Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 93


__ADS_3

"Sayang, menurut mu apa yang harus kita beli untuk di hadiahkan pada ibu...?" tanya erfan


"Biar aku lihat-lihat dulu" kata Michael


Sementara Michael dan erfan sibuk memilih Apa yang seharusnya pantas di jadikan sebagai hadiah untuk sang ibu, Naina dan Simon malah sibuk dengan urusan mereka sendiri


"Aha, aku tau apa yang harus aku lakukan" ucap Naina Tiba-tiba yang membuat Simon terlonjak kaget


"Apaan Nai...?" tanya Simon


"Taraaaa....!!! ( Naina yang menenteng sebuah Gantungan kunci berbentuk Tomat yang ia keluarkan dari dalam tas nya )

__ADS_1


"Nai, kamu serius mau kasih hadiah ini ke ibu kamu, ini sih seharusnya Lebih cocok di kasih ke Kucing piaraan Ku di rumah terus di jadiin kalung nya" kata Simon yang terlihat Bingung saat melihat sebuah gantungan kunci dengan bentuk Dua buah tomat kecil itu


"Eh, enak aja kamu ya, jangan lihat dari bentuk nya saja, tapi kau harus mengerti makna dari Sebuah benda kecil ini, ini sangat berarti bagi ku, aku rasa jika aku memberikan gantungan kunci ini pada ibu, dia pasti akan sangat senang" kata Naina yang penuh dengan percaya diri


"Memangnya ada apa dengan benda itu, apa ada yang spesial dari nya...?" tanya Simon


kali ini Naina tak menjawab langsung pertanyaan Simon, ia malah memandangi gantungan kunci yang ada di tangan nya itu dengan seksama, Terlihat raut wajahnya yang tiba-tiba berubah dan sepasang mata emerald yang tiba-tiba berkaca-kaca hingga mengalir sebutir cairan bening membasahi pipi nya, Simon menjadi serba salah saat melihat sang sahabat yang tiba-tiba menangis, pasal nya ia tak mengetahui apa yang terjadi dan apa yang menyebabkan Naina Menangis


"Lalu mengapa kau ingin memberikan ini pada ibu mu, bukan kah seharusnya kau simpan saja benda ini sebagai kenangan dari almarhum ayah mu" tanya Simon


"Sebenarnya waktu itu aku baru pulang sekolah dan ayah menyempatkan untuk menjemput ku sebelum dia pergi, tepat besok hari nya adalah hari ulang tahun ibu, sama seperti hari ini Kami juga hampir melupakan nya, namun saat ayah baru tersadar dan teringat akan hari penting ini, jadi ayah juga buru-buru ingin membeli sebuah hadiah untuk ibu sebelum dia pergi, namun karna keadaan sangat mendesak serta waktu yang begitu singkat dan dia juga harus pergi dinas keluar kota hingga akhirnya di perjalanan menuju rumah kami menemukan ada sebuah toko kecil yang menjual berbagai macam aksesoris, Namun lagi-lagi ayah bingung mau membeli apa dan dia pun melihat Gantungan kunci ini, dia pikir itu cocok untuk ibu dan ia pun memutuskan untuk membeli nya" ( Naina menghela nafas sejenak )

__ADS_1


"Lalu mengapa benda ini masih ada pada mu, bukan kah seharusnya kau sudah berikan pada ibu mu...?" tanya Simon yang semakin penasaran


"Pertanyaan mu sangat tepat, sebelum ayah pergi, dia memberikan benda ini pada ku dan memintaku memberikan pada ibu saat esok hari nya tiba, namun sangat tidak menyangka bahwa keesokan harinya justru Bukan hanya ibu yang mendapatkan kejutan besar, Tapi kami semua juga, ( Aku dan erfan serta ibu )


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2