
Erfan dengan penuh semangat memanggil dokter hingga beberapa kali sampai akhirnya dokter dan beberapa suster pun telah tiba
"Dokter aku baru saja melihat tangan istriku bergerak" ujar erfan yang berkata dengan tidak sabarnya
"Tuan biar kan dokter memeriksa dulu keadaan nya" ujar seorang perawat yang di ketahui merupakan asisten dari dokter itu
Setelah pemeriksaan, erfan menatap dokter dengan tatapan penuh harap, dokter itupun mengerti dan tersenyum pada Erfan
"Dok, anda tersenyum,?" kata erfan
"Tuan erfan saya turut bahagia dengan kemajuan besar ini, sepertinya istri anda dapat merespon dengan baik setiap kali anda mengajak nya berinteraksi dan saya sarankan agar anda meneruskan setiap apa yang anda lakukan untuk merangsang kesembuhan nya, mungkin sebenarnya istri anda dapat mendengar dengan jelas setiap apa yang anda katakan hanya saja ia butuh dorongan yang lebih kuat untuk bisa mengembalikan kesadaran nya"
"Iya dok saya pasti akan lebih bersemangat untuk mengajak Istri saya berbicara, dokter terima kasih banyak atas bantuan anda" ujar erfan yang berkata dengan penuh ketulusan
"Tuan jangan berterima kasih kepada kami, berterima kasih dan bersyukur lah atas karunia Allah karna disini saya sebagai seorang dokter dan beberapa perawat yang bertugas hanya sebagai perantara semata, Allah jua lah yang menentukan segala kesembuhan dan kenikmatan atas hamba Nya" ujar dokter yang berkata dengan segala kerendahan hati nya
__ADS_1
Erfan sangat bahagia mendengar penjelasan Dokter tentang kondisi sang istri yang mendapat kemajuan meskipun ia masih belum sadar namun setidaknya erfan dapat tau bahwa Michael bisa mendengar nya
Beberapa saat kemudian Dokter dan Suster pun sudah pergi dan hanya tersisa Erfan dan Michael di ruangan itu
________________
( *Seorang wanita yang sangat cantik dengan gaun putih indah yang melekat di tubuhnya serta riasan rambut yang melengkapi kecantikan wanita itu,
di suatu tempat yang bahkan tak ada satupun yang mengetahui nya dan hanya di kelilingi dengan tanaman bunga-bunga yang bermekaran dan wangi semerbak, wanita itu terlihat menggendong seorang bayi laki-laki mungil dan tampan,
Perlahan Michael mendekat dan bermaksud ingin melihat wajah si bayi dengan lebih jelas lagi namun tiba-tiba wanita itu menghentikan langkahnya
"Nuan jangan mendekat, sebaiknya kau segeralah kembali" ujar wanita itu
Michael seketika dapat mengenali suara itu
__ADS_1
"Ibu kau ada di sini, ibu benarkah itu kau" tanya Michael yang masih belum percaya dengan apa yang di lihatnya
"Nuan ini ibu, kau jangan khawatir sekarang putra mu akan baik-baik saja bersama ibu, sebaiknya kau kembali saja dan jangan biarkan suamimu terus menerus bersedih karna menunggu mu terlalu lama"
"Putra ku,? maksud ibu" seketika Michael menyentuh perut nya yang sudah rata, ia bisa merasakan bahwa tidak ada lagi nyawa yang bersemayam di dalam perutnya itu, Tanpa permisi Air matanya langsung menerobos begitu saja
"Ibu biarkan aku memeluk putra ku, aku ingin tetap di sini bersama Putra ku dan aku ingin melihat dia tumbuh kembang, aku juga ingin kembali berkumpul dengan ibu dan ayah, aku sangat merindukan kalian Bu" kata Michael yang di sertai air mata nya yang tidak dapat terbendung lagi
"Nuan kau tidak bisa tinggal di sini, ini bukan tempat mu yang seharusnya dan kau harus segera kembali"
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG