
"Efan, Kamu harus kuat, jika kamu seperti ini, bukan nya kamu membuat Michael bangun, malah kamu akan semakin membuat nya Down" kata Simon
"Benar fan, Michael hanya akan terbangun ketika tergantung pada seberapa besar keinginan nya untuk hidup, itu sebabnya dokter menyarankan pada kita yang dalam keadaan sadar dan sehat, untuk selalu memberikan motivasi dan dukungan pada nya agar dia bisa lebih bersemangat lagi dalam melalui masa kritis nya" Jelas Jack yang akhirnya membuat erfan sedikit melemah
Nyonya Rongrong yang tak bisa berbuat banyak ketika melihat keadaan putra dan menantu nya yang dalam keadaan memprihatinkan, ia hanya bisa diam tanpa suara dan memberikan ruang pada teman-teman putra nya untuk menasihati dan memberikan dukungan kepada Erfan dan Michael
"Tuan, kau baik-baik saja, Di mana yang sakit katakan padaku biar aku akan memanggil dokter untuk memeriksa keadaan mu " kata Kenzo yang mendekat pada erfan
"Ken" panggil erfan dengan ekspresi wajah yang tiba-tiba datar
"aku di sini Tuan" jawab Ken
"Ken, Mobil itu... ( Erfan yang tiba-tiba tak melanjutkan kata-katanya ketika ia teringat kejadian beberapa waktu lalu yang telah menimpa dirinya dan sang istri sehingga mengakibatkan kedua nya sekarat )
"Tuan, ada apa dengan mobil itu.?" tanya Ken yang langsung memberi respon tanda mengerti arti tujuan dari kata-kata sang majikan sekaligus sahabat nya itu
__ADS_1
begitu juga dengan Jack, Simon dan Naina serta Nyonya Rongrong yang langsung bereaksi
"Aku ingat sekarang, Mobil itu dengan plat xxxxx, dia dia yang menabrak mobil kami"
"Tuan, anda tenang dulu, ceritakan dengan perlahan dan tidak perlu terburu-buru, kami di sini akan selalu mendengarkan anda" ujar Ken yang menasehati erfan agar berbicara dengan bahasa yang tenang
Dengan perasaan yang gugup dan Nafas yang memburu seolah ia tengah melihat hantu yang ingin menerkam nya, dari perut dada nya yang terlihat Naik turun ( bernafas tidak normal ) Erfan pun dengan patuh berusaha untuk bersikap tenang
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
seseorang kini tengah tertawa puas dan bahagia ketika ia mengetahui bahwa apa yang ia rencanakan ternyata telah berhasil dan berjalan dengan mulus tanpa hambatan sedikitpun
"Katakan padaku, informasi apa lagi yang kamu dapat kan,?" tanya nya pada anak buahnya yang saat itu baru saja memasuki ruangan nya
"Tuan, kami punya satu kabar lagi dan menurut saya mungkin anda akan lebih puas lagi ketukan mendengar kabar yang akan saya sampaikan ini"
__ADS_1
"Katakan langsung ke intinya saja" jawab nya datar
"tuan, saya mengirimkan salah satu anak buah saya untuk mengikuti (mencari tau) keadaan Erfan dan istrinya yang saat ini tengah di rawat di rumah sakit, dia bilang, dia mendengar dari jarak yang cukup dekat bahwa saat ini Erfan tengah Menagih histeris dan terus berteriak seperti orang gila ketika mengetahui istrinya tengah koma di tambah lagi saat ketika dia tau kalau istrinya telah mengalami keguguran dan mereka telah kehilangan bayi mereka"
Sebuah Senyuman Tiba-tiba terukir di wajah seorang pria tua yang tak lain adalah, Tuan AZhein yang merasa puas dan bahagia ketika mendapatkan kabar dari anak buahnya mengenai Keluarga 'Zhou'yang sangat ia benci seumur hidup nya
"Hahahaaaa, Huhhh,,, Zhou erfan dan Zhou Rongrong, ini baru awal dan belum seberapa, lain kali aku akan membuat kalian lebih menderita berkali-kali lipat dari ini,"
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1