
"Permisi Nona, boleh kah saya masuk" tanya asisten ken yang berdiri di pintu masuk Ruangan Asisten CEO
"Tuan Ken, silahkan masuk saja" sahut Michael ramah seraya memperlihatkan senyum nya
Asisten Ken pun masuk dengan membawa beberapa berkas yang ada di tangan nya dan menyerahkan berkas itu pada Michael, Michael yang melihat itu tiba-tiba tertegun untuk sejenak, ( Ya Tuhan, berkas yang ada pun belum selesai ku kerjakan, sekarang tuan Ken malah memberiku pekerjaan tambahan lagi, matilah aku ) gumam Michael Yang merutuk dalam hati
"Nona, Bos bilang anda hanya perlu mengerjakan Berkas yang ini saja, ( Berkas yang baru saja ia bawa ) yang lain nya biar saya yang selesaikan" ucap asisten Ken yang tiba-tiba membuat Michael Terlonjak
"Tut tuan Ken serius" tanya Michael dengan pandangan mata yang berbinar-binar
Asisten Ken mengangguk seraya tersenyum menanggapi pertanyaan Michael. "Nona kapan saya pernah bercanda dengan apa yang saya katakan, jika saya berbohong maka Bonus saya bulan ini pasti akan hangus, hehehe anda tau sendiri bagai mana tuan bos, jika dia berkata maka tidak akan ada yang bisa menyangkalnya"
"Kalau begitu terima kasih banyak tuan Ken, terima kasih karna sudah membantu meringankan pekerjaan saya" ucap Michael yang sangat bahagia karna akhirnya Beban pekerjaan nya bisa berkurang
__ADS_1
"Anda terlalu sungkan nona, ini sudah menjadi tugas saya, Oh iya saya hampir lupa, tadi tuan bos meminta agar anda datang keruangan nya sekarang juga" ucap asisten Ken dengan penuh wibawa walau dalam hati nya berkata lain
( Huh, Nasib jadi bawahan gini amat yak, kalo aja yang jadi asisten CEO bukan bini bos, gak bakal gua capek-capek mau bantuin gini ) ucap asisten Ken yang menggerutu dalam hati
"Oh baiklah, kalau begitu saya permisi tuan" ucap Michael yang berlalu meninggalkan Asisten Ken dan masuk keruangan CEO
Di Lantai dasar gedung perkantoran 'Zhou Group'
Nyonya Rongrong yang memasuki kantor dengan langkah lebar dan ekspresi wajah yang terlihat tidak bersahabat, Semua karyawan yang menyapa dan memberi hormat pada nya hanya dia abaikan dan tidak ia hiraukan sedikit pun, namun meski begitu tak sedikit pun membuat seluruh staf 'Zhou Group' merasa heran karna pada dasar nya mereka sudah terbiasa dengan Sikap Nyonya Besar mereka yang memang terkenal Dingin dan angkuh,
Asisten Ken yang kebetulan ingin turun dan tanpa sengaja di saat yang bersamaan pintu lift terbuka dan muncul lah nyonya Rongrong dari balik pintu, alangkah terkejutnya asisten Ken sehingga ia hampir tak bisa mengontrol dirinya ( sikapnya ) di hadapan sang Nyonya besar
"Nyo Nyonya, mengapa anda bi bisa di sini" tanya asisten ken yang berbicara dengan susah payah
__ADS_1
"Bukan urusan mu, katakan dimana Erfan" ucap nya datar
"Tut tuan ada di dalam" Jawab singkat asisten Ken
saat Nyonya Rongrong melanjutkan langkah nya menuju ruang CEO, Asisten Ken merasa khawatir, takut jika Nyonya Rongrong melihat Michael yang ada di ruangan Erfan ( CEO ) maka kemungkinan besar akan terjadi perang dunia ke tiga di kantor 'Zhou Group' sehingga beberapa saat kemudian asisten Ken pun tersadar dan dengan langkah terburu-buru ia pun mengikuti Nyonya Rongrong yang memasuki ruangan Erfan
"Krekkk" ( Suara pintu yang terbuka )
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG