita akan selalu lancar dan makin sukses"


"Oke Presdir, anda tidak perlu khawatir untuk urusan kantor, percayakan saja padaku semua akan aku tangani dengan baik"


"Oke, aku percaya padamu, kalau begitu ku tutup telpon nya ya"


"Oke Presdir"


"Loh, sayang aku pikir kamu udah pergi ke kantor...?" tanya Michael yang Setengah kaget melihat sang suami yang saat ini tengah memasak


"Sayang kamu ini bagai mana sih, mana mungkin aku akan pergi kekantor dan meninggalkan mu sendirian, sedangkan hari ini aku sudah berjanji akan menemani mu ke dokter kandungan, Makanya aku bikinin kamu sarapan dulu, biar kamu dan bayi kita juga sehat" ucap erfan Dengan Penuh semangat tanpa mengalihkan pandangan nya dari Wajan dan panci yang ada di hadapan nya saat ini

__ADS_1


"Oh iya aku lupa, maaf ya sayang jadinya kamu Repot-repot Bikinin sarapan buat aku" kata Michael yang merasa tak enak hati dengan suaminya yang sudah memasakkan sarapan untuknya


"Sayang, pokoknya aku gak mau tau, selama masa kehamilan kamu ga boleh capek-capek ke dapur, mulai sekarang untuk urusan dapur biar aku yang bertanggung jawab, Kamu mengerti...?!"


"Uumm"


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2