Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 140


__ADS_3

Seorang anak buah pun telah pergi dengan membawa perintah dari sang tuannya untuk menyampaikan keadaan darurat saat ini, sementara menunggu bala bantuan datang


erfan dan Ken terus berfikir keras untuk mencari cara bagai mana menghadapi puluhan orang itu sementara mereka yang hanya berjumlah 14 orang saja


"Tuan sekarang apa yang harus kita lakukan?" tanya Ken


Erfan tak bicara sepatah kata pun untuk menjawab pertanyaan Ken, ia terus memperhatikan keadaan di sekitar dan berusaha mencari celah untuk melakukan tindakan, Namun entah mengapa Tiba-tiba matanya tertuju pada suatu benda yang menempel di dinding dan berada tak jauh dari posisi nya, benda itu cukup Kecil namun dapat terlihat oleh erfan karna adanya sebuah Lampu yang menyala lebih mirip seperti kunang-kunang di bagian benda itu


Erfan menyadari benda itu adalah Sebuah kamera pengintai (cctv) yang sengaja di letakkan (menyorot) ke arah sebuah pintu Ruangan di depan nya


"Kita harus mencari cara sebelum melakukan tindakan" kata Erfan


"Maksud tuan?" tanya Ken


"Tunggu aku di sini dan jangan bergerak sebelum aku memberi isyarat pada kalian"

__ADS_1


Erfan langsung bergerak cepat menjauh dari Ken dan anak buah nya, Ken sempat panik melihat apa yang di lakukan oleh erfan namun ia tak bisa berbuat apa-apa kecuali terpaksa harus mendengar kan apa yang di perintahkan oleh nya dan hanya bisa memantau dari jauh


terlihat salah seorang penjaga yang sedang berpatroli akan mendekat ke arah di mana erfan bersembunyi, Ken sangat khawatir saat melihat nya namun ia tetap berusaha untuk bersikap tenang, saat penjaga itu mendekat dan semakin mendekat


"Sett, Krakk"


Tanpa banyak proses dan hanya suara tulang leher yang di patahkan oleh erfan mampu membuat penjaga itu tak bernafas lagi, dengan cepat ia membawanya ke sebuah ruangan yang aman (tidak di jangkau oleh para penjaga) Satu persatu erfan melucuti pakaian nya dan mengganti pakaian nya dengan milik si penjaga itu


Ken sempat terkejut dan waspada saat melihat seseorang yang mengenakan seragam musuh baru saja keluar dari ruangan di mana erfan menghabisi musuh sebenarnya, namun sesaat kemudian ia pun menyadari kalau orang itu adalah tuan nya dengan penampilannya yang menyamar


Di sisi lain


Simon dan Jack Serta anak buahnya saat ini tengah dalam keadaan terkepung oleh Pihak Musuh yang mengelilingi mereka dari segala arah


Tepat di tengah-tengah mereka sebelum terkepung beberapa saat yang lalu Utusan yang di kirim Ken baru saja tiba

__ADS_1


"Katakan kenapa kau menyusul kami, bukan kah seharusnya kau bersama Ken dan erfan" tanya Jack


"Tuan Jack, saat ini tuan muda dan tuan Ken juga dalam keadaan terkepung oleh puluhan orang dari pihak musuh, beliau memintaku untuk menyampaikan pada kalian agar bisa mengirimkan bantuan juga tuan muda ingin aku pergi ke kota untuk melaporkan pada polisi tentang hal ini"


"Tapi sekarang kita sudah terkepung dan kau juga, lalu bagai mana caranya kita bisa menghubungi kantor polisi" tanya Simon


"Tuan Simon tidak perlu khawatir, aku sudah menebak sebelum nya kalau aku tidak akan bisa keluar dengan mudah dari tempat ini, jadi aku sempatkan untuk mengirim pesan singkat pada Nona Naina, sekarang tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali mempertahankan nyawa kita sampai Polisi datang membantu"


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2