Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 39


__ADS_3

"Apa harus menunggu pagi untuk kalian bicara" Tanya Naina dengan suara yang datar


"Ka, sebenarnya aku, aku dan Nuan su sudah menikah " ucap erfan yang berbicara dengan susah payah


(Doorrr) Bagai tersambar petir di siang hari, Naina Kembali di kejutkan untuk yang kesekian kali nya oleh sepasang Kekasih itu, Walau sebenarnya Naina mengetahui bahwa sang adik kembali menjalin hubungan dengan kekasih lama nya (michael), namun ia tidak menyangka kalau ternyata keduanya benar-benar serius dalam melanjutkan hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius,


"Erfan, apa kau bercanda" tanya Naina yang belum dapat mempercayai ucapan erfan


" Maaf ka, sebelum nya aku sudah berencana untuk menemui mu dan menjelaskan tentang semua ini, tapi keburu kamu datang jadi..." perkataan erfan terhenti sesaat


"Erfan, kaka memang tidak mengetahui keseluruhan tentang apa yang sebenarnya terjadi di keluarga kita, kaka bukan nya tidak setuju dengan keputusan kalian tapi pernahkah kalian berpikir dengan konsekuensi yang akan kalian Terima setelah nya" kata Naina dengan nada bicara yang tegas


"Ka Nai, aku mengerti maksud kaka, kaka tenang saja, apapun yang terjadi aku tidak akan membiarkan erfan menghadapi masalah sendirian" ucap michael dengan penuh keyakinan di sela pertanyaan Naina


Erfan menatap Sang istri dengan tatapan penuh kasih, iq pun menggenggam tangan Michael dengan erat dan kedua nya berubah saling menguatkan dan tentunya apa ya g di lakukan kedua nya tak luput dari penglihatan Naina. "Ka, Kaka tau sendiri sifat ibu seperti apa, kaka tau jika dia sudah berucap makan tak akan ada satu pun yang bisa membantah nya, dan aku sudah tak punya pilihan lain untuk menolak nya, jika dia tau aku dan Nuan sudah menikah maka dia tidak akan bisa berbuat apapun lagi" Kata erfan

__ADS_1


"Baiklah jika itu sudah menjadi keputusan kalian berdua, dan apapun yang terjadi ke depan nya, kaka akan selalu ada di pihak kalian" ujar Naina yang akhirnya memilih untuk mengalah dan setuju dengan keputusan yang di ambil dang adik


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi hari nya, di kediaman keluarga 'Zhou'...


Bianca bangun lebih awal dari biasanya, pagi ini dia berinisiatif untuk memasak sarapan nya sendiri, entah apa yang membuat nya tiba-tiba terinspirasi untuk Melakukan kegiatan yang sama sekali tidak pernah ia lakukan,


"Bi, apa yang kau lakukan...?" tanya nyonya Rongrong saat baru tiba di dapur untuk sarapan


"Oh begitu ya, bagus lah, efan pasti senang kalau tau punya calon istri pinter masak kaya kamu" puji nyonya Rongrong yang membuat Bianca Tersipu malu


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara di apartemen kediaman michael Nuan

__ADS_1


Naina Yang baru saja terbangun saat mencium bau masakan yang begitu menyengat di hidungnya, yang membuat Perut nya tiba-tiba merasa lapar, setelah selesai mencuci muka terlebih dahulu, Naina pun berjalan ke arah dapur "Morning Nuan, kau bagun begitu pagi, apa tidurmu tidak nyenyak...? tanya Naina yang keheranan saat mendapati Michael sudah berada di dapur


"Morning to ka Nai, Tidur ku sangat nyenyak kok ka, hanya saja aku sudah terbiasa bangun pagi" sahut Michael dengan senyuman nya yang cerah


Naina bergegas menghampiri Michael dan menghirup aroma masakan yang di buat Michael yang sejak tadi sudah membuat perut nya keroncongan "Kau memasak apa Nuan, bau nya sangat nikmat, aku jadi lapar" ucap naina yang membuat Michael tersenyum


"Kaka Duduk saja di sana (menunjuk meja makan) sebentar lagi masakan ku akan siap"


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2