Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 40


__ADS_3

Suasana pagi yang terasa begitu indah dan damai, Di mana pagi ini adalah momen sarapan bersama untuk yang pertama kali nya bagi Michael setelah status nya kini menjadi istri seorang Tuan muda dari keluarga kaya ( Keluarga Zhou ) dan tak lupa juga serta Kaka ipar nya, ( Zhou Naina )


"Ka Nai, boleh kah aku bertanya sesuatu...?!" tanya erfan di sela Memakan sarapan nya


"Uumm" Naina menjawab pertanyaan erfan dengan anggukan karna mulut nya yang penuh dengan makanan sementara Michael hanya berperan sebagai pendengar saja


"Bukan kah saat aku menelpon Kaka kemarin, posisi Kaka masih di Paris, lalu kenapa bisa tiba-tiba tengah malam sudah ada di sini". tanya erfan yang di anggukki oleh Michael karna apa yang ada di benak mereka adalah pertanyaan yang sama


Naina pun menyengir seraya memperlihatkan deretan gigi nya di hadapan Michael dan erfan. "Hehee, maafkan Kaka, Kaka tidak memberi tau mu sebelum nya, sebenarnya Kaka sudah ada di Indonesia sejak tiga hari yang lalu, hanya saja Kaka tidak langsung pulang kerumah, kamu tau sendiri, rasanya Kaka sangat malas jika bertemu dengan ibu, dia pasti akan bertanya tentang Rumah tangga Kaka dan Lelaki bajingan itu"

__ADS_1


"Lelaki bajingan..." tanya Michael yang belum mengerti seraya mengerutkan dahinya


"Uumm, Nama nya Zian, dia mantan suami Kaka" jawab Naina dengan santai


"Apa, Mantan suami, ka apa maksud mu..? "tanya erfan dengan ekspresi wajah yang terkejut saat mendengar perkataan Naina


"Sebenarnya, ( sambil menundukkan kepalanya ) maafkan Kaka yang lagi-lagi tidak jujur pada mu dan ibu, Sebenarnya Kaka dan Zian sudah resmi bercerai sejak Dua bulan yang lalu, Kami bercerai bukan karna ada masalah, namun kami sama-sama merasa tidak ada yang perlu di pertahan kan lagi dalam pernikahan kami yang selama bertahun-tahun tidak ada cinta di dalam nya, Zian juga sudah menemukan jalan nya sendiri, kini dia sudah mulai mendewasa dan memulai bisnis baru nya juga, dia bilang dia tidak bisa terus menerus hidup dalam naungan Kaka sebagai pencari nafkah, dan dia juga tidak mau membuat Kaka Merasa terkurung ( terikat ) oleh keadaan, Lagi pula tujuan awal kami menikah adalah demi keuntungan perusahaan masing-masing, namun sekarang sudah tak ada lagi keuntungan yang bisa di ambil dari pernikahan kami, jadi kami pun memilih berpisah secara baik-baik"


Naina menceritakan semua tendang dirinya dan mantan suaminya kepada sang adik dan adik iparnya, Erfan pun menghembuskan nafas nya secara perlahan, dan ia hanya bisa pasrah setelah mendengar cerita tentang kehidupan rumah tangga Kaka nya yang malang, erfan merasa dirinya telah gagal menjadi adik yang baik dan bisa menjaga juga menjamin kebahagiaan Kaka satu-satunya itu, namun apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur, tak ada yang bisa erfan lakukan saat ini kecuali merestui sang Kaka dengan pilihan hidup nya yang baru

__ADS_1


"Ka Nai, Kaka tidak perlu sedih dan khawatir, ada aku dan Efan yang akan selalu mendukung Kaka, kami akan selalu ada untuk Kaka kapan pun dan di mana pun Kaka membutuhkan kami, Apapun yang menjadi keputusan Kaka, kami hanya bisa mendukung, karna yang paling berhak menentukan pilihan adalah Kaka sendiri" ucap Michael yang berusaha menyemangati Kaka iparnya


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2