
Setelah memastikan dokter dan suster benar-benar meninggalkan ruang rawat Michael
Erfan kembali menghampiri sang istri dengan perasaan bahagia yang tak terkira
"Sayang apa kamu benar-benar sudah lebih baik sekarang, katakan padaku jika ada yang sakit atau kamu ingin di pijat, apa kamu lapar atau juga ingin makan sesuatu katakan padaku biar aku akan ambilkan makanan untuk mu"
"Sayang aku sangat baik, kau tidak perlu khawatir jika pun aku lapar nanti aku akan bilang padamu, sekarang lebih baik kau duduk saja" kata Michael seraya tersenyum melihat tingkah Suaminya yang cerewet
"Sayang kau tau aku hampir tak percaya dengan semua kenyataan ini, aku sangat bahagia dan bersyukur akhirnya kamu telah siuman"
"Alhamdulillah, Allah masih memberikan kesempatan bagiku untuk bisa kembali berkumpul bersama mu dan yang lainya" kata Michael
Mendengar Michael menyebut yang lainnya, erfan tiba-tiba teringat akan sang ibu yang sudah berhari-hari tidak pernah datang lagi untuk menjenguk dirinya dan sang istri
"Oh iya, sudah tiga hari ini ibu tidak datang menjenguk kita dan dia juga gak pernah nelpon sama sekali buat ngasih kabar, ga biasanya ibu kayak gini" gumam Erfan
"Sebaiknya kamu telpon saja ibu, barangkali dia emang lagi sibuk makanya gak bisa ngabarin" sahut Michael
__ADS_1
"Kamu benar yang, aku pikir ibu juga pasti sangat bahagia kalau dia tau kamu sudah siuman, aku akan segera menelepon nya" ujar erfan yang langsung mengambil ponselnya dan membuat panggilan pada sang ibu
______
Tut Tut Tut....
(Ma'af Nomor yang anda tuju sedang berada di alam ghaib)
(Author yang lagi gak nyadar alias otak lagi ngelag, krisis ideš¤ )
Panggilan yang ke sekian kalinya hanya di jawab oleh suara ibu-ibu operator, Namun nomor ponsel nyonya Rongrong sama sekali tidak dapat di hubungi, erfan semakin gelisah dan khawatir terhadap sang ibu
Tanpa banyak bicara erfan langsung melakukan apa yang di katakan oleh Michael, dia mencoba menelpon Naina dan sekali tekan langsung tersambung
"Hallo fan, ada apa" tanya Naina di sebrang telpon
"Ka Nai, Kaka tau ibu ada di mana"
__ADS_1
'DEG' seketika apa yang di khawatir kan oleh Naina pun terjadi, pertanyaan yang berusaha ia hindari untuk memberi jawaban itu pun telah Terlontar dengan sangat jelas dari mulut sang adik, untuk beberapa saat ia terdiam dan berusaha berpikir keras tentang mencari cara bagai mana memberi jawaban atas pertanyaan itu
"Hallo, hallo ka Nai kau masih di sana, hallo"
"Eemm i iya Hallo fan , iya Kaka masih di sini" sahut Naina yang tergagap saat mendengar suara erfan yang memanggilnya berkali-kali
"Ka Nai apa kau baik-baik saja, apa kau mendengar apa yang aku ucapkan tadi"
"I iya fan Kaka dengar kok, ibu Eemm ibu sedang di luar negri dan" ucap sontak Naina yang berbohong dengan asal
"Hah, ibu di luar negri sejak kapan, kenapa ibu gak ngabarin aku, terus ponsel nya juga gak bisa di hubungi, ibu gak biasanya gini" ujar erfan yang sedikit heran dengan sang kakak yang mengatakan bahwa ibunya pergi ke luar negri
"i iya fan, sebenarnya kemarin ibu mau pamit sama kamu tapi dia gak enak karna kamu lagi sedih jadi, Kaka harap kamu memaklumi ibu"
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG