Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita
Bab 47


__ADS_3

Satu Minggu kemudian


Di suatu malam...


Sepasang suami istri yang tak lama menikah itu kini sedang manikmati malam Minggu bersama...


Di balkon apartemen Tempat tinggal Michael dan erfan, Keduanya tengah bersantai dan saling memeluk untuk memberi kehangatan satu sama lain, di tambah dengan angin yang bertiup Sepoi-sepoi serta suasana malam yang begitu indah dan Penuh kedamaian, pemandangan di kota J dan jalan raya yang di penuhi dengan berbagai jenis kendaraan yang berlalu lalang, suasana pemandangan yang begitu terang dengan cahaya Lampu kendaraan yang menyala menghiasi seluruh jalanan di kota J serta Bintang-bintang yang bertaburan di langit biru yang begitu cerah,


Michael yang duduk di samping erfan seraya menyandarkan kepalanya pada bahu sang suami tercinta...


"Sayang, bolehkah aku bertanya sesuatu pada mu" tanya erfan yang membuka suara untuk memecah keheningan

__ADS_1


"Katakanlah " sahut Michael yang masih dalam posisi nya serta kedua mata yang tertutup


"Jika suatu hari nanti sesuatu yang besar terjadi pada perusahaan hingga menyebabkan aku tak memiliki apapun lagi untuk di banggakan, apakah kamu masih bersedia untuk tetap berada di samping ku atau justru sebaliknya " tanya erfan dengan suara yang lembut, bermaksud agar Michael tak salah faham


Michael mendongak menatap wajah sang suami hingga jarak keduanya hanya tinggal beberapa senti dari wajah masing-masing "Sayang, aku ingin bertanya satu hal pada mu, apakah aku terlihat seperti wanita yang haus akan kekuasaan sehingga kau meragukan kesetiaan ku" tanya Michael yang dengan cepat di jawab oleh erfan dengan menggeleng kan kepalanya


"Bukan itu maksud ku, Aku hanya ingin mendengar langsung dari mulutmu, jika kau yang mengatakan pengakuan itu secara langsung, dengan begitu aku tidak perlu merasa khawatir dan takut akan kehilangan kamu lagi" ucap erfan yang sengaja berkilah


"Sayang, mengapa menatapku seperti itu" tanya erfan yang mendapati sang istri menatap lekat dirinya


Michael tak menjawab, untuk beberapa saat sepasang matanya beralih menatap Bibir Indah sang suami tanpa aba-aba Michael dengan agresif menerkam bibir itu sehingga terjadi lah Ciuman hangat Di antara kedua nya, setelah beberapa lama kedua nya kini telah berada di kamar mereka,

__ADS_1


mereka telah menikah sejak seminggu lebih, namun tak pernah sekalipun keduanya berniat ingin mewujudkan malam pertama yang begitu indah, bukan tak berniat atau tak menginginkan nya, melainkan Keduanya yang sama-sama masih merasa canggung untuk melakukan hubungan yang lebih intim sebagai suami istri, namun rupanya kali ini Michael telah tergerak untuk memulai nya lebih dulu sehingga tak perlu menunggu lama erfan langsung memberikan Respon padanya,


Lama kedua nya saling menyatu melalui sentuhan bibir dan Lum*tan yang menghasilkan suara khas yang bersahutan memenuhi seisi ruangan, Hingga tak berselang lama keduanya kini telah resmi menjadi suami istri yang sesungguhnya, tak ada kata yang mampu terucap dari bibir Keduanya, seluruh tubuh yang di penuhi dengan keringat yang bercucuran sebagai tanda bahwa keduanya telah resmi melepas (Melakukan kewajiban) mereka sebagai suami istri yang seharusnya.


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2