
"Hahahaaaa, Huhhh,,, Zhou erfan dan Zhou Rongrong, ini baru awal dan belum seberapa, lain kali aku akan membuat kalian lebih menderita berkali-kali lipat dari ini," ujar tuan AZhein di sertai dengan suara tawa yang begitu menggelegar di Seisi ruangan
Flashback on
pagi itu saat di perjalanan menuju apartemen Simon, dengan tujuan untuk mengantarkan Simon ke bandara untuk penerbangan nya menuju London
saat itu Michael sangat antusias ketika ingin mengantarkan keberangkatan sang sahabat, ketika di perjalanan Erfan menyadari Sebuah Mobil sejuta umat ( Avanza ) berwarna Hitam dengan Nomor polisi (xxxxxxx) yang terus mengikuti mereka dari belakang, Semakin Lama semakin mendekat dan itu tentu saja membuat erfan sedikit merasa gugup namun sebisa mungkin ia berusaha untuk tetap bersikap tenang, khawatir jika sang istri menyadari nya maka ia akan takut, bagai mana pun ia tak mau membuat sang istri Merasa khawatir dengan hal-hal yang tidak di inginkan
Jauh dari dugaan #erfan, saat hendak melewati sebuah tikungan yang cukup tajam tiba-tiba mobil itu melaju dengan sangat kencang dan...
__ADS_1
"BRAKKK,,," Sebuah kecelakaan maut pun tak dapat di hindari lagi, erfan dapat melihat Sang istri yang seketika tak sadarkan diri dan di penuhi d*rah yang menutupi bagian wajah nya hingga hampir tak dapat di kenali, perlahan-lahan suara riuh mulai terdengar seiring hilang nya Kesadaran Erfan
Flashback off
"Tuan, anda tidak perlu khawatir, sebelumnya aku dan Jack serta Simon pun juga berfikir tentang adanya sesuatu yang janggal dari terjadi nya kecelakaan terhadap kau dan nona Michael, kami sekarang sudah mengerahkan anak buah kita untuk menyelidiki kasus ini, kami juga berencana untuk diam-diam mengumpulkan bukti terlebih dahulu sebelum melapor kan nya kepada Pihak yang berwajib, dan sekarang setelah mendengar pernyataan anda tentang Nomor plat itu kita sudah memiliki satu bukti kuat yang akan memudahkan kita dalam menemukan pihak musuh dan dalang di balik semua itu "
"Ken, terimakasih banyak atas bantuan mu, jika bukan karna kau dam Simon juga jack, aku tidak tau harus mengandalkan Siapa lagi di saat seperti ini, Sekarang aku hanya ingin fokus pada istri ku dulu, aku akan menyerahkan ini semua pada kalian" kata Erfan dengan ekspresi wajah yang terlihat seolah tidak berdaya
"Dasar kau, mata Duitan" sahut Jack yang yang ikut tertawa
__ADS_1
"Heh Jack, ku tanya pada mu, seandainya kau bekerja sebagai CEO di 'Start Wings' dan kau juga bekerja tanpa di gaji, lalu apakah kau mau, heh, sudah pasti kau tak mau, aku katakan dengan jelas pada mu dan dengarkan dengan baik-baik, di dunia ini tak ada manusia yang mau rela hidup ( bekerja ) tanpa upah karna sekarang sudah jaman nya mau ngurus apa-apa selalu keluar duit"
"Eh, Jika kau bilang begitu, itu berarti kau tidak ikhlas membantu majikan mu, Apalagi dia itu juga sahabat mu, masa lalu mau perhitungan dengan nya" sahut Simon di sertai candaan
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG